PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
LIONTIN SKDMF


__ADS_3

Setelah Kamelia selesai dengan kegiatannya mereka kembali ke vila, Venus menatap Kamelia dengan tatapan yang sulit di mengerti.


" Ada apa? " tanya Venus heran.


" Gak apa-apa " seru Kamelia santai.


" Oh " seru Venus sesaat.


" Yakin lo " seru Venus tak percaya.


" Iya ish ish " seru Kamelia kesel.


" Baik lah aku percaya " seru Venus sambil tersenyum.


Kamelia melihat Venus yang sudah tertidur, lalu beranjak dari duduk nya di ranjang dan menuju pintu keluar, sesaat dia berpapasan dengan Yulinda sang wakil direktur tersebut.


" Selamat malam buk " ledek Kamelia pada Yulinda dengan senyumannya


" Aishhh dasar,,, 😒 , kok keluar, mau kemana? " seru Yulinda kesel di panggil Ibu oleh Kamelia lalu bertanya.


" Mau minum dulu haus banget, " seru Kamelia sambil berlalu dari hadapan Yulinda.


" Ngemil yuk " ajak Yulinda tiba-tiba.


" Ngemil apaan buk malam-malam " seru Kamelia tanpa menoleh ke arah nya.


" Hmmmm apa aja gitu kita buat stik kentang goreng " seru Yulinda.


" Hmmmm baik lah " seru Kamelia santai sambil meneguk minumannya.

__ADS_1


Yulinda terlihat sibuk mengupas kentang, ternyata gadis itu beneran membuat cemilan malam hari,


Satu jam berlalu, kini kedua orang iu sedang berada di depan vila, keduanya sedang menikmati cemilan malam dengan santai, sampai pandangan Kamelia tertuju pada seorang gadis yang tadi siang bertemu dengan dirinya siang itu sedang menatap dirinya dengan tatapan penuh kerinduan, Kamelia tau dan sadar dengan tatapan itu tapi dia tidak mau sampai ketiga sahabatnya itu menyadari jika dia ada di sekitarnya mereka.


Kamelia memutuskan untuk masuk kamar lebih dulu, lalu tak lama Yulinda pun menyusul menuju kamarnya.


Di tempat lain..


" Akhirnya gue ketemu dia " gumam Farah pelan.


" Ketemu siapa? " tanya Denisa yang baru datang bersama Melatih.


" Gak siapa-siapa kok " seru Farah sambil tersenyum, hal itu membuat kedua sahabatnya memicingkan matanya memandang curiga ke arah Farah.


" Yakin lo " seru Melati.


" Iya Mel " seru Farah sambil tersenyum.


" Iya Mel, Melatih Denisa apaan sih kalian kek kaget gitu " seru Farah pura-pura tidak tau.


" Lo nyebut Mel kayak lo refleks banget apa lo mengingat sama Meli " seru Denisa


" Iya gue ingat Meli, kalian ingat sebuah liontin yang dulu Sekar buat untuk kita dan masih kita gunakan sekarang, ini kalung, aku melihat satu kalung ini ada pada seseorang yang kemaren gue temuin di proyek mega " seru Farah sambil menatap gedung tempat penginapan Kamelia.


" Haaaa siapa? " tanya Melatih antusias,


" Lo ingat sama gadis yang malam itu gak sengaja beradu sama elu " seru Farah, membuat Melatih mengingatnya.


" Oh ya gue ingat, ada apa dengan dia... " seru Melatih tiba-tiba

__ADS_1


" Jangan bilang dia, " seru Denisa terhenti saat melihat anggukan kepala dari Farah,


" Kalian ingat Meli punya tanda di bagian kening sebelah kanan, ingat gak " seru Farah mengingat kan kedua lalu Melatih tiba-tiba bersuara


" Ohhh gue ingat astaga dan lo udah ketemu dengan dia... astaga " seru Melatih setelah beberapa kali Farah menganggukan kepala.


" Kenapa lo baru bilang sekarang sih " seru Denisa kesel.


" Dan gue baru ketemu dia kemaren " seru Farah kesel.


" Well well dimana dia sekarang " seru Melatih antusias.


" Di vila mega, nantik di proyek juga kita ketemu " seru Farah sambil berjalan ke arah meja makan untuk meletakan makanan yang telah dia masak sejak tadi, Dan ketiga nya menikmati sambil berbicara.


Setelah sarapan ketiga nya langsung menuju tempat proyek, tapi tiba-tiba langkah ketiga nya terhenti saat melihat sosok yang sempat mereka bicara kan Ada di lokasi, dengan santai nya Farah berjalan ke arah ketiga gadis itu.


" Kamelia " panggil Farah dari arah belakang gadis itu, ketiga nya men oleh, seketika Kamelia yang di panggil mematung Dan tiba-tiba tersenyum,


" Eh hai wah pagi udah di sini gimana Ada apa ? " seru Kamelia gugup


" Gak apa-apa cuman nyapa saja " seru Farah sambil menatap ke arah Yulinda juga Venus,


" Pagi buk Yulinda " sapa Farah kepada Yulinda, seketika tawa Kamelia juga Venus pecah saat melihat wajah kesel nya Yulinda yang di panggil Ibu oleh Farah.


" Pagi " jawab Yulinda ketus,


Saat itu mereka pun memantau pekerjaan para pekerja proyek tersebut hingga menjelang siang,


dan Kamelia masih sibuk mendesain gambarnya dengan berkeliling, hingga tiba-tiba,

__ADS_1


" Hai " sapa Farah kepada Kamelia yang datang bersama kedua sahabat nya, seketika Kamelia mematung di tempat.


...🌺🌸🌼🌻🥀🌹 BERSAMBUNG 🌷💐🌾🍁🎋🎍...


__ADS_2