
" Gimana sudah tau kan, jadi ada yang perlu kamu jelasin, atau gak ada, kalau gak ada aku akan pergi " seru Kamelia sambil berdiri dari duduknya dan melangkah untuk keluar
Renita masih terdiam di kursi taman belakang kampus.
Tak lama Citra serta Maya dan juga Rifani datang.
" Nita gimana ? " tanya Rifani.
Renita menatap satu persatu sahabatnya itu, lalu dia berdiri dan pergi begitu saja tanpa pamit .
" Renita pergi ke arah parkiran, saat itu juga dia bisa menghela nafasnya yang kasar ? "
" Hiiiiiuuuuuuuuffff " Renita menghela nafasnya berat
Lalu tak lama ketiga sahabatnya menyusul..
" Nita sebenarnya apa sih yang terjadi " seru Rifani.
" Sudah lah Fan gak usah temenan lagi sama Mel dari pada lo buat masalah terus sama dia " seru Renita membuat Selvina bingung
" Kenapa ? " tanya Rifani penasaran.
" Kok lo ngomong gitu sih nit " seru Rifani.
__ADS_1
" Gak apa-apa lebih baik kita pulang saja " seru Renita lalu pergi melangkah meninggalkan taman tersebut.
* Di tempat lain Kamelia sedang sibuk dengan tugas-tugasnya di sebuah taman jingga sesekali dia menyeka keringatnya dengan tisu,.
" Dia sesekali menghela nafas nya, namun seketika dia terdiam sejenak.
" Hiuuiuuuuuuuuf kapan coba mereka bisa mengerti keadaan mereka sendiri kenapa mereka harus bertanya mel apa salah kami kenapa kamu menghindari kami aku pusing dengerin mereka berceloteh seperti itu di kelas haaaduuuuuuh " seru kamelia pelan.
Tanpa sadar seseorang sedang berjalan ke arah nya dari arah belakang seorang gadis sedang tertawa melihat kelakuan Kamelia yang menggerutu tidak jelas itu.
" Kamu ternyata cerewet ya " seru gadis itu sambil mendudukan dirinya di kursi taman samping Kamelia.
" Hm... kamu di sini ngapain ngikutin aku ya " seru Kamelia dengan pd nya..
" Iya aku mengikuti mu, dan aku mencari mu kamu kemana saja kenapa jarang kesini " seru gadis itu yang tak lain adalah Arini.
" Urusan ku hanya ingin kenal sama kamu saja " seru Arini.
" Oh begitu " seru Kamelia sambil menutup laptopnya
Arini yang melihat gerak gerik Kamelia dia bisa membaca jika Kamelia akan menghindarinya jadi gadis itu dengan sigap akan mencegah Kamelia untuk pergi.
" Aku senang bisa bertemu kamu kembali " seru Arini tiba-tiba membuat pergerakan Kamelia seketika terhenti.
__ADS_1
" Tapi aku tidak senang bisa ketemu kamu, " seru Kamelia santai.
" Wajar saja setiap orang tidak akan senang bertemu denganku, aku ini hanya orang yang menyusahkan orang lain saja " seru Arini membuat Kamelia merasa bersalah.
Kamelia dapat melihat sebuah ketulusan dari perkataannya barusan.
" Maafkan saya " seru Kamelia tiba-tiba
" Tidak masalah " seru Arini.
" aku sadar, semua orang membenciku, karna sifat ku yang dulu buat mereka tidak menginginkan aku " seru Arini
" Jangan bicara seperti itu, mungkin mereka belum sadar dengan kehadiran kamu, cobalah untuk bangkit dari keterpurukan ini kamu harus buktikan ke mereka jika kamu bisa bangkit lebih jauh lagi dan sukses tanpa campur tangan dari mereka " seru Kamelia pada Arini sambil mengusap punggung gadis itu dengan lembut.
" Terimakasih karna kamu sudah mau memberiku nasehat " seru Arini
" Oh ya aku Kamelia " seru Kamelia pada Arini sambil mengulur kan tangannya untuk berkenalan lebih akrab lagi.
" Hmmmm aku Arini Saputri. " seru Arini sambil menerima uluran tangan Kamelia.
" Nama yang bagus dan juga cantik " seru Kamelia memuji.
" Kamu bisa saja " seru Arini sambil tersenyum kepada Kamelia.
__ADS_1
keduanya sibuk dengan pembicaraan kecil yang mereka bicarakan
...🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸...