PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
GREYSIA & GRACE


__ADS_3

Disebuah rumah terlihat seorang gadis yang duduk dengan kekasihnya yang pagi-pagi sudah datang untuk bertemu dengan kekasihnya tersebut.


" Gimana? " tanya Guntur pada Greysia.


" Beres aku sudah menemukan pendonor mata buat kak Grace " seru Greysia


" Siapa? " tanya Guntur


" Kamelia " seru Greysia senang tapi tidak dengan Guntur pria itu kaget, sedangkan gadis yang baru saja keluar dari kamar tamu itu terlihat menegang saat mendengar penuturan sang adik.


𝘿𝙚𝙜....


𝘿𝙚𝙜....


Perasaan gadis itu seakan kaget dengan penuturan adiknya


" Kamelia, apa yang Greysia maksud Kamelia yang sama dengan yang aku kenal " gumam gadis itu yang tak lain tak bukan Grace.


" Itu gak mungkin " seru Grace sambil kembali masuk kedalam kamar dengan menutupnya pelan dan berjalan dengan tongkat menuju ranjangnya.


Ruang keluarga.


" Bagaimana bisa Kamelia jadi pendonor mata untuk kakak kamu " seru Guntur heran


" Ish maksud aku Meli sudah menemukan pendonor buat kak Grace besok aku sama keluarga sudah bisa bertemu dengan mereka, dan lusa bisa di pastikan kakak akan operasi " seru Greysia bahagia.


" Begitu rupanya aku pikir Meli yang jadi pendonor " seru Guntur bernafas lega.

__ADS_1


" Itu aku juga gak setuju, aku gak mau ya kehilangan sosok teman seperti dia, " seru Greysia kesel


" Sabar ya semangat kamu pasti bisa buat kakak kamu kembali melihat " seru Guntur sambil mengusap rambut panjang Greysia.


" Hmmmm " dehem Greysia.


Sedangkan di dalam kamar.


Grace sedang berpikir siapa orang yang di maksud dengan adiknya itu.


" Kamelia siapa? " gumam Grace pelan.


Sore Hari.


Di ruang keluarga.


" Hai sayangnya mama " seru Mamanya Greysia nyonya Olivia,


" Perkenalkan ini teman aku mah pah namanya Meli " seru Greysia keadaan kedua orang tuanya


" Selamat sore tante Saya Meli, teman nya Greysia " seru Kamelia sambil mencium punggung tangan kedua orang tua Greysia.


" Oh hai, saya Olivia mamanya Greysia, ini suami tante namanya Om Orfaldo, " seru namanya Greysia ( Olivia)


" Salam kenal om tante " seru Kamelia sopan.


" Jadi pah mah, Meli sudah menemukan pendonor yang cocok untuk kakak mah pah, " seru Greysia kepada kedua orang tuanya s3hingga sepasang pasutei tersebut menatap Kamelia dengan heran

__ADS_1


" Iya tante say membantu Greysia menemukan pendonor yng cocok buat ank om dan tante, kata dokter keluarganya bisa di temui hari ini untuk memenuhi persyaratan jika di setujui maka besok anak om bisa langsung operasi " seru Kamelia menjelaskan


" Baik lah kamu coba hubungi keluarganya dan buat janji " seru om Orfaldo kepada Kamelia.


Kamelia pun izin untuk menelfon di depan mereka sambil menyalakan pembesar suara agar mereka juga mendengarkan obrolan Kamelia.


" Bagaimana om tante apakah kita bisa menemui mereka hari ini " seru Kamelia pada kedua pasutri tersebut.


" Baik lah mari kita pergi, nak kamu di rumah saja ya nantik kalau memang sudah ada keputusan kamu menyusul ke rumah sakit bersama kakak kamu oke " seru om Orfaldo pada Greysia


" Iya pah " seru Greysia pada papanya


Lalu Kamelia dan kedua orang tuanya Greysia meninggalkan mansion dan segerah menuju tempat yang sudah dia janjikan,


Sesampainya di sana kesepakatan pun di Terima oleh keluarga Greysia, dan besok harinya akan diadakan operasi.


Kamelia dan keluarga Greysia bisa bernafas dengan lega juga.


" Akhirnya ya pah anak sulung kita bisa melihat " seru mamahnya Greysia senang.


" Iya mah papa juga senang banget " seru om Orfaldo


Mereka pun kembali kerumah dan Meli juga balik kerumah mereka.


...🎍🎋🍁🌾💐🌷🌹🥀🌻🌼🌸🌺...


...‧͙⁺˚*・・༓ BERSAMBUNG ☽༓・*˚⁺‧͙...

__ADS_1


...🎍🎋🍁🌾💐🌷🌹🥀🌻🌻🌸🌺...


__ADS_2