Pernikahan Dan Kehamilan Yang Dirahasiakan

Pernikahan Dan Kehamilan Yang Dirahasiakan
98. Isi surat Vierra


__ADS_3

Setelah meninggalkan perusahaan, Rangga menyetir mobilnya sambil menggunakan ponselnya melacak GPS ponsel Vierra.


Namun karena ponsel Vierra tidak aktif, maka dia tidak bisa menemukan lokasi terbaru Vierra dan hanya bisa melihat lokasi terakhir ponsel itu diaktifkan.


"Ini,, waktu terakhir ponsel Vierra aktif adalah ketika kami selesai sarapan." Ucap Rangga melihat waktu terakhir ponsel Vierra aktif.


'Aku harus pulang ke rumah dan mengeceknya. Jangan-jangan dia pingsan di rumah.' pikir Rangga langsung mempercepat laju kendaraannya untuk kembali ke rumahnya.


Setelah tiba di rumah, Rangga langsung pergi ke kamar Vierra dan mencari perempuan itu di sana.


Pria itu langsung menemukan ponsel di atas nakas, jadi dia langsung mengambilnya dan terkejut mendapati di bawah ponsel itu terdapat sepucuk surat yang ditinggalkan oleh Vierra.


Rangga membaca surat itu dan dari waktu ke waktu raut wajahnya semakin berubah menjadi muram.


"Jadi,, dia hamil? Lalu,, uang itu,, dia menggunakan uang itu untuk membayar hutangnya lalu kabur dariku?!!" Rangga mempererat genggamannya terutama ketika dia melihat tulisan Vierra yang mengatakan pemberontakannya terhadap perjodohan nya dengan Satya.


Hal terakhir yang disampaikan perempuan itu adalah rasa cintanya terhadap Rangga, lalu permintaan maafnya pada keluarga Faraday dan keluarga Edward.


"Sial!! Jadi kemarin malam,,,, apa yang ku pikirkan itu benar?!!" Rangga berteriak dengan kesal lalu dia mengambil surat dan ponsel itu.

__ADS_1


Pria itu berlari ke mobilnya lalu duduk menyalakan mesin kendaraannya tanpa tahu harus mencari Vierra ke mana.


Akhirnya Rangga mengambil ponselnya lalu menghubungi asistennya agar pria itu melaporkan kehilangan Vierra pada pihak polisi.


Dia juga menyuruh semua orang-orangnya untuk mencari Vierra dan terlebih menyelidiki seluruh penerbangan di bandara dan dermaga, serta bis, maupun kereta api.


Setelah pria itu menyetir mobilnya ke kediaman Edward, ia lalu memasuki rumah mengejutkan ayah dan ibunya yang sedang bercandaria menikmati teh hijau.


"Astaga putraku,," Windri begitu terkejut melihat putranya datang dengan kemarahan.


Rangga sangat jarang sekali marah, pria itu bila sedang marah hanya diam saja dan bersikap tenang lalu diam-diam menyelesaikan masalahnya.


"Apa benar ayah dan ibu sudah menentukan tanggal pernikahan Satya dan Vierra?!!" Tanya Rangga dengan nada suara yang tak bisa menyembunyikan kemarahannya.


Windri langsung mengangguk dengan senyum terukir di wajahnya, "Ahh,, ya,, tapi,, Mengapa kau begitu marah mempertanyakan hal tersebut?" Tanya Windri merasa heran dengan reaksi putarannya.


Harusnya pria itu senang karena adiknya akan menikah, tapi sekarang malah kebalikannya.


"Apa Kalian juga tahu bahwa Vierra sedang mengandung?" Tanya Rangga.

__ADS_1


Windri memghela nafas, dia tak tahu bahwa Rangga ternyata mengetahui hal tersebut, tapi detik berikutnya dia kembali mengangguk dan berkata, "Ya, kami sudah tahu dan ini semua kesalahan adikmu karena dia sudah memberi anggur pada Vierra hingga akhirnya terjadi sesuatu yang di luar kendali.


"Tapi kau jangan memberitahu siapa pun tentang masalah ini, karena ayah dan ibu sudah berbicara dengan Satya dan kami sepakat untuk menutupi masalah ini.


"Lagi pula, pernikahan adikmu akan dilangsungkan dalam waktu yang cepat jadi tidak akan terlalu kentara bahwa mereka berdua sudah memiliki seorang bayi sebelum--"


"Tungg ibu! Jangan bilang Satya mengatakan bahwa anak di kandungan Vierra adalah miliknya?!!" Tanya Rangga masih belum bisa menurunkan tingkat kemarahannya.


"Kau ini bagaimana sih?! Tentu saja itu adalah anaknya. Mengapa adikmu harus bertanggung jawab kalau anak yang dikandung Viara itu bukan--"


"Baca ini Bu?!!" Rangga tak tahan lagi, dia akhirnya menyerahkan surat yang ditinggalkan Vierra.


Windri kebingungan menerima surat itu, namun begitu membaca sedikit saja kalimatnya, Windri langsung tumbang ke sofa.


"Kalian tahu Apa alasan Vierra pergi meninggalkan kita semua?? Adalah karena rencana perjodohan yang kalian katakan itu!! Asal kalian tahu saja, anak yang dikandung oleh Vierra itu adalah anakku Darah dagingku!!


"Tapi beraninya putra kedua kalian yang tak berguna itu mengakuinya dan memaksa Vierra menikah dengannya?!! Kalian juga harus tahu satu fakta bahwa aku dan Vierra sudah menikah satu minggu sebelum aku dan Claudia menikah!!!


"Sekarang lihat yang kalian lakukan!! Cucu kalian dan menantu kalian sudah pergi meninggalkan kita semua!!!" Ucap Rangga penuh kemarahan lalu pria itu berbalik meninggalkan keluarga Edward.

__ADS_1


Lebih penting mencari Vierra daripada tinggal menjelaskan segalanya pada keluarganya.


__ADS_2