PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
PULANG KERUMAH PAPA


__ADS_3

Keesokan Harinya Kamelia sudah di perbolehkan pulang oleh dokter dan di rawat jalan saja,


Sekarang Hendra menjemput adiknya dan membawa kerumah kediaman mereka.


Sesampai di perbatasan rumah banyak tetangga yang menyapa Kamelia, terutama. Dinda dan Dinar,


" We Mel masih ingat sama rumah orang tua Mel " sindir Dinda si mulut julid itu.


" Gak usah nyindir " seru Kamelia sambil melangkah bersama suami yang menggandeng mesra lengannya.


Sehingga tak lama kaki keduanya sampai di rumah milik keluarga Kamelia


" Selamat siang kakak-kakaku tersayang " seru Kamelia sambil memeluk kakak seayah bedah ibu itu


" Akh kangen kak " seru Kamelia sambil memeluk Yesti


" Hmmmm kakak juga kangen dek " seru Yesti pada adik bungsunya itu.


" Akh yang benar kakak ku sayang " seru Kamelia sambil tersenyum penuh arti .


" Iya lah dek " seru Yesti pada sang adik.


" Kita sih kangennya gak ampun tapi situ aja gak nyadar kalau di sini tuh banyak yang kangen " sindir Keysiana pada sang adik bungsunya itu


" Gak usah nyindir ngomong aja langsung kak " seru Kamelia sambil duduk di samping suaminya itu.


Dengan santai nya Yufrans membelai wajah sang istri di depan keluarga Kamelia.


" Ekheeemmmm ekheemmmmm " suara deheman menggema di ruangan tersebut, namun sepasang sejoli itu tak menghiraukan deheman mereka, keduanya menganggap angin lalu saja.


Tiba-tiba terdengar suara yang membuat keduanya menoleh ke sumber tersebut.


" Kak Mel " teriak seseorang dari ambang pintu


" Delima " seru Kamelia pelan, seorang anak perempuan berusia 10 tahu sedang berjalan mendekat ke arah Kamelia


" Apa kabar ?" tanya gadis yang bernama Delima itu sambil duduk di samping Kamelia


" Baik dek kamu sendiri gimana kabarnya ? " tanya Kamelia.


" Aku ya seperti yang kakak lihat saat ini kk " seru Delima


" Hmmmm " gumam Kamelia pelan


" Kamu gak ada kegiatan selain kesini " seru Keysiana


" Gak ada tante " seru Delima sambil menatap ke arah Keysiana yang cemberut


" Sama Meli aja jamu manggilnya kakak, sama saya aja kamu manggil tante bedahnya saya sama Meli apaan Delima ? " seru Keysiana cemberut

__ADS_1


" Gak usah cemberut kak gak cocok sama umur " ledek Kamelia sambil duduk memeluk lengan suaminya


" Gak usah mesrah juga kali neng bikin iri saja " seru Keysiana


" Emang abang ipar kemana kak masa sendiri aja " cibir Kamelia


" Lagi keluar kota " seru Keysiana.


" Oh begitu rupanya " seru Kamelia sambil melepas tangannya di lengan sang suami karena melihat kedatangan sang abang pertama srdnav berjalan ke arah mereka yang duduk santai


" Sudah lama dek ? " tanya Hendra saat dia sudah duduk di kursi rotan.


" Hmmm baru 20 menit yang lalu bang " seru Kamelia dan Yufrans bersamaan.


" Oh begitu rupanya " seru Hendra sambil melipat tangannya di dada.


" Dek abang minta kamu tinggal di sini karena abang gak mau kamu kenapa-napa apa lagi abang sempat dengan kalau kamu hilang apa itu benar dek ? " tanya Hendra


" Enggak bang itu gak benar aku hanya sembunyi saja dari suami posesif nya aku bang " seru Kamelia sambil melirik ke arah suaminay yang sudah pucat itu


Kamelia langsung mengelus lengan sang suami dengan sangat lembut memberikan kekutan di tangan suaminya itu


" Kenapa begitu ? " tanya Hendra.


" Hmmm pasti suami kamu ketahuan selingkuh " tebak Wira.


" Enggak dia hanya ketahuan bohong saja kok " bela Kamelia terhadap suaminya


" Oke abang percaya ya sudah sekarang kalian istirahat pasti kalian lelah seharian berjalan ke sini. " seru Hendra


" Mana mungkin kami berjalan bang kami kan naik motor " seru Kamelia membuat Hendra mengusap wajah nya dengan kedua telapak tangannya lalu berdiri dan meninggalkan ruang keluarga..


" Sudah dek sana kalian istirahat ya ingat ISTIRAHAT gak yang lain " seru Keysiana sambil menekankan kata ' istirahat '


" Emang yang lain apaan kak ? " seru Kamelia pura-pura tidak mengerti


" Alh tau ah " seru Keysiana sambil berdiri dan masuk kedalam dapur


Sedangkan Kamelia dia berjalan ke arah kamar bersama.sang suami


Saat memasuki kamar Kamelia menciium wangi vanila


" Hmmmm gak ada yanv berubah masih sama wangi kamar aku hahahahaha " gumam Kamelia sambil tersenyum bangga


" Dek ini kamar kamu wangi vanila dek kamu suka vanila dek " seru Yufrans sambil.mendekat ke arah Kamelia


" Benar bang aku memang suka banget sama vanila bang " seru Kamelia


" Mantan kamu tau kesukaan kamu dek ? " tanya Yufrans hati-hati

__ADS_1


" Gak ada satu pun mantan aku yang tau aku suka apa bang hanya satu orang yang tau aku suka bunga apa dan sampai sekarang aku masih nyimpan bunga dari dia " seru Kamelia sambil berjalan ke arah lemari


" Ini bunga mawar plastik dari cinta pertama aku " seru Kamelia sambil mengeluarkan 2 plastik bunga yang berbedah


" Akh cinta pertama apakah aku mengenalnya " seru Yufrans


" Hmmm enggak bang " seru Kamelia singkat


" Kalau ini dari dia juga " seru Kamelia sambil melihatkan sebuah liontolin yang bertulis nama seseorang di kalung itu


" Hmmm ternyata kamu masih menyimpan barang dari mantan kamu dek !!! " seru Yufrans lirih


Kamelia melihat dimata suaminya ada sedikit kekecewaan yang terlintas di wajah tampan itu


" Hmmmmm kamu marah mas aku nyimpan barang ini " seru Kamelia


" Enggak dek abang gak marah hanya saja sedikit cemburu aja gak bisa ngasih kamu seperti itu " seru Yufrans lirih


" Hmmmm apa kamu boleh menyimpan barang ini mas " seru Kamelia


" Boleh dek asal tidak di lemari kamu dek " seru Yufrans


" Hmmm baik lah aku akan menyimpannya di tempat lain asalkan suamiku tidak merasa cemburu lagi cupp " seru Kamelia sambil mendekat lalu mencium pipi kiri suaminya


" Oh sudah berani mulai ya " seru Yufrans merasa bahagia


" Ya asalkan suamia aku gak cemburu lagi " seru Kamelia sambil mengambil karton lalu memasukan barang-barang pemberian mantannya ke dalam karton


" Dek coba dek cerita kan tentang cinta pertama adek itu bagaimana " seru Yufrans


" Cerita nya panjang bang " seru Kamelia sambil menatap suaminya


" Gak apa-apa ceritakan saja dek " seru Yufrans sambil tersenyum menatap sang istri.


" Hmmm awalnya kita kenal sejak duduk dikelas 2 SMP bang aku kenal dia sejam di situ dulu aku gak terlalu respect sama dia aku dulunya suka sama temannya namuns setelah aku tau marganya apa dan ternyata dia siapa aku jadi mundur menyukai dia , namun yang nama nya perasaan ya siapa yang tau aku masih suka sama dia, hingga suatu hari temannya yang bedah agama sama aku itu menyatakan perasaan sukanya sama aku, yang mau gak mau aku mikir memang sebelum dia nembak aku, aku tuh dah tau soal perasaannya sama aku dari orang yang aku suka itu dan akhirnya setelah aku tau aku sedikit menghindari dia, ya dia lama-lama sering dekat sama aku terus kalau aku pulang sekolah aku jalan kaki pasti dia dengan senang hati nemenin aku, ya otomatis aku baper sama dia apa lagi dia tulus sayang sama aku terus lama-lama dia nyatakan cinta aku gak ada alasan dong mau nolak dia secara dia baik juga tulus sama aku, ya udah aku nerima dia juga dengan tulus, awalnya aku ragu sama hubungan kami itu secara ada penghalang di depan kami, ya kan !!! Tapi kami jalanin aja sampai kami lulus SMP, Dan well masuk sma hubungan kami mulai renggang dan teruji ternyata seseorang diam-diam menyukainya hingga aku memberikan kesempatan buat pria itu untuk memikirkan lagi perasaannya ke aku hingga kita backstreet sampai sejak aku kelas 2 SMA kita benar-benar putus dan sejak putus ada rasa sedikit kecewa juga dalan hati sesak juga saat aku lihat dia memperjuangkan seorang wanita yang awalnya menyukai dia sekarang malah berbalik membenci dia dan memanfaatkan dia aku kecewa sama orang itu jujur aku dulu aku tuh sayang sama dia namun setelah lama -lama demi menutupi perasaan aku ke dia aku bilang aja kalau aku sudah jadian sama paman aku sendiri yaitu paman Jonatan ahahhahahah miris sekali nasib cintaku dulu nya ya sampai pertunangan pertama aku batalnkarna aku melihat pria itu jalan dengans sahabat aku dan aku juga masih sangat mencintai orang lain saat itu yaudah Tuhan memberikan aku petunjuk lewat jalan terbaik saat itu " seru Kamelia sambil mengehela nafas panjang


" Setelah dengan Yohanes kamu batal nikah lalu aku datang saat itu " seru Yufrans


" Iya saat aku bertunangan dengan Yohanes dannkita menikah aku masih memendam perasaan sama dia walau aku tau dia saat itu sedang pacaran dengan sahabat aku tapi alu jisa menutupi segalanya " seru Kamelia santai


" Tapi sekarang apakah kamu masih mencintai pria itu ? " tanya Yufrans hati-hati


" Kalau boleh jujur masih tapi aku akan berusaha melupakan dia dengan kanu selalu di samping aku MAS " seru Kamelia sambil memeluk erat lengan suaminya


" Alh makasih sayangku cintaku muaahh " seru Yufrans sambil mencium pipi kanan dan kiri Kamelia lalu berakhir di kening cukup lama


" Makasih juga ya mas sudah sabar nungguin aku " seru Kamelia sambil menggerakkan pelukan nya.


" Sama-sama yaudah kita istirahat yuk " seru Yufrans sambil merabah kan tubuhnya di ranjang bersama sang istri.

__ADS_1


...🌼🌼🌼BERSAMBUNG🌼🌼🌼...


__ADS_2