Pernikahan Dan Kehamilan Yang Dirahasiakan

Pernikahan Dan Kehamilan Yang Dirahasiakan
23. Akan meninggalkan Kartika


__ADS_3

Mendekati jam pulang kantor, Vierra merasa seluruh tubuhnya hampir roboh karena dia sudah menahan kantuk sepanjang malam sepanjang hari.


Tiba-tiba suara telepon kantor Laras berdering.


"Ya Nona," jawab Laras pada orang di seberang telepon yang tak lain adalah CEO mereka.


"Suruh Vierra masuk ke ruanganku." Ucap perempuan dari seberang telepon disambung nada panggilan yang diputuskan secara sepihak.


Laras meletakkan ponsel di tangannya lalu melihat ke arah Vierra yang sedang memijat keningnya. Perempuan itu tampak sangat kacau.


"Vierra, kau dipanggil CEO ruangannya." Ucap Laras langsung mengagetkan Vierra.


Mengap dia di panggil di detik-detik jam pulang kantor?


"Baik," jawab Vierra dengan berat hati segera berdiri lalu berjalan ke ruangan Claudia.


'Jangan bilang perempuan itu mau menyuruhku untuk lembur, aku tidak akan sanggup!!!' ucap Vierra dalam hati sembari mengatup erat gigi-giginya mendekati pintu ruangan Claudia.


Tok tok tok....

__ADS_1


"Masuk," terdengar suara Claudia dari seberang pintu.


Loren langsung memegang hendel pintu lalu memutarnya dengan pelan dan mendorong pintu tersebut.


Memasuki ruangan, Vierra bisa melihat Claudia sedang sibuk dengan berkas-berkasnya, jadi perempuan itu hanya berjalan ke arah Claudia dan berdiri di sana untuk menunggu perintah dari perempuan yang merupakan kakak angkatnya.


"Pulanglah lebih awal," ucap Claudia sembari mengangkat wajahnya membuat Vierra merasa telinganya telah rusak.


Sejak kapan perempuan di depannya ini berbaik hati mengijinkannya pulang awal?


"Maksud Nona?" Vierra bertanya dengan bingung sembari memperhatikan perempuan yang juga menatapnya.


"Baik Nona," jawab Vierra.


"Pergilah," kembali perintah kalau dia Lalu perempuan itu balik menunduk memperhatikan berkas-berkas dihadapannya.


Vierra langsung menghela nafas dengan pelan lalu perempuan itu keluar dari ruangan Claudia.


Benar dugaannya, perempuan itu tidak akan pernah membiarkannya istirahat!!!

__ADS_1


Maka sesuai dengan perintah Claudia, Vierra langsung meninggalkan kantor dan menyetir sendirian ke arah kediaman keluarga Faraday.


"Lho astaga,, putriku!! Tumben sekali kau pulang begitu cepat, Di mana Kakakmu?" Tanya Kartika begitu melihat putri angkatnya telah kembali namun perempuan itu hanya sendirian memasuki rumah.


"Ibu,," Vierra langsung mendekat ke arah Kartika dan memeluk perempuan itu dengan erat.


Satu-satunya orang yang membelanya di kediaman keluarga Faraday adalah Kartika, dan sekarang dia harus meninggalkan Kartika, jadi tidak akan ada lagi yang menyelamatkannya dari Claudia!!!


"Astaga, ,putriku,, Kenapa Putriku yang tangguh ini tiba-tiba berubah manja memeluk ibunya seperti ini??" Meski Kartika berbicara dengan nada kesal, tetapi bibirnya menampakan sebuah senyum mengembang sebab dia benar-benar senang dengan kelakuan Vierra saat perempuan itu bermanja-manja padanya.


"Malam ini aku akan pindah bersama Kak Claudia ke rumah barunya, aku akan berpisah dengan ibu." Ucap Vierra tak mau melepaskan pelukannya pada Kartika.


Meski Kartika adalah ibu angkatnya, tetapi dia sudah menganggap perempuan itu sebagai ibu kandungnya sendiri.


"Hah,, jangan sedih, ibu akan sering-sering kesana untuk mengunjungi kalian." Kata Kartika menghibur Putri angkatnya.


Dia tahu kalau Vierra selalu tersiksa bersama Claudia dan sekarang perempuan itu harus terjebak di rumah Claudia dan suaminya.


Tapi dia juga tidak bisa melawan keras kepala putrinya, hingga yang bisa ia lakukan hanyalah menyemangati Vierra.

__ADS_1


__ADS_2