
Setelah memakai gelang pengunjung, Rangga dan Vierra dengan lancar memasuki taman hiburan lewat jalur khusus yang diatur oleh asisten Rangga.
"Apa yang pertama kita lakukan?" Vierra bertanya sembari melihat peta yang ada di tangannya.
"Apapun yang menurutmu seru," ucap Rangga yang mana dia baru pertama kali ke tempat seperti itu, jadi dia sama sekali tidak mengerti dengan wahana-wahana yang ada di taman hiburan.
"Kalau begitu, ayo kita mencoba Roller Coaster!" Ucap Vierra lalu menarik tangan Rangga untuk membawa pria itu ke wahana roller coaster.
Begitu tiba, mereka mendapati antrian sangat panjang jadi Vierra menarik Rangga untuk bergabung dengan orang-orang yang sedang mengantri.
Melihat antrian yang begitu panjang, Rangga mengangkat sebelah alisnya, 'Kalau tahu begini, harusnya aku menyewa seluruh tempat ini saja.' pikir Rangga.
Saat itu matahari semakin terik jadi dia berpikir Vierra mungkin akan sakit jika terlalu lama berada di bawah sinar matahari.
Rangga mengelilingkan pandangannya di sekitar tempat itu lalu melihat sebuah toko yang menjual aksesoris dan berbagai barang lainnya.
"Tunggu di sini, aku akan ke sana sebentar," ucap Rangga diangguki Vierra lalu membiarkan pria itu pergi.
Setelah berdiri beberapa menit, Rangga kembali dengan langkah tergesa-gesa lalu memakaikan topi pada Vierra.
__ADS_1
"Uh,, kau cukup romantis," ucap Vierra sembari tersenyum memperhatikan topi mereka berdua yang merupakan topi pasangan.
Milik Rangga adalah topi berwarna hitam dengan tulisan Mr berwarna putih. Sementara topi milik Vierra adalah topi berwarna putih dengan tulisan Mrs warna hitam.
Rangga langsung memandang Vierra sembari tersenyum, "Apa kau suka?" Tanyanya.
"Ya!!" Vierra membalas senyuman Rangga sembari mengeratkan genggaman mereka.
Mereka mengganti selama 1 jam, tetapi antrian masih tetap panjang.
"Hah,, kalau begini terus kita hanya akan menaiki satu wahana lalu malam menjemput kita." Ucap Vierra menggerutu.
Vierra melototkan matanya sembari menarik Rangga, "Apa yang kau lakukan? Kita kehilangan antrian kita!!" Kata Vierra melihat tempat mereka telah diambil oleh orang lain.
Namun Rangga tidak menghiraukannya, ia hanya menarik Vierra sampai mereka tiba di petugas lalu Rangga menyerahkan sebuah kartu keanggotaan.
Petugas itu memperhatikan kartu yang diberikan oleh Rangga adalah kartu keanggotaan VIP kelas eksklusif.
"Silahkan masuk Tuan," ucap sang petugas mengembalikan kartu Rangga lalu membiarkan Rangga dan Vierra masuk ke wahana.
__ADS_1
Vierra tercengang, mereka baru saja menerobos antrian!!
"Hei,, Kenapa kau tidak mengatakannya dari tadi?" Tanya Vierra yang merasa kesal bahwa mereka telah berdiri selama 1 jam, padahal mereka bisa masuk tanpa melalui antrian.
"Aku pikir kau suka mengantri seperti orang biasa." Ucap Rangga yang berpikir bahwa Vierra mungkin akan marah jika mereka menerobos antrian menggunakan kekuasaan mereka.
"Hah,, aku memang suka, tapi mengantri 1 jam itu keterlaluan sekali!!" Ucap Vierra menyekah keringat yang memenuhi lehernya.
Melihat itu, Rangga mengeluarkan sapu tangannya lalu melepas topi Vierra dan menyeka seluruh keringat perempuan itu.
"Terima kasih," kata Vierra sembari mengipas-ngipas tubuhnya dengan kedua tangannya.
"Apa kau lelah?" Tanya Rangga.
"Hm,, ya, tapi setelah kita menaiki roller coasternya semua lelah itu akan terbayar." Ucap Vierra sembari tersenyum melihat orang-orang yang sedang berteriak di atas roller coaster.
"Baiklah," kata Rangga memasang kembali topi Vierra lalu pria itu menyeka keringatnya menggunakan bekas sapu tangan yang ia gunakan pada Viera.
Vierra memperhatikan hal tersebut dan dia merasa bersalah pada Rangga.
__ADS_1
'Hah,, seharusnya aku juga membawa sapu tanganku sendiri,' pikirnya.