
Hari yang di tunggu - tunggu pun telah tiba
Pernikahan yang di tunggu oleh kedua mempelai sudah berada di depan mata mereka
Terlihat Kamelia sudah di rias oleh tukang rias.
Saat Kamelia selesai di rias, seseorang masuk ke dalam kamar Kamelia.
" Nak " seru tante Linda yang memperhatikan keadaan Kamelia.
" Iya tante ada apa ? " seru Kamelia sambil menatap ke arah adik sang papa itu.
" Gak nyangka ya anak yang dulu tante keloni sekarang sudah besar dan mau nikah bentar lagi " seru tante Linda
" Iya tante, anak yang dulu suka manjat bantamg seris, anak yang dulu suka buat masalah di rah tante, brantem sama Indra dan Ismi, akh jadi kangen deh tan sama kedua orang itu kemana mereka tan ? " seru Kamelia lalu bertanya.
" Hmmm mereka bentar lahinjuga kelihatan kok, mereka kemaren datang dari kampung langsung menuju rumah kakak kamu kak Yesti. " seru tante Linda
" Iya sudah gak apa-apa kok , yaudah tante aku senang dengar nya " seru Kamelia
" Iya sudah jangan sedib-sedih nantik make upnya hilang kamu cantik nak kalau lagi di make up begini " seru tante Linda
" Pada dasarnya aku memang cantik tante, hanya saja ketutup sama penampilan aku sehari-hari aja sama yang lainnya " seru Kamelia dengan percaya diri sekali.
" Iya baik lah nona cerewet " seru tante Linda sbil menutup pintu kamar Kamelia.
__ADS_1
Tak lama dari itu seseorang datang dan membuka kembali kedalam kamarnya.
Ternyata papa dan juga kakak perempuan nya masuk ke dalam kamarnya.
" Nal, kamu harus dengar apa yang di bilang sa suami harus nurut bilangin itu sifat keras kepala kamu ya " seru papa Kamelia.
" Iya dek kamu harus bisa bersikap dewasa bersikap baik kepada smeua orang fan juga kasih sayang kamu gak hanya ke papa saja sekaenah juga buat kedua mertua kamu itu " seru Keysiana
" Iya kak , pah terimakasih untuk semunya namun kita harus kembali ke yang diatas saja " seru Kamelia sambil tersenyum.
" Yaudah kamu siap-siap gih itu mempelai pria sudah dekat " seru Keysiana pada sang adik
Benar saja tak lama rombongan mempelai pria sudah datang menjemput Kamelia.
Rencana dari awal adalah Leboh baik mempelai pria lebih dulu saja menuju Altar namun sang mempelai pria nekat untuk menjemput langsung untuk berangkat bersama.
S
K
P
Sesampai di gereja semua rombongan masuk ke dalam
Acara demi acara di langsungkan secara hikmat dan hingga pengucapan janji di depan Altar dan di depan Tuhan
__ADS_1
Kamelia tersenyum saat sang pandit telah mengucapakan mereka telah sah di mata Tuhan Agama, dan juga Negara
Sang Pandit berpesan kepada Kamelia dan Yufrans yang tak lain guru Kamelia sejak dulu
" Kamelia Putri Hormatilah suamimu maka engkau akan menemukan kerajaan Tuhan berpegang lah pada perintahnya " pesan pak Pandit.
" Saya bersedia " seru Kamelia.
" Yufrans Irfandi Hulu Cintai dan sayangin lah istri mu dengan sepunuh hati jiwa dan pikiranmu jangan pernah sakiti dia " pesan pak Pandit
" Saya bersedia " seru Yufrans dengan tegas.
Setelah itu acara pun di bubarkan setelah sesi doa bersama
S
K
P
Keluarga di beri waktu untuk mengambil foto bersama dengan mempelai pria dan wanita itu.
Mereka mengambil sesi foto
Setqlh acara selesai mereka kembali ke kediaman mempelai perempuan untuk menyelesaikan adat yang tertinggal sekaligus resepsi.
__ADS_1
...🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸...