
Kamelia langsung menyeruputnyadengan sedotan hingga tinggal setengah gelas
" Wah meli kamu kehausan " seru Megita
" Aku dehidrasi di ruangan BEM itu tadi " seru Kamelia
" Hahahahhaa sama aku pun begitu " seru Megita sambil menyeruput minumannya.
" Oh ya kamu gak lapar ? " tanya Megita.
" Hmmm enggakk kenapa kamu mau makan ? " seru Kamelia lalu bertanya.
" Hmmm iya nih aku lapar banget " seru Megita.
" Kamu aja aku masih ada 2 kelas lagi " seru Kamelia sambil menatap jam yang ada di tangan kanannya
" Hmmm aku balik dulu ya ke dalam kelas kamu gak apa-apa kan aku tinggal sendiri " seru Kamelia pada Megita.
" Iya gak apa-apa kok " seru Megita smabik tersenyum
" Hmmm baik lah aku pergi dulu bye " seru Kamelia sambil melambaikan tangannya ke udara lalu berjalan ke arah kasir dan membayar 2 gelas teh untuknya dan Megita setelah itu dia berlalu menuju ke dalam kelas miliknya.
...****************...
Sesampai di kelas Kamelia menatap Renita yang duduk sendirian karna di kelas hanya dirinya yang berada di situ sendirian
__ADS_1
Lalu dia berjalan dan mencoba mendekat ke arah Renita.
" Kamu kenapa kamu sakit perut " seru Kamelia khawatir.
Renita menatapnya sesaat lalu.
" Kenapa kamu perhatian sama saya " seru Renita formal.
" Saya gak gak perhatian sama kamu hanya saja saya kasihan lihat wajah kamu yang pucat itu " seru Kamelia.
" Saya baik-baik saja " seru Renita tanpa menatap Kamelia.
" Oh baik lah jika kamu sakit perut gunakan minyak angin ini jika kamu tidak menginginkannya buang saja di tong sampah karna itu baru saya beli ini " seru Kamelia sambil meletakannya di atas meja depan Renita lu dia kembali ketempat duduknya
Tak lama Diva cs datang dan menatap Kamelia yang sibuk dengan earphone nya
" Hai juga kalian habis mana dari " seru kamelia sengaja membalikan kata
" Darimana kita " seru Selvina mengikuti cara Kamelia bicara.
" Hmmmm " dehem Kamelia.
" Kita dari mana ? " sambung Sahara
" Tau ah " seru Kamelia kesel seketika meteka tertawa dan berhasil membuat Kamelia kesel
__ADS_1
" Iah gemes deh immmm " seru Diva dan Selvina bersamaan sambil mencubit kedua pipi Kamelia bersebalahan
Kamelia pasrah saja dengan kelakuan kedua sahabatnya itu
" Kenapa sih kalian suka sekali cubitnpipi aku nantik pipi aku kan makin lebar isshhhh " seru Kamelia dengan nada manja ya sehingga membuat yang lain tertawa geli mendengarnya.
" Kita tuh gemes banget kalau kamu cemberut gitu apa lagi tampang kesel gitu " seru Diva.
" Akh masih iya aku tak percaya akh " seru Kamelia dengan nada anak-anak
" Mulai deh kek bocah " ledek Milly
" Bialin wlekkk " seru ak.Elia sambil menjulurkan lidah nya ke arah Milly.
" Awas ya nantik tak glitikinn kamu ya " seru Milly kesel.
" Ekh ngambek emak hahahahahah " Kamelia tertawa melihat ekspresi wajah Milly yang menurut Kamelia sangat lucu.
" Tau akh " seru Milly mkin kesel.
" Ulalalal ambekan aja lo " ledek Selvina
" Udah ih kamu balik sana tuh bentar lagi pak Dulah masuk " seru Kamelia sambil mendorong lan tubuh Selvina.
Selvina pun menurut dengan yang di katakan Kamelia dia duduk dengan santai dan damai.
__ADS_1
Tak lama seorang dosen paruh baya itu memasuki kelas dan memulai mata kuliah sesaat suasa. kelas hening.
...🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹...