PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
PERTEMUAN TAK DI SENGAJA 2


__ADS_3

Sepulang kuliah Kamelia yang tak membawa kendaraan hanya berjalan keluar kampus mencari angkutan umum namun saat di tengah perjalanan. dia tak sengaja melihat kerumunan lalu dia mendekat dan bertanya.


" Pak ini ada apa...?" tanya Kamelia.


" Itu dek ada seorang pemudah baru saja mengalami kecelakaan. " sahut seorang warga.


" Hmmm begitu pak makasih ya pak..." sahut Kamelia dan dianggukan kepala oleh bapak tadi.


" Ada apa ini kenapa jantungku deg deg kan begini aku ingin pulang tapi kenapa rasanya aku seperti di tarik untuk melihat siapa korba kecelakaan itu..." gumam Kamelia dalam hatinya.


Lalu Kamelia mendekati kerumunan itu saat dia sudah mendekat lalu dia kaget siapa korban dari kecelakaan itu...


" Yohan..." gumam Kamelia lirih lalu dia mendekat dan berkata


" Pak saya mengenalnya tolong bantu saya pak... bawah dia kerumah sakit terdekat." seru Kamelia lalu warga membantu Kamelia untuk membawakan Yohan ke rumah sakit


Sesampai dirumah sakit Yohan langsung di tangani oleh dokter.


beberapa menit kemudian dokter lun keluar


" Dokter bagaimana keadaan teman saya...?" tanya Kamelia.


" Keadaanya tidak terlalu parah hanya saja luka di bagian kepalanya saja itu yang membuat dia shock.." seru dokter itu menjelaskan.

__ADS_1


" Hm.. baiklah dokter terimakasih..." seru Kamelia dan dianggukan kepala oleh Kamelia.


Setelah dokter pergi Kamelia masuk ke ruang Yoga di rawat... ternyata Yohan belum juga bangun...


Kamelia menatap wajah pria yang dulu pernah dia kagumi.


Sesaat dia tersadar dan mengingat jika Yohan telah memiliki kekasih yang tak lain adalah sahabatnya sendiri. namun kamelia belum mengetahui jika itu adiknya dan Yohan adalah abang dari sahabatnya Yana


Tak lama Yohan pun tersadar dan dia kaget menatap gadis yang selama ini dia rindukan itu.


Sesaat dia berkata lirih.


" Ka.....Kamelia..." panggil Yohan dengan suara pelannya


" Sekarang kamu dirumah sakit segeralah hubungi keluargamu saya tidak bisa berlama-lama disini..." sahut Kamelia datar.


" Apa kamu keberatan menungguku di sini...?" tanya Yohanes.


" Hmmm iya..." dehem Kamelia lalu berseru pelan


" Kenapa...?" tanya Yohanes


" Karna aku sedang sibuk..." seru Kamelia santai.

__ADS_1


" Hmmm aku mengerti kamu sekarang sudah menikah..." seru Yohanes membuat Kamelia kaget dengan perkataan Yohanes barusan


" Apa yang dia katanya aku sudah menikah... haaa pacar saja aku gak punya gimana mau nikah..." gumam Kamelia dalam hatinya.


" Hmmm " dehem Kamelia.


" Jadi kamu bener sudah menikah..." sahut Yohanes.


" Menurutpmu bagaimana...?" seru Kamelia lalu Yohanes menatap kedua tangan Kamelia sesaat dia tersenyum namun senyumannya luntur saat Kamelia mengatakan hal yang tak teeduga.


" Aku memang sudah menikah tapi bukan berarti aku selalu membawa kemana-mana cincin pernikahan ku apa lagi saat ini aku sedang kuliah jadi aku tak ingin memberitahukan ke siapapun jika aku sudah menikah." sahut Kamelia sambil memangku kedua tangannya di depan dadanya.


" Jadi itu alasan kau pergi selama setahun dan menolak ku... karna kamu telah diikat oleh sebuah pernikahan .." sahut Yohanes sendu dan dianggukan kepala oleh Kamelia.


" Hmmm biaklah jika itu benar ... terimakasih sudah menolongku..." sahut Yohanes.


" Hmmm kalau begitu aku permisi dulu." sahut Kamelia lalu dia pun pergi meninggalkan Yohanes sendirian di ruang rawatnya.


Setelah kepergian Kamelia Yohanes terdiam saat melihat Kamelia pergi... dia senang dan juga sedih...


Senang karna dia bisa melihat kembali orang yang dulu pernah dia cintai tapi dia sedih karna orang yang dia cintai telah menikah


" Aku harus apa... aku menunggunya juga tidak mungkin aku lelah..." gumam Yohanes dalam hatinya lalu dia pun tertidur dia atas brankar

__ADS_1


💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮


__ADS_2