![Planet? [War Of K-M-XGsp-M4221] Locked OSO.0](https://asset.asean.biz.id/planet---war-of-k-m-xgsp-m4221--locked-oso-0.webp)
Bayangan hijau menerjang ke depan, dan melesat cepat menghempas lintasan sayatan cahaya berwarna hijau di hadapannya, dengan angin hijau mengitari lintasan tersebut: berasal dari tusukan diagonal belati Elk yang masih ada.
Elk melesat cepat dalam bayangan hijau Energy berbentuk angin, dia menuju tepat ke arah Sirius. Namun, Pria itu masih berdiri tegap sambil menengok ke samping kanan, di mana Wanita yang dibaluti bayangan hijau sedang melesat ke arahnya.
“Grrr ...!!” Sirius menggeram dengan nada monster.
Pria berambut putih itu berubah menjadi Monster ungu, dan merasakan bahaya mendekat, kemudian Pria tersebut langsung dalam posisi bertarung.
Monster ungu meregangkan kedua lengannya sambil menatap tajam Elk yang melesat ke arahnya.
Tidak sampai dua detik, Elk tiba di jangkauan serangannya, tetapi Wanita itu tidak menyerang, dia menyampingkan tubuhnya dengan belati digenggaman tangan kiri, dan tangan kanannya menggenggam tangan kiri: ujung bilah belati tajam mengarah ke Sirius, dengan tangan kanan Elk mendorong tangan kirinya―gagang belati bagian bawah.
Wanita itu memasang kuda-kuda sangat rendah, dengan sikunya hampir menyentuh tanah, dan ujung tajam bilah belati mengarah tepat ke arah [xious-M4221] di dada kiri Sirius.
Elk melompat ke depan sambil menggenggam erat belati di tangan kiri; belati digenggaman tangan kirinya juga dia genggam menggunakan tangan kananya, dan tidak sampai setengah napas, ujung tajam belati langsung menusuk [xious-M4221]: berupa bulatan terang berwarna ungu, dan listrik-listrik ungu gelap mengitarinya.
*Sss!!!*.
Lintasan tubuh Elk dengan angin hijau mengitari lintasan tersebut, melesat cepat menyerang Monster ungu di hadapannya
*Crakk!!*
Suara dentingan logam terdengar oleh Elk Sambil dia terus mendorong genggaman belati; menorong ujung gagang belati, dengan telapak tangan kanannya.
Namun, dia sadar, suara benturan logam, yang berbeda dengan apa yang dia dengar sebelumnya. “Ah!” seru Wanita itu.
Belati didenggaman Wanita tersebut perlahan pecah, dengan ujung belati tajam membentur dada kiri Sirius, dan Elk langsung membuang belatinya ke samping.
Monster ungu tepat berada di hadapan Elk, dan seringai lebar disertai gigi tajam di wajah Monster ungu tersebut sambil menutup rengangan lengannya, seolah ia akan meremukan tubuh Elk: seperti akan memeluknya, tetapi Wanita itu sangat cepat menghindar―dia langsung berjongkok sambil menekukkan lengan kirinya, dengan lintasan hijau angin yang mengitari tubuh Elk, disertai angin berwarna hijau menghempaskan debu dan puing-puing batu di sekitar mereka ber-dua.
*whuss*
Wanita itu langsung menguatkan siku kirinya sambil memasang kuda-kuda rendah, kemudian dia langsung menyikut ke depan sangat cepat: secara diagonal, dan angin berwarna hijau tajam berbentuk huruf V: seperti ada ujung bilah tajam pedang menyelimuti tubuh Elk, dengan ujung sikunya langsung menusuk perut Sirius.
“Ugh....” Monster ungu dengan telak terkena serangan Elk, tetapi Monster tersebut tidak terpental: tubuhnya sedikit membungkuk, kemudian ia menjulurkan lengannya kedepan―ia langsung mencoba meraih leher Wanita di hadapannya.
Namun, Elk terlalu cepat, dia langsung mundur sambil sedikit melompat, dengan tubuhnya dibaluti bayangan hijau, dan saat kaki Wanita itu menyentu tanah, kemudian dia langsung menendang: tendangan depan, dan ujung kaki Elk tepat mengenai wajah Monster ungu, yang masih membungkuk di hadapannya.
Sirius dengan telak tertendang―ia langsung tersentak ke belakang sambil mundur beberapa langkah, dan wajah berwarna ungunya menatap langit, tetapi ia langsung menegakan tubuhnya kembali, dengan Elk yang terus menyerangnya bertubi-tubi.
Monster ungu yang terus terhantam oleh serangan bayangan hijau di segala arah, dengan lintasan serangan berwarna hijau angin mengitarinya. Monster tersebut mencoba segala cara untuk menangkap Wanita di hadapannya, tetapi Elk terlalu cepat terus menyerangnya dengan telak.
Tidak ada satupun dari serangan Elk yang meleset. Lalu, Wanita itu dengan cepat mengambil belati tajam lain di saku belakangnya―dia langsung menyayatkan belati digenggaman tangan kirinya dari berbagai arah: dari arah samping kanan ke kiri seperti menusuk, samping kiri ke kanan, dari bawah ke atas ataupun diagonal,
vertikal, horizontal dan lainnya, juga berbagai kuda-kuda kuat yang dia gunakan di berbagai arah, dengan tubuh Monster ungu sebagai pusatnya.
Lalu, Elk menyayatkan belati tersebut tepat ke arah Sirius, dengan lintasan sayatan belati yang memancarkan cahaya hijau terang, disertai angin mengitari lintasan sayatan tersebut.
*Sss!!!*
*Sss!!!*
. . .
*Sss!!!*
Sirius yang terus tersayat menatap angka terpampang di hadapannya terus bekurang.
「+H: 323TE%*」
Ia menggertakan gigi tajamnya: yang berebentuk gergaji, dengan geram, dan tubuh Pria berambut putih itu telah berubah menjadi Monster ungu.
__ADS_1
Sirius terus dihantam dan disayat oleh Elk secara bertubi-tubi. Wanita di hadapannya tidak berhenti menyerang setengah napas pun, atau memberi satu celah pun padanya, kemudian ia melirik ke samping kiri atasnya: sudut kiri atas.
「+H: 322TE%*」
「+H: 321TE%*」
...
<<<<<<——— data-tomark-pass >>>>>>
「+H: 321TE%」
「+En: 231 xs *o/e%」
<<<<<<——— data-tomark-pass >>>>>>
Setiap serangan bertubi-tubi Elk, yang terus menghantam Sirius, panel angka di sudut kiri atasnya terus ikut bergetar.
「+H: 320TE*」
Sirius yang berbentuk Monster ungu juga terus mencoba menghindar. Namun, hantaman tendangan dan pukulan Elk terlalu cepat, dan dia semakin bertambah cepat, dengan gelombang Energy berwarna hijau mengitari Wanita itu, menghempaskan udara di sekitar mereka ber-dua.
*Buk!!!*
*Buk!!!*
. . .
*Buk!!!*
「+H: 319TE*」
「+H: 317TE*」
. . .
「+H: 312TE*」
Serangan Elk sangat cepat serta terus bertambah cepat, menyayat dan menghantam Monster ungu di hadapannya, dan dia sedikit memperhatikan Sirius yang tiba-tiba seperti meniru kuda-kudanya, kemudian ia menguatkan kedua kakinya, dengan lengannya sedikit menekuk ke depan, tetapi Elk mengabaikannya dan terus menyerang.
*whuss!!*
Satu serangan Elk meleset, dan dia langsung menyirit. “Apa!?” gumam Wanita itu, tetapi dia tidak berhenti menyerang setengah napas pun.
Serangan bertubi-tubi Elk pada tubuh Monster terus berlanjut, dengan Sirius yang terus mencoba meniru kuda-kuda Elk―supaya ia bisa menghindar.
Lintasan serangan dan sayatan belati Elk, dengan angin hijau mengitari lintasan tersebut, terus menyerang Sirius dari segala arah.
Sirius sudah mulai mengerti dengan kuda-kuda yang ditirunya, kemudian ia bisa menghindari beberapa serangan, dan semua serangan Elk yang langsung Monster ungu itu hindari.
“Sial!!” seru Elk menyadari ada sesuatu yang salah, dia langsung menguatkan kaki kanannya menginjak tanah.
Tumit belakang kaki kiri Elk, yang tiba-tiba menghantam rahang kiri Sirius, dia menendang Monster ungu di hadapannya dengan tendangan memutar: putaran tendangan 360⁰ melawan arah jarum jam, dan lintasan putaran tendangan berwarna hijau, disertai angin mengitari lintasan tersebut.
Batu pijakan Elk sampai retak, dengan kaki kanannya sebagai tumpuan tengangan, yang menancap kuat ke dalam tanah, disertai angin menghempaskan puing-puing batu kecil: akibat putaran tendangan yang sangat cepat.
Sirius yang terlempar ke samping melesat terbang menjauhi Wanita yang menendangnya, ia terus berputar-berputar di udara, melesat menjauh sampai di ujung batu: setinggi manusia dewasa pijakan mereka ber-dua, dan tubuh ungunya terjun menghantam tanah, kemudian ia berguling-guling di tanah, dan punggungnya langsung menabrak batu cukup besar.
“Grrrraahh ...!!” jeritan Monster ungu yang terbaring di atas tanah.
Elk yang berada di atas batu setinggi manusia, dia beralan santai menuju ujung batu pijakannya. Dia melihat ke bawah, di mana Sirius terbaring bertubuh ungu, yang sepenuhnya ia telah menjadi Monster.
__ADS_1
“Graahhh!!” jeritan kesakitan Sirius, dengan suara yang keluar dari rahang lebarnya, menciptakan gelombang Energy suara cukup besar, kemudian ia langsung menghancurkan batu di belakangnya.
Batu-batu di sekitar Monster ungu langsung hancur, dan terhempas gelombang Energy suara tersebut ke segala arah.
Lalu, setelah Sirius menjerit, ia perlahan berdiri sambil sedikit mendongak, menatap tajam Elk di atasnya.
Monster ungu kemudian berdiri tegap, dan langsung melesat cepat maju menuju ke arah Elk.
Elk telah bersiap, dia langsung menyayatkan belatinya dari atas, dan hantaman demi hantaman serangan Monster ungu, serta sayatan demi sayatan serangan Elk, terus menghiasi pertarungan.
Wanita itu terus mundur sambil mempertahankan kuda-kudanya, dan Sirius yang terus terhantam dan tersayat, tetapi ia sesekali bisa menghindari serangan Elk.
Sirius yang berubah menjadi Monster ungu, dengan tubuhnya dibaluti listrik ungu, tiba-tiba ia sangat cepat menyambar ke samping, dan menghindari beberapa serangan Elk.
“Huh ... kau juga?!” Elk tercengang melebarkan matanya, dia menadari sesuatu, dan dia kemudian menatap langit yang mulai menggelap, tetapi Wanita itu tidak berhenti menyerang dan bertahan.
Pertarungan mereka ber-dua pun menjadi seimbang.
Sirius dan Elk terus bertarung, dan mereka ber-dua sedikit mendengar suara serak Pria tua, yang berada sangat jauh dari tempat di mana mereka ber-dua bertarung, “Siapkan alat komunikasi ...!” Jenderal Moran memerintahkan Unit tidak terlihat di sekitarnya.
“Kita akan terus bertahan ... dan mundur perlahan sampai bala bantuan tiba ...!!” teriak Jederal Moran yang melayang di udara, dan terus melesat ke segala arah, dia serta batalionnya sedang berusaha keras menahan dua Komandan musuh mereka.
Elk mengerutkan kening mendengar teriakan Jenderal Moran. “Sudah malam?!” guman Wanita itu mendecakan lidah.
Wanita itu langsung melesat dengan cepat, kemudian memasang kuda-kuda kuat, dan dia langsung menendang Sirius dengan super cepat.
*Buk!!!*
“Kita lagi-lagi mundur? Huh ....” Elk menghela napas panjang frustasi sambil menutup kedua matanya.
Lalu, Elk membuka mata hijaunya melihat ke depan, di mana Sirius yang terpelanting menggeram, “Grru?!” ia terkejut dengan wajah monsternya kebingungan, dan ia melihat Elk yang tiba-tiba menjadi sangat cepat.
Tubuh Sirius yang berubah sepenuhnya menjadi Monster ungu, ia langsung berjongkok sambil telapak tangannya menyentuh tanah, kemudian ia melesat cepat menyerang Elk kembali.
Di depan pintu [A327], Komandan Pria paruh baya melihat Alta yang terus diserang oleh Ruen, dan para penembak jitu lainnya, ia mendengar Jenderal Moran memberi perintah yang tidak jelas, tetapi komandan Pria paruh baya tersebut mengerti.
“Huh, Tuan muda .... Kita hancurkan mereka dulu?” tanya Komandan Pria paruh baya musuh sambil menyentuh dagunya, “Emm .... Unit disappear?!” ia mencoba mengingat sesuatu sambil memiringkan kepalanya.
“Tidak. Unit penyembuh para sappoter lebih menjengkelkan dari Unit itu,” jawab Alta sambil menebas semua lintasan peluru yang menghampirinya, ia menggunakan sword orbit di lengan bercahaya putihnya, “dan tidak ada yang akan berubah jika kita menghancurkan regu informasi tersebih dulu.”
Lalu, Komandan Lelaki muda itu kemudian berdiri tegap, dan ia masih melayang di udara sambil menatap tajam Ruen yang terus menembakinya.
“Meski pun mereka akan tetap mati,” kata Alta sambil menitikberatakan Energy cahaya putih di tangan kanannya, Energy tersebut berubah menjadi sword light: pedang cahaya putih; sepanjang 1,2 meter; bilah pedang bercahaya putih yang bergigi runcing―sangat tajam, dan gigi runcing tersebut terus bergerak mengarah ke ujung bilah tajam pedang, “tapi sialnya .... Aku sudah terlalu jengkel, dan ingin mengakhiri mereka dengan cepat.”
Sword light bercahaya putih digenggaman tangan kanan Alta, yang perlahan berubah warna menjadi abu-abu bulan.
Bulan sudah muncul, dan matahari telah sepenuhnya lenyap.
Hari pun sudah berganti malam.
***
{N/A: Aku gak tau sih, benarnya yang mana: Tetang "Ia" dan "Dia", tapi .... Mau dikayak: 'He' dan 'She' agak janggal, jadi aku buat aja: "Ia" untuk 'Mereka atau jurus-Energy' sedangkan "Dia" untuk 'Manusia' .... Hohoho, entah benar atau salah, bisa tulis di kolom komentar ... intinya: "Dia" dan "Ia" untuk 'She/He' dan 'It'}
{ia=it}
{dia=he/she}
{Seperti:
Asam sorbat adalah sebuah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan pengawet makanan. Berupa bentuk padatan tak berwarna, ia memiliki kemampuan untuk menyublim dengan cepat}
__ADS_1
Sumber: 「mojok co/apk/komen/versus/bedanya-dia-dan-ia/」