Pernikahan Dan Kehamilan Yang Dirahasiakan

Pernikahan Dan Kehamilan Yang Dirahasiakan
65. Rangga dan Vierra mengunci pintu di ruang kerja Rangga


__ADS_3

Setelah makan malam, Vierra melesat ke kamarnya mengambil ponselnya lalu keluar untuk pergi ke ruang kerja Rangga ketika Satya yang duduk di depan TV tiba-tiba memanggilnya.


"Ayo kemari dan bantu aku menghabiskan ini," Satya berbicara pada Verra sembari menunjuk cemilan di atas meja.


Menghentikan langkahnya lalu melihat pada makanan di atas meja, Verra menggelengkan kepalanya.


"Aku tidak mau menimbun terlalu banyak lemak di malam hari." Kata Vierra melangkah ke arah tangga.


Satya mengerutkan keningnya karena baru pertama kali melihat Vierra menolak makanan, jadi pria itu mengikutkan pandangannya pada Vierra.


"Kau yakin tidak mau makan ini?" Tanya Satya.


"Ya,, aku harus membahas beberapa masalah pekerjaan dengan kakakmu!" Ucap Vierra terus melangkah ke lantai 2 mengabaikan pria yang menatapnya dengan perasaan kecewa.


'Hah,, padahal aku membeli semua makanan ini untuknya,' pikir Satya dalam hati lalu pria itu kembali melihat ke arah TV.


Beberapa saat menonton, dia merasa bosan sendiri, jadi dia mematikan TV lalu mengambil cemilan di atas meja.

__ADS_1


Satya naik ke lantai 2 lalu mengetuk pintu ruang kerja Rangga.


Tok tok tok...


Ketukan pintu itu mengejutkan dua orang yang sedang saling tindih di sofa, Vierra langsung melihat ke arah pintu dan terlihat handle pintu diputar dengan cepat.


Tak tak tak....


"Hei..!! Kenapa kalian mengunci pintu?!!" Terdengar suara Satya dari balik pintu.


Melihat wajah Vierra yang tampak kesal, Rangga hanya bisa tersenyum lalu kembali menunduk mencium perempuan itu sebelum berjalan ke arah pintu.


Begitu pintu dibuka, Satya langsung menatap Vierra yang duduk kesal di sofa sambil memandangi layar ponselnya.


"Apa yang kalian lakukan berduaan hingga mengunci pintu?!!" Tanya Satya dengan wajah curiganya menatap dua orang di depannya.


Tetapi Rangga mengabaikan pertanyaan pria itu dan balik bertanya, "Apa yang kau butuhkan?!"

__ADS_1


"Hah,, aku merasa bosan sendirian menonton tv Jadi aku kemari untuk menemani kalian." Ucap Satya berjalan ke ruang kerja Rangga lalu meletakkan cemilan yang ia bawa di atas meja.


"Tapi ngomong-ngomong, pekerjaan apa yang kalian bahas sehingga tidak mau diganggu oleh orang lain? Sampai mengunci pintu segala, kalian membuatku menjadi curiga!!!" Kata Satya masih dengan tatapan curiganya meniti dua orang yang kini duduk bersebelahan.


Tetapi Vierra mengacu kan pria itu dan malah memperlihatkan ponselnya pada Rangga, "Kaka ipar, bagaimana menurutmu dengan desain ini? Rencananya inilah yang akan kami tawarkan pada perusahaan kakak ipar." Ucap Vierra sembari menatap Rangga.


Rangga mengambil ponsel dari tangan Viera lalu memperhatikan desain pada layar ponsel itu.


"Tidak buruk,, tapi akan jauh lebih baik Kalau kau mengganti bagian ini," Rangga memperbesar desain pada layar ponsel Vierra.


"Ah,, ya,, bagian itu memang terlihat aneh, akan kucarikan solusinya nanti." Kata Viera lalu mereka membahas bagian yang lainnya lagi.


Satya yang duduk melihat dua orang itu hanya bisa menahan kekesalannya sembari terus mengunyah cemilan yang ia masukkan ke mulutnya.


Awalnya dia datang ke tempat itu karena merasa akan jauh lebih baik jika dia duduk bertiga dengan orang di depannya, tapi ternyata dia malah melihat sesuatu yang menyebalkan!!


'Hah,, apa yang kupikirkan?!! Jelas-jelas mereka berdua hanya membahas pekerjaan tapi kenapa aku begitu cemburu melihat mereka?!! Hais!!! Sadarlah Satya!!! Kakakmu itu sudah menikah dan mereka berdua ini tidak mungkin bersatu!!' ucap Satya dalam hati sembari melawan emosi pada dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2