PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
PERHATIAN YANG TAK PERNAH BERUBAH


__ADS_3

Kamelia langsung menyeruputnyadengan sedotan hingga tinggal setengah gelas


" Wah meli kamu kehausan " seru Megita


" Aku dehidrasi di ruangan BEM itu tadi " seru Kamelia


" Hahahahhaa sama aku pun begitu " seru Megita sambil menyeruput minumannya.


" Oh ya kamu gak lapar ? " tanya Megita.


" Hmmm enggakk kenapa kamu mau makan ? " seru Kamelia lalu bertanya.


" Hmmm iya nih aku lapar banget " seru Megita.


" Kamu aja aku masih ada 2 kelas lagi " seru Kamelia sambil menatap jam yang ada di tangan kanannya


" Hmmm aku balik dulu ya ke dalam kelas kamu gak apa-apa kan aku tinggal sendiri " seru Kamelia pada Megita.


" Iya gak apa-apa kok " seru Megita smabik tersenyum


" Hmmm baik lah aku pergi dulu bye " seru Kamelia sambil melambaikan tangannya ke udara lalu berjalan ke arah kasir dan membayar 2 gelas teh untuknya dan Megita setelah itu dia berlalu menuju ke dalam kelas miliknya.


...****************...


Sesampai di kelas Kamelia menatap Renita yang duduk sendirian karna di kelas hanya dirinya yang berada di situ sendirian

__ADS_1


Lalu dia berjalan dan mencoba mendekat ke arah Renita.


" Kamu kenapa kamu sakit perut " seru Kamelia khawatir.


Renita menatapnya sesaat lalu.


" Kenapa kamu perhatian sama saya " seru Renita formal.


" Saya gak gak perhatian sama kamu hanya saja saya kasihan lihat wajah kamu yang pucat itu " seru Kamelia.


" Saya baik-baik saja " seru Renita tanpa menatap Kamelia.


" Oh baik lah jika kamu sakit perut gunakan minyak angin ini jika kamu tidak menginginkannya buang saja di tong sampah karna itu baru saya beli ini " seru Kamelia sambil meletakannya di atas meja depan Renita lu dia kembali ketempat duduknya


Tak lama Diva cs datang dan menatap Kamelia yang sibuk dengan earphone nya


" Hai juga kalian habis mana dari " seru kamelia sengaja membalikan kata


" Darimana kita " seru Selvina mengikuti cara Kamelia bicara.


" Hmmmm " dehem Kamelia.


" Kita dari mana ? " sambung Sahara


" Tau ah " seru Kamelia kesel seketika meteka tertawa dan berhasil membuat Kamelia kesel

__ADS_1


" Iah gemes deh immmm " seru Diva dan Selvina bersamaan sambil mencubit kedua pipi Kamelia bersebalahan


Kamelia pasrah saja dengan kelakuan kedua sahabatnya itu


" Kenapa sih kalian suka sekali cubitnpipi aku nantik pipi aku kan makin lebar isshhhh " seru Kamelia dengan nada manja ya sehingga membuat yang lain tertawa geli mendengarnya.


" Kita tuh gemes banget kalau kamu cemberut gitu apa lagi tampang kesel gitu " seru Diva.


" Akh masih iya aku tak percaya akh " seru Kamelia dengan nada anak-anak


" Mulai deh kek bocah " ledek Milly


" Bialin wlekkk " seru ak.Elia sambil menjulurkan lidah nya ke arah Milly.


" Awas ya nantik tak glitikinn kamu ya " seru Milly kesel.


" Ekh ngambek emak hahahahahah " Kamelia tertawa melihat ekspresi wajah Milly yang menurut Kamelia sangat lucu.


" Tau akh " seru Milly mkin kesel.


" Ulalalal ambekan aja lo " ledek Selvina


" Udah ih kamu balik sana tuh bentar lagi pak Dulah masuk " seru Kamelia sambil mendorong lan tubuh Selvina.


Selvina pun menurut dengan yang di katakan Kamelia dia duduk dengan santai dan damai.

__ADS_1


Tak lama seorang dosen paruh baya itu memasuki kelas dan memulai mata kuliah sesaat suasa. kelas hening.


...🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹...


__ADS_2