
Kamelia yang sempat mendengar ungkapan hati Yufrans seketika tersenyum geli saat mendengar dari Yufrans berkata begitu
" Dasar Yufrans giliran sudah ketemu sjaa gak berani ngomong gitu, akh bikin aku nano nano saja hati ini, " seru Kamelia seraya tersenyum
" Ayo senyum-senyum kenapa lo " ledek Wilma yang baru saja keluar dari kamar.
" Lah biasa lah kalau dia senyum pasti dia bahagia, kalau dia nangis yang pasti dia sedih " seru Wisma sambil berjalan ke arah kursi tempat Kamelia duduk.
" Ya tau lah yang mau nikah duluan ini hahahahahha " seru Wilma sambil tertawa
Kamelia tak mendengarkan mereka. dia sibuk dengan pikirannya sendiri hingga dia memutuskan untuk masuk kedalam kamarnya dan membersihkan tubuhnya
* Tepat jam 06 sore 🕕 beberapa tetangga datang kerumah Kamelia membatu mempersiapkan acara yang besok lusa akan diadakan. *
Saat Kamelia masih berada di dalam.kamar terdengar suara ramai dari arah dapur, karena penasaran dia pun keluar dan langsung menuju dapur, ternta tetangganya sudah datang membantu.
" Eh ada calon manten " ledek seorang gadis yang di kenal biang rusuh oleh Kamelia.
" Ngapain lo di sini ? " tanya Kamelia ketus.
" Nemenin emak gue lah " seru gadis itu yang tak lain tak bukan Diana.
" O " Kamelia membualatkan saja lalu dia menuju dapur.
" Sore menjelang malam ibuk-ibuk oma, nenek " sapa Kamelia sopan kepada para tetangga
__ADS_1
" Aduuuu duuu duu anak gadisnya tante udah mau nikah saja, perasaan baru kemaren tante kelongin kamu, eh mau nikah aja rupanya " seru mamanya Diana ( tante Rindang )
" Iya namanya juga jodoh tante gak ada yang tau " seru Kamelia santai.
" Yaudah kamu tenang saja gak usah khawatir urusan dapur serahin ke kita-kita lara ibuk disini oke " seru tante rindang dan dianggukan kepala oleh Kamelia.
Lalu tak lama Dinda, Donar dan juga sang neneknya berkunjung kerumah.
" Mel " sapa ketiganya bersamaan sambil masuk kedalam rumah
" Nek masuk aja nek " seru Kamelia pada omahnya Dinar dan Dinda.
" Nenek Sisil masuk dan cipika cipiki kepada Kamelia sambil berbisik "
" Inilah nikmatnya menjadi tetangga, apapun yang terjadi kita saling bahu membahu " seru nenek Sisil sambil berbisik pelan
" Benar nek, yaudah nenek duduk dulu nih minum " seru Kamelia sambil memberikan segelas air mineral di hadapan sang nenek sahabatnya itu.
Tak lama dari itu keluarga Reva dan Revi datang bersama ,
" Sore Kamelia " sapa keluarga Reva.
" Sore tante, sore kembar R sore to Yuyu " seru Kamelia sambil tersenyum
" Mama nya Revi mendekat dan memeluk Kamelia "
__ADS_1
" Enggak nyangka tante, kamu mau nikah nak, kemaren saja kamu masih ngomong sama ante gak mau nikah duku tau nya tadi pagi abang kamu datang malah nyuruh ante datang kerumah nantik malam " seru tante Salina mamanya si kembar R.
" Ya tante kayak baru kenal sama bang Hendra saja, dia kan penuh kejutan juga penuh misteri " seru Kamelia seraya tertawa pelan.
" Yaudah tante ke dapur dulu mau bantu " seru tante Salina sambil menuju dapur setelah Kamelia menganggukan kepalanya.
Sedangkan si kembar D dan si kembar R sibuk dengan handphone mereka,
" Kamelia aaaaaa " teriak seseorang dari arah depan rumah
Kamelia beranjak dari duduk nya dan pergi menuju depan rumah
Saat setelah berdiri depan rumah , dia melihat si kembar W dan sikembar A sedang membawa banyak kantongan pelastik.
" Ada apa ? " tanya Kamelia Lalau keempatnya menatap ke arah Kamelia bersamaan lalu
" Hahahahahahahahah hahahahah " tawa keempat orang itu mengundang perhatian
" Kenapa kalian tertawa ? " seru Kamelia
" Lo kek emak-emak makai kain di pinggang begitu " seru Wilma sambil melirik penampilan Kamelia.
Ya menjelang hari pertungan Kamelia dengan Yufrans Kamelia di sarangkan memakai kain songket untuk menyambut tetangga yang berdatangan.
Jadilah Kamelia seperti itu hingga di ledek sama keemapat sepupunya itu
__ADS_1
" Tau akh " seru Kamelia dan berlalu masuk kedalam rumah dengan wajah di tekuk
...🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹...