PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
MENGHINDAR 2


__ADS_3

Keesokan harinya di kampus


kamelia yang melihat Nayra yang berjalan ke arahnya segera memutar kembali tubuhnya ke arah belakang, dan berjalan menuju kantin, sedangkan nayra yang tau betul jika Kamelia sedang menghindarinya terus berjalan ke arah nya


Hingga dia sudah mensejajarkan langkahnya Kamelia.


Kamelia seketika menatapnya.


" Hai " sapa Nayra seakan tidak terjadi apa-apa


" Hmmm hai juga " seru Kamelia gugup.


Nayra bisa melihat jika Kamelia sedang gugup


" Gak usah gugup gitu juga kalik neng " seru Nayra.


" Hmmmm bukan urusan kamu " seru Kamelia ketus lalu berjalan menuju kantin.


Nayra terus mengikuti langkah Kamelia.


" Ngapain ngikutin saya " seru Kamelia ketus.


" Ish perasaan baru beberapa hari lalu kamu baik sama aku , kok tiba-tiba jadi ketus gini sih " seru Nayra dengan nada manjanya.


" Astaga apa yang dia katakan jijik aku dengar nya " gumam Kamelia dalam hati.


Tak lama seseorang datang dan bergabung bersama kedua orang itu


" Hai boleh aku ikut gabung sama kalian tidak !!! " seru seorang gadis yang tiba-tiba datang.


" Ngapain sih Riska di sini akh bikin kesel aja " gumam Kamelia dalam hatinya kesel.


" Silakan " seru Kamelia datar.


Saat Riska ingin bicara dengan Kamelia, seketika terdengar suara yang begitu menggema di kantin


" kameliaaa...." teriak seorang yang tak lain tak bukan adalah Maya.


" apaan may " seru Kamelia setelah maya mendekat ke arahnya.


" ke kelas yuk " ajak Maya sambil menarik pergelangan tangannya Kamelia.


Kamelia pun menurut saja karna dia juga tak ingin berlama-lama berada di posisi antara Nayra dan juga Riska lebih baik dia menghindari keduanya.


Setelah keluar dari kantin Kamelia bernafas lega.


" Huuuuuuf leganya gue " gumam Kamelia sambil menghela nafasnya pelan


" Kenapa kek lega begitu ada apa ?? " seru Maya dan di anggukan kepala oleh Rifani.

__ADS_1


" Gue lagi bad mood jangan gangguin gue " seru Kamelia datar.


" Bad mood " seru keduanya bersamaan lalu mereka mengikuti Kamelia masuk kedalam kelas.


" Pagi guys " seru Kamelia pada Citra dan juga Renita


" Pagi " seru keduanya bersamaan


" Dari mana Mel? " tanya Renita.


" Dari kantin " seru Kamelia sambil duduk di kursinya.


" Oh " Renita ber oh ria saja,


Tak lama Diva cs masuk kelas berbarengan dengan Maya dan juga Rifani.


" Pagi Mel.? " sapa Selvina, Sekar , dan Diva


" Pagi juga " sapa Kamelia dengan cuek


" Pagi kulkas " ledek Milly dan Vanessa bersamaan.


" Pagi juga nona - nona cerewet " seru Kamelia dengan dingin


" Hahahahhaa " tawa Milly dan juga Vanesaa seketika pecah.


" Mel nantik temenin gue ke perpustakaan ya " seru Sekar, dan seketika Kamelia menoleh kebelakang


" Kenapa harus gue, kenapa gak yang lain lo ajak " seru Kamelia menatap sangat ke arah Sekar.


" Iya karna mereka gak bisa nemenin aku ke perpustakaan nantiknya " seru Sekar


" Maaf gue juga gak bisa " seru Kamelia dan kembali mengahadap ke depan.?


Saat bersamaan seorang wanita setengah baya itu masuk kedalam kelasnya Kamelia dan menyapa para mahasiswa dan mahasiswi nya,


Kamelia fokus mendengar penuturan sang dosen sambil mencatat poin poin penting untuk dia hafal, Sekilas dia tersenyum telah mengerjai sahabatnya itu,


Diva melihat Kamelia tersenyum , dia heran apa yang membuat sahabatnya itu tersenyum


Setelah jam mata kuliah pertama mereka berakhir, Diva langsung bertanya kepada Kamelia.


" Mel " panggil Diva lada Kamelia.


" Hmmmm. " dehem Kamelia.


" Tai kenapa lo senyum - senyum gak jelas gitu " seru Diva bertanya.


" Gue kepikiran soal Megita " seru Kamelia membuat wajah Diva seketika muram

__ADS_1


" Kenapa ? " tanya Kamelia yang melihat perubahan wajah Diva


" Lo temenan sama dia ? " tanya Diva Kamelia hanya mengangkat kedua bahunya acuh.


" Awas lo temenan sama dia gue gak ridho " seru Maya sambil berdiri dan diikuti oleh keempat sahabatnya


Namum seketika Sekar mundur dan menatap Kamelia,


" Mel jadi gak temenin aku ke perpustakaan ? " tanya Sekar.


" ENGGAK " seru Kamelia dengan suara ketus dan penuh penekanan


Akhirnya Sekar pergi dan menjauh dari kelas, Namun baru dua langkah dia berjalan seseorang sudah merangkul bahunya.


" Ngapain ? " tanya sekar pada orang yang merangkul bahunya tiba-tiba


" Nemenin elu ke perpustakaan lah " seru orang itu tanpa dosa.


" Tadi katanya lo enggak mau , ngapain tiba-tiba nyusul " seru Sekar kesel pada Kamelia , gadia yang tiba-tiba merangkul bahu Sekar memang Kamelia.


" Maaf ya sahabatku yan cantiknya luar binasa, tadi aku bercanda, maaf ya " seru Kamelia sambil mencubit pelan pipi kanan ya Sekar.


" Iya " seru Sekar sambil tersenyum


Lalu keduanya berjalan menuju perpustakaan, sekilas Kamelia melihat lihat judul buku dan dia baca satu persatu


Dan pada akhirnya Kamelia tertarik dengan satu buku yang berjudul,


Cintai Tuhanmu Sebelum Mencintai Umatnya


Setelah mengambil dan membaca belakang buku yang ada ringkasan sinopsisnya Kamelia tertarik dan meminjam buku tersebut


Setelah Sekar menemukan buku yang dia cari sekilas dia tersenyum ke arah Kamelia yang sedang membaca di pojok rak buku


" Mel udah nih yuk kita ke kantin " ajak Sekar sambil menggandeng lengan kiri Kamelia.


Lalu mereka menghampiri meja penjaga perpustakaan untuk meminjam buku,


Setelah itu baru lah mereka menuju kantin


Sesampai di kantin, kamelia melihat Nayra yang juga menatapnya dengan tatapan yang sulit di jabarkan,


" Nayra kenapa ya " seru Kamelia dalam hatinya sambil mendekat ke arah Diva cs


Setelah mendekat dia duduk, Namun ketenangannya hanya berlangsung sebentar, karna kehadiran Riska.


" Mel gue mau bicara sama elu ? " seru Riska tiba-tiba, Saat dia ingin mengangkat suaranya


Seseorang datang dan menepuk bahu Kamelia , seketika suasana kantin semakin tak terkendali, lalu Kamelia menatap ke arah Diva, tanpa banyak bicara, Kamelia menarik pergelangan tangannya Megita yang datang tiba-tiba dan menghiraukan tatapan Riska yang lebih dulu mendekat ke arahnya.

__ADS_1


Lalu Kamelia membawa Megita ke taman belakang agar mereka bisa leluasa untuk berbicara .


...🌷🌷🌷 BERSAMBUNG 🌷🌷🌷...


__ADS_2