
Keesokan harinya keenam saudara sepupu itu terbangun dan sudah rapi.
" Pagi tante ..." sahut Kamelia menyapa tantenya.
" Pagi nak... yang lain udah bangun belum" seru tante Neri.
" Udah tan..." sahut Kamelia.
Tak lama 3 pria tampan muncul.
" Pagi adik manja..." sahut Arfian
Kamelia yang dikatain manja pun hanya terdiam. saja... dia malas berdebat dengan abang sepupunya itu
" Bang duduk dulu deh.. ada yang Mel mau bilang sini..." sahut Kamelia sambil menarik lengan Arfian dengan lembut.
Keysiana yang tau apa yang akan di lakukan oleh Kamelia pun dia hanya tertawa dan menggelengkan kepala...
Tante Neri melihat Keysiana menggelengkan kepala lalu bertanya .
" Ada apa... Key..." tanya tante Neri
" Itu tan... Kamelia bakalan buat Arfian kepedasan kayaknya.." sahut Keysiana sambil tersenyum membuat tante Neri ikut tertawa.
Sedangkan kedua sepupu itu sedang asik
Arfian yang tak tau menau apa yang akan di lakukan adik sepupunya itu hanya menurut saja
" Bang sini deh.." seru Kamelia lalu mengambilkan nasi yang sudah dia Taru cabe rawit yang telah di blender halus
__ADS_1
" Bang mau sayur apa ayam goreng." tanya Kamelia.
" Apa aja yang penting enak.." sahut Arfian.
kedua pria yang melihat itu pun iri lalu Ardian pun protes.
" Dek kok Arfian aja sih yang diambilin abang gak diambilin nih nasinya..." sahut Ardian cemburu. Kamelia pun tak menjawab dia hanya terdiam diri.
" Bang Fian aku suapi. ya.." seru Kamelia sambil menahan tawanya dan dianggukan kepala oleh Arfian..
Satu suapan masih aman masuk kedalam mulutnya..
Dua suapan masih aman... giliran suapan ketiga... barulah Arfian merasakan kepedasan... lalu Kamelia siap beranjak dari duduknya...
Tak lama Arfian berteriak saat kamelia sudah menjauh...
" Kameliaaaaaaaaa....." teriak Arfian sambil mengejar Kamelia...
" Cobain deh makanannya Arfian nantik kalian akan tau jawabannya." sahut Keysiana.
Lalu Ardian dan Wira mencoba makanan milik Arfian...
" Wah pantasan saja tadi dia manis kali sama Arfian ...hahahhaha.." seru Ardian dan yang lain pun ikut tertawa.
Kamelia dan Ardian masih lari-larian.
" Hahahhaha makanya siapa suruh ngatain aku manja emang enak...hahahhahaha" sahut Kamelia sbil tertawa.
" Ya udah lah..." sahut Arfian sambil duduk.
__ADS_1
" Yaudah ih... nih makan nantik pedasnya hilang sendri kok" sahut Kamelia sambil memberi sati sachet madu tj rasa jeruk
" Hmmm " dehem Arfian sambil menerima pemberian Kamelia.
" Ternyata kamu bertanggung jawab juga ya." sahut Arfian.
" Iyalah bang. aku tuh gak suka berbuat sesuatu tanpa mau bertanggung jawab." sahut Kamelia.
" Yaudah ah kita jadikan jalan-jalan" sahut Arfian.
" Terserah abang lah." sahut Kamelia
" Yaudah yuk kita pergi..." sahut Arfian sambil menarik pergelangan tangan Kamelia untuk masuk kedalam rumah.
" Gimana udah kelar main lari lariannya..." ledek Wilma.
" Udah..." seru Kamelia dan Arfian bersamaan.
" Bang jadikan jalan-jalannya.." sahut Wisma.
" Jadi dong kalian buruan gih makan " sahut Arfian sambil memasuki kamar yang dia tempati.
" Eh kalian jangan lupa cari rumah yang dekat-dekat sini ya." sahut paman Wisnu
" Siap bos..." sahut Ardian.
" Yaudah pah ... paman kami pamit .." sahut Arfian pada papanya dan pada papa Kamelia.
" Kak... Mel pergi dulu ya.. pah.. Mel pergi bye papa" seru Kamelia sambil mencium punggung tangan papa dan kakaknya lalu mereka pun pergi.
__ADS_1
🌻🌻🌻 BERSAMBUNG 🌻🌻🌻
)