PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
KEGELIHASAN YANG MELANDA HATI KAMELIA


__ADS_3

Sesampai di kelas dia mendaratkan tubuhnya di kursi, namun sesaat dia memejamkan matanya.


" Ada apa ? " tanya seseorang yang tibasudah duduk di sampingnya, seketika Kamelia membuka matanya dan mendapati Renita sedamg duduk di sampingnya


" Gak apa-apa kok nit hanya saja sedikit lelah saja " seru Kamelia santai.


" Mel kita ini kenal gak sehari dua hari lo tapi sudah betahun-tahun kita saling kenal apa sih yang buat kamu kek gelisah begini " seru Renita pada Kamelia


" Aku sudah berbaikan dengan Salwa kemaren " seru Kamelia sambil menatap wajah Renita yang tampak keget begitu


" Kamu serius " seru Renita tak percaya, ya pasalnya kedua sahabat itu sudah saling tertutup untuk tidak bertemu apa lagi berteman namun begitu kagetnya Renita saat mendengar langsung penuturan Kamelia jika mereka sudah berbaikan


" Iya aku ketemu sama dia saat Sandra menemuinya kemaren, dia juga berpesan jika ada waktu dia mau kita seperti dulu bisa quality time bareng " seru Kamelia jujur


" Jujur aku senang dengar kalian sudah berbaikan" seru Renita bahagia.


" Hmmmm " dehem Kamelia pelan


" Lalu apa yang membuat kamu gelisah begini " seru Renita pada Kamelia

__ADS_1


" Aku sudah putuskan untuk todak terlalu dekat lagi dengan Dia, mengingat perkataan orang tuanya dulu untuk tidak berteman dengan dia aku akan jauhi dia dan aku akan cari alasan untuk tidak ketemu dia tolong bantu aku Nit " seru Kamelia


" Emangnya apa kata orang tua Salwa sama kamu sih aku jadi peansaran " seru Renita.


" Mereka mengatakan " Kamelia menceritakan kejadian 8 tahun yang lalu


FLASHBACK 8 tahun yang lalu tentang kedua orang tua Salwa .


*Saat Kamelia keluar dari sekolah dan saat Kamelia di tuduh mencuri barang milik Salwa saat itu lah kedua orang tua Salwa menentang pertemanan mereka.


" Heee anak miskin pencuri mulai sekarang kau jangan lagi datang dan dekat dengan putri saya " seru pak Bambang Indrafan


" Jauhi dia selamanya kalau perlu jangan muncul di hadapannya kamu hanya masalah buat anak saya " seru papanya Salwa.


" Baik lah saya akan pergi dari sini " seru Kamelia dan berlalu begitu saja, namun belum jauh dari sana Kamelia berbalik.


" Suatu saat kalian akan mencari saya dan meminta maaf, jika itu terjadi saya akan menutup hati saya untuk tidak memaafkan kalian sampai saya mati ingat itu " seru Kamelia tanla berbalik menatap kedua orang tua Salwa.


" Itu tidak akan terjadi. " seru papanya Salwa dengan tegas.

__ADS_1


Kamelia yang mendengar hal itu hanya tersenyum lalu melanjutkan perjalanannya*.


FLASHBACK Off


" Jadi begitu ceritanya " seru Kamelia setelah bercerita.


" Lalu kedua orang tua Salwa sudah bertemu sama kamu ? " tanya Renita


" Sudah mereka sudah datang kerumah namun mereka tidak bertemu denganku dia hanya bertemu dengan abang Hendra saat itu karena aku sudah kembali ke kota ini lebih dulu " seru Kamelia


" Jadi kamu gak akan dekat lagi dengan Salwa seperti dulu " seru Renita dan di balas gelengan kepala oleh Kamelia.


" Kaliam saja yang berbaikan dengannya " seru Kamelia


" Baik lah Mel aku aka. usahakan bisa berbaikan juga dengannya kamu semangat ya " seru Renita


" Hmmmmm.. " dehem Kamelia


" Yaudah aku balik ke tempat aku ya " seru Renita dan dianggukan kepala oleh Kamelia.

__ADS_1


Lalu tak lama yang lain pun masuk kedalam kelas karena sudah wakrunya jam mata kuliah pagi dimulai.


...🌾🌾🌾 BERSAMBUNG 🌾🌾🌾...


__ADS_2