![Planet? [War Of K-M-XGsp-M4221] Locked OSO.0](https://asset.asean.biz.id/planet---war-of-k-m-xgsp-m4221--locked-oso-0.webp)
Para batalion tersisa bersama kedua Jenderal mereka terus mundur; mengikuti regu penyembuh Sappoter cukup jauh di belakang mereka semua, dengan prajurit-prajurit Unit Pugulister yang terus menyerang kedua musuh mereka, tidak berhenti satu napas pun―juga para prajurit lainnya; mereka semua melompat kemudian melesat maju, dan tanpa sedikit pun rasa takut langsung menyerang kedua musuh mereka, menggunakan ‘sk’ mereka masing-masing.
Berbagai warna lesatan serangan ‘sk’ mereka membentuk lintasan kurva. Mereka terus melompat menyerang Alta dan Komandan Pria paruh baya musuh mereka―keduanya melayang di udara.
Para prajurit Wanita garis depan itu terus menyerang―mereka terus bolak-balik tanpa berhenti, walaupun serangan mereka dengan mudahnya dihindari oleh Alta dan rekannya.
Lalu, para prajurit pertahanan yang tersisa pun telah tiba di hutan, yang tidak jauh lagi mereka akan sampai di wilayah [S3341-A327].
Gunung yang sangat besar, terlihat oleh dua Komandan musuh; mereka bedua berada tepat di depan pintu zero yang telah hancur, di mana para prajurit pertahanan tersisa terus mundur, sambil menyerang kedua musuh mereka.
Kilauan berbagai tabrakan, lesatan, serta berbagai warna lintasan peluru, terus melesat menuju ke arah dua Komandan musuh.
*
Di hutan rimbun terdapat pepohonan besar dengan berbagai ukuran―cukup jauh dari garis depan; di arah selatan dari pintu timur yang telah hancur. Para penembak jitu sedang menembaki dua Komandan musuh mereka, dengan posisi menembak mereka sambil: berjongkok, berdiri, tengkurap dan lainnya, yang tergantung pada ukuran dahan pohon pijakan mereka.
Mark berada di salah satu pohon terbesar―sangat tinggi, dan para penembak jitu lainnya yang tersebar di dahan pohon berbagai ukuran―mereka di bawah Mark.
Pria dengan gogglescope di lehernya itu terus menembaki Alta, tanpa jeda satu napas pun―juga ia mengganti batch pelurunya menjadi sangat cepat.
Lintasan-lintasan peluru berbagai warna, yang terus melesat ke arah Komandan Lelaki muda, secara diagonal; dari atas ke bawah.
Alta melirik arah lintasan-lintasan peluru yang mengarah tepat ke arahnya, kemudian ia langsung menebas Sword Light digenggaman tangan kanannya.
Lalu, Energy-slash; secara diagonal melesat cepat menuju ke arah lintasan-lintasan peluru menargetkannya, dan ia langsung menelan semua lintasan-lintasan peluru tersebut, dengan cahaya putih Energy-slash, yang ia pun sudah tertelan menjadi warna abu-abu seutuhnya―kabut abu-abu mengitarinya.
Sword Light digenggaman tangan kanan Alta, menjadi sangat kuat, karena ia sudah tertelan kabut abu-abu seutuhnya: pedang cahaya putih yang tertelan kabut abu-abu; berubah seutuhnya menjadi warna abu-abu bulan; kabut abu-abu mengitari seluruh pedang: dari gagang cahaya, sampai ujung bilah cahaya Sword Light tersebut; seluruh pedang tersebut diselimuti kabut abu-abu.
“Cih .... Apakah tidak ada yang bisa kamu lakukan?” tanya Mark sambil mengganti batch pelurunya sangat cepat―ia bertanya entah pada siapa, “Kita sudah hampir sampai di [S3341-A327] ....” Pria itu langsung menembaki Alta kembali.
__ADS_1
Suara pria mekanisme system kemudian menjawab, dengan ketikan perkata di panel biru; berada di sudut kanan atas Mark: {.... Kami telah mengevakusai para Warga dan Unit lainnya}
{Kalian bisa menahan kedua Komandan musuh dengan tenang} Lanjut suara mekanisme system tersebut.
“Aku tidak menanyakan itu .... Aku―” kata Mark terpotong oleh suara mekanisme system tersebut: {dan Unit Bomber-S3341 [No. 0532]I7 sedang menuju tepat ke arahmu, Mark}
“Apa?! Kenapa si bot―” Mark terkejut, sampai-sampai ia berhenti menembaki Alta, tetapi ia terpotong kembali olehnya: {juga dia diikuti oleh Unit Pugulister-S3341 [No. 0735]I5 ....}
Mark kembali tenang, dan ia menembaki Alta yang terus menodorong mundur batalion pertahanan tersisa. “Jika gadis itu kesini, kukira tidak apa, juga .... Dia bisa sekalian membantu Elk.” Mark bergumam sambil menghela napas santai, kemudian ia melepaskan batch peluru sniper-nya―Pria itu akan mengganti batch peluru sambil melirik laporan ketikan perkata di panel biru, yang melayang di sudut kanan atasnya: {Batalion pertahanan Pintu Bagian Utara [A327], yang dipimpin oleh Jenderal Pongahar zox II, dan Jenderal Perse. telah mendorong mundur batalion musuh}
Mark mengerutkan kening saat ia membaca laporan suara pria system tersebut, sambil memasang batch peluru ke sniper-nya sangat kuat, sampai terdengar benturan logam―Pria itu terlihat sangat kesal.
Sial, si Perse. itu pasti menuju kemari!!
Pria mengenakan gogglescope di lehernya itu langsung menembak kembali, sambil ia merepalkan rahangnya. Mark sangat jengah setelah mendengar informasi yang ia dapat.
“Tidak ada kah .... Informasi yang membuatku senang sedikit?” tanya Mark sambil mendecakan lidahnya.
Mark tersenyum saat ia mendengar laporan suara pria mekanisme system. “Nah, itu baru namanya laporan!!” seru Mark terkekeh santai, sambil mengganti batch peluru dengan sangat cepat, dan ia langsung menebaki kedua musuhnya.
Dua Komandan musuh terus mendorong prajurit batalion pertahanan. Para prajurit Wanita di bawah Komandan musuh tersebut hanya tinggal setengah dari satu batalion―mereka terluka dan gugur, tetapi tidak termasuk para Unit Pugulister; hanya beberapa orang dari Unit tersebut yang gugur, dan bisa dihitung dengan satu tangan.
Alta sedang mendorong mundur prajurit-prajurit di hadapannya, melirik peluru yang melesat ke arahnya lagi, sambil mendecakan lidah. Ia menggunakan Sword Light-nya kembali, yang Alta tebas secara membab!-buta.
Lalu, melesat keluar dari tebasan Sword Light tersebut, berbagai lengkungan Energy-slashs melesat menuju ke arah lintasan peluru berbagai warna, yang menargetkan Alta dan rekannya, dan ia pun melahap semua lintasan tersebut.
Jangkauan serangan Energy-slashs sangat terbatas, bahkan ia tidak akan sampai setengah mil, sudah menghilang; ia menghilang dengan cepat; dari ujung ke ujung lengkungan; berbentuk bulan sabit; dengan menjadi partikel-partikel kecil berwarna abu-abu, dan partikel tersebut menyebar di udara: sepeti kaca pecah yang tersebar di udara.
Kemudian satu prajurit garis depan dari Unit Pugulister, yang tidak jauh di bawah Alta, dengan sigap dia memanfaatkan situasi Alta sedang lengah―ia sedang membab!-buta, masih menebas-nebas Sword Light digenggaman tangan kanannya, dan menuju tepat ke arah berbagai lintasan peluru yang menargetkannya. Lalu, dia mengambil ancang-ancang langsung menguatkan kakinya, kemudian dia melompat, dan melesat menuju ke arah Alta, dengan tubuh lesatan dia membentuk kurva berwarna biru.
__ADS_1
Namun, Alta menoleh kepada prajurit Unit Pugulister yang melesat menuju ke arahnya―dia akan menyerangnya, kemudian ia menaikan sudut bibirnya, sambil memiringkan kepala dan memutar matanya secara acuh.
Prajurit Unit Pugulister itu langsung menguatkan sarung tangan besi; sirquit biru; tangan kanannya, dan langsung menghantam Alta, tetapi dia hanya menghantam cahaya putih, dan dia pun tercengang berseru, “Apa?!” dengan lintasan tubuhnya melesat cepat membentuk kurva semurna berwarna biru; dengan Prajurit Unit Pugulister tersebut mendarat dan menghantam tanah. Dia langsung menengokkan kepalanya melihat cahaya putih berbentuk tubuh manusia, yang dia tabrak, dan dia pun melihat Alta yang berada tepat di belakang Energy-slash, yang Energy-slash tersebut akan menghilang beberapa meter lagi.
Alta langsung menitikberatkan Energy cahaya putih pada lengan kirinya, diikuti kabut abu-abu mengitari Sword Light-nya perlahan menghilang; menjadi cahaya putih kembali.
Energy cahaya putih di lengan kiri Alta, yang Energy tersebut langsung berubah bentuk menjadi Petir, dan berbentuk Kepala Naga berwarna putih. Petir Putih Kepala Naga, dengan lengan kiri Alta, langsung ia julurkan lengannya ke arah Energy-slash yang akan menghilang, tidak jauh di hadapannya.
Lalu, Petir Putih Kepala Naga menyambar Energy-slash, dan ia membuka rahang Kepala Naganya langsung menggigit Energy-slash tersebut; berbentuk lengkungan horizontal; bulan sabit. Kemudian keduanya melesat cepat menuju ke arah Mark, serta penembak jitu lainnya berada.
“Apa itu?!” Mark dan Ruen berteriak serempak, dan para penembak jitu lainnya pun tercengang sambil melebarkan mata mereka.
Para penembak jitu yang berada di hutan rimbun; di pohon; dengan pijakan berbagai ukuran dahan pohon. Mereka semua seperti melihat kepala Naga Petir Putih, dengan rahang bertaring panjangnya yang mengigit bulan sabit berbentuk horizontal, dan ia tepat menyambar ke arah mereka.
“Kita akan dilindungi oleh Jenderal Sez. kan?” tanya Ruen yang berada tepat di samping Mark.
Mark berkata sambil mengerutkan keningnya, “Manisku sedang sibuk melindungi para Unit Pugulister. Mereka adalah Unit lebih penting dari kita,” ia menggelengkan kepala kemudian menengok ke belakang, “dan kita harus mundur?” tanya Mark kepada Ruth.
“Tidak. Dia sudah datang,” kata Ruth tersenyum tipis sambil menatap Mark di depannya, kemudian dia menoleh kebelakang.
“Dia?!” tanya Ruen dengan wajah kebingungan, kemudian dia berdiri menghadap ke belakang.
Mark yang mendecakan lidahnya berkata, “Cih, bukan siapa-siapa. Dia hanya orang bodoh.”
Tepat setelah Mark berbicara, sebuah Rudal melesat terbang; secara diagonal ke atas, seperti roket; melesat cepat dari arah belakang para penembak jitu―melesat tepat di atas mereka, dan Ruth serta para penembak jitu mendongakkan kepala mereka, melihat lintasan lesatan Rudal berwarna merah.
Rudal berwarna merah sebesar tubuh manusia dewasa, terbang melesat cepat ke atas―ia berada di depan para penembak jitu, dan suara lesatan Rudal Merah diiringi oleh suara tawa aneh seorang lelaki, yang dia berada jauh di belakang para penembak jitu, “Hahaha. Ahaha, gahaha ....”
***
__ADS_1
{N/A: Rudal: singkatan dari Peluru kendali, kalau pake misil gak enak, dan engga kebayang olehku, misil itu apa?!}