Planet? [War Of K-M-XGsp-M4221] Locked OSO.0

Planet? [War Of K-M-XGsp-M4221] Locked OSO.0
[B1-8'] Pertempuran II


__ADS_3

Debu hitam terhempas angin ke segala arah, dan Medan Perang berubah menjadi kacau dengan kilatan cahaya 'sk' dan "data" para Prajurit sedang bertempur, terlihat dengan jelas di mata emas Sirius.


[RbX-M2314] berdiri di tengah tanah yang tersisa, dengan lubang besar serta kobaran api Energy biru pekat mengitarinya.


「[RbX-M2314]」


「+H: 99.000.000/100.000.000」


「+En: 4.250.000/5.000.000 xj/Cd」


Sirius mendengar suara mekanisme seorang wanita, dan membaca tulisan di hadapannya. Ia melihat Energy-shield biru [RbX-M2314] menghilang secara bertahap, dan menatap jumlah Energy Robot itu berkurang tajam:


「+En: 4.200.000/5.000.000 xj/Cd」


「+En: 4.100.000/5.000.000 xj/Cd」


. . .


「+En: 4.000.000/5.000.000 xj/Cd」


Sirius tidak mengerti kenapa Energy Robot Besar itu berkurang terlalu banyak, ia mencoba untuk memikirkan sesuatu. Sampai saat suara Wanita di hadapannya berbicara.


“Bagaimana kita bisa menghancurkan benda itu?” tanya Elk, frustasi.


“Aku juga tidak punya ide!” jawab Sirius memejamkan mata dan menggelengkan kepalanya.


“Yap, sudah kubilang mesin bodoh itu sulit di hadapi." Mark ikut berbicara. Ia berada di ruangan celah tebing, menengok ke bawah, "Kalian tidak mau mendengarku sih!”


Mereka ber-dua mendongakkan kepala mereka ke atas, melihat Mark dengan senyum bodohnya. Dan terlihat kilauan tembakan cannon [scg-T321] di samping Mark, yang terus menembaki musuh.


“Kamu bisa menembakinya dengan senapan bodohmu itu dari sini!" tuntut Elk. "Itu masih dalam jangkauanmu bukan?”


“Yah, mungkin!? Tapi aku tidak mau menghamburkan peluruku seperti itu! Lebih baik aku menggunakanya untuk peleton bodoh di area pintu sana! Aku serahkan mesin bodoh itu pada kalian, selamat tinggal!!!"


Mark berbicara dengan cepat, dan melompat ke depan. Ia melesat keluar ke arah Medan Perang area Pintu. Hanya suara Pria itu saja yang menggema di udara. "Daaaahhh!!”


“Si sialan Itu!!” umpat Elk, menggertakan giginya.


 


“Jadi, kita harus bagaimana?” desak Elk, melirik Sirius di sampingnya.


“Aku tidak tahu, tapi ada yang aneh!”


“Apa yang aneh?”


“Dia sama sekali tidak bergerak!!”


Sirius menunjuk [RbX-M2314].


"...!!?"


Keduanya tiba-tiba menyadari sesuatu, dan kemudian mereka ber-dua melesat maju dan menyerang [RbX-M2314].


Kenapa dia diam?!


「[RbX-M2314] {sk-C001} still cooldown」


「[RbX-M2314] {sk-B001} still cooldown」


Berapa lama??

__ADS_1


「Unknown」


「Unknown」


Apa?!


「You need 100 xj/Cd Capt.」


「To unlock ‘weakness scanning’」


“Sial!!! Kita harus cepat!! Hey! aktifkan 'sk'-mu!” perintah Sirius.


「[sk-T003] aktif, -50 xs/s」


“Cih, Aku tidak mau di pertintah olehmu!!” gerutu Elk, berdecak kesal.


Mereka ber-dua melesat maju, menuju [RbX-M2314], dengan hanya bayangan hijau yang terlihat pada lintasan lesatan mereka.


Elk yang lebih cepat, menerjang kobaran api biru. Dia langsung menendang kepala Robot itu sangat kuat, diikuti Sirius memukul kaki kirinya.


¤Buk!!!¤


¤buk!!!¤


「-10 」


「-2」


Sirius melihat angka aneh terlihat di atas kepala [RbX-M2314], ia langsung menyadari sesuatu, bahwa angka itu menandakan kerusakan yang mereka ber-dua buat pada Robot itu.


Sial!? seranganku begitu lemah?!


「-10 」


「-2」


. . .


「-2」


Mereka terus menyerang berkali-kali dalam hitungan detik, dengan kerusakan yang di timbulkan Sirius sama sekali tidak berubah. Sedangkan angka yang menunjukkan serangan Elk dengan cepat dan meningkat tajam.


“Sial! Benda ini bahkan tidak tergores!!!” Elk dengan frustasi terus menyerang.


“Terus menyerang dan jangan mengeluh!!” perintah Sirius.


“Aku sudah bilang, aku tidak mau di perintah olehmu!” gerutu Elk, mengerutkan bibirnya.


Saat mereka ber-dua terus menyerang. Robot itu menghempaskan senapan besar di bahu kanannya ke kiri dengan sangat kuat; ia menghempaskan Elk dan Sirius di hadapannya.


¤whuss!!¤


Hembusan angin yang sangat kuat membuat mundur mereka ber-dua. Lalu roket kecil dari punggung Robot itu melesat ke segala arah, kemudian menargetkan keduanya.


¤dor!!! dor!!! dor!!!¤


¤bom!! bom!!..!!¤


Peluru melesat dengan sangat cepat dari belakang mereka ber-dua, menghancurkan roket-roket itu. Mereka ber-dua melirik ke belakang, terlihat Mark sedang mengangkat sniper-nya. Ia berada di area Pintu bersama Penembak Jitu lainnya.


“Pria bodoh itu akhirnya bergerak, huh!” gumam Elk.

__ADS_1


Wanita itu mengeluarkan belati dari kantong belakangnya. Lalu, dia menitikberatkan Energy pada belatinya, dan angin hijau sepanjang pedang langsung menyelimuti bilah tajam belati tersebut, dan ia bergerak cepat seperti gergaji mesin.


“Aku mulai!!” teriak Elk.


Wanita itu dalam sekejap, tiba di leher [RbX-M2314] dan langsung menyayat diagonal leher Robot itu dengan sangat cepat berkali-kali.


「-15 」


「-2」


「-20」


. . .


Sirius melihat kenaikan angka kerusakan Elk, mengerutkan kening. Ia menggunakan seluruh tenaganya menyerang Robot itu tetapi tidak ada yang berubah.


Cih. Aku tidak bisa terus seperti ini!


Berapa lagi yang tersisa?


「+H: 98.997.680/100.000.000」


「+H: 98.997.510/100.000.000」


. . .


Angka terlihat dengan jelas dihadapan Sirius, yang membuatnya sangat frustasi.


Mereka ber-dua terus menyerang dengan Sirius menggunakan satu-satunya "data" yang dimilikinya: [sbf-221]. Di tambah Mark menembaki roket kecil dari jarak jauh.


Sampai saat [RbX-M2314] melesat maju melewati Sirius dan Elk. Robot itu mengarahkan senapan besarnya ke arah Mark yang berada di area Pintu.


Senapan besar [RbX-M2314] mengisi daya Energy di moncong senapannya. Lalu cahaya putih menerangi seluruh Medang Perang.


“Sial!!!” jerit Mark.


Mark langsung melompat ke samping. Ia melesat menjahui Pintu, yang Pria mengenakan gogglescope di lehernya itu diikuti oleh Penembak Jitu lainnya.


“Kenapa kalian mengikutiku? Diam saja di sana dan terus menembak!”


“Aku sedang membuat rencana untuk menghentikan benda itu!”


Suara Mark menggema di udara, dengan ia sudah jauh dari area Pintu.


Siapa yang akan percaya pada omong kosong bodohmu!


Dan kemudian ....


Semua orang mendongakkan kepala mereka ke atas langit, menatap robekan besar ‘ruang’ di atas [RbX-M2314], disertai cahaya emas memancar keluar di dalamnya.


Sebuah Telapak Tangan Besar disertai kobaran api emas menutupi lebar [RbX-M2314]. Telapak Tangan itu keluar dari ‘ruang’ dan melayang di atas langit. Lalu Telapak Tangan tersebut langsung menghantam tanah dengan sangat cepat.


¤BOMM!!!¤


Robot itu langsung tergencet Telapak Tangan dengan api emas tersebut. Ia bebaring terlentang, menatap langit, tidak bisa bergerak. Lalu, perlahan Telapak Tangan itu menghilang dengan partikel emas menyebar ke segala arah.


「-11.327」


Apa itu ...?!


¤¤¤

__ADS_1


__ADS_2