
HAPPY READING
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Setelah adegan panas di balkon tadi kini Naf dan Aurel sedang menikmati waktu bersama di kamar Naf tepatnya di atas ranjang. sangking nyamannya pelukan Naf yang tadi Aurel hanya ingin bermanja akhirnya ia tertidur. Naf memandangi wajah gadisnya yang terlihat menggemaskan saat tertidur , biasanya ia hanya bisa melihat melalui cctv atau mengendap-ngendap ke kamar Aurel tapi sekarang ia bebas bisa melihat secara langsung wajah gadisnya saat tertidur. Senyumnya pun yang tak pernah luntur ia masih mengingat bagaimana kegiatan yang lumayan panas tadi untung saja ia masih bisa mengontrol dirinya jika tidak sudah di pastikan sekarang Aurel tidak bisa berjalan. Naf sendiri sudah berjanji pada dirinya ia tak akan menyentuh Aurel lebih sebelum Aurel benar-benar menjadi miliknya.
"ugghhh"lenguhan terdengar dari gadisnya.
perlahan mata indah itu terbuka , sesekali mengerjap menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam matanya.
"Akhirnya kamu bangun baby , kita harus segera pulang sebelum abang-abang mu menjemput kesini"ucap Naf
__ADS_1
"Apa aku tidur terlalu lama? jam berapa sekarang? tanya Aurel.
"Sepertinya ia , sekarang sudah jam 12 malam. aku harus segera mengantarkan mu pulang"ucap Naf.
"Hmm , baiklah. Aku ingin ke toilet sebentar untuk membasuh wajahku"ucap Aurel Sembari berdiri dari tidurnya.
"Baiklah , aku tunggu di bawah"ucap Naf lalu turun ke bawah dan tidak lupa memberi satu kecupan di kening Aurel.
Setelah membasuh wajahnya dan merapikan dirinya yang sedikit berantakan karena bangun tidur Aurel langsung kebawah menemui Naf.
"Sudah selesai?"tanya Naf melihat Aurel yang baru saja keluar dari lift.
"Sudah , kita pulang sekarang kan? tadi bang Farez udah chat aku untuk segera pulang"ucap Aurel.
"Mama sama papa mana? aku mau berpamitan dulu"ucap Aurel.
"Tidak perlu , mereka berdua sedang tidak ada dirumah , bi Rosma bilang papa mama sedang Bertemu dengan teman-temannya"ucap Naf.
"Hmm, yaudah kita langsung pulang aja"ucap Aurel.
Di perjalanan menuju kediaman Nelson Aurel kembali tertidur. Naf membiarkan saja toh nanti ia bisa mengantarkan Aurel langsung ke kamarnya.
Tidak lama kemudian mobil Naf memasuki kediaman Nelson. Terlihat olehnya para Abang Aurel sudah berdiri di depan pintu menunggu kedatangan Aurel. Setelah menghentikan mobilnya Naf Langsung keluar dari mobil lalu berjalan ke sisi mobil lainnya untuk membuka pintu tempat Aurel duduki. Baru saja ia akan menggendong Aurel tiba-tiba tubuhnya di dorong oleh Abas dan langsung menggendong Aurel.
"Apa Mulut mu tidak bisa berbicara sampai kau lancang mendorongku?"tanya Naf dengan tatapan sengit pada Abas.
"Apa kau tidak melihat jam? kenapa kau mengantar pulang adik ku selarut ini?"balas Abas dengan tatapan tak kalah sengit dari Naf.
"Sudah! Abas cepat antar Adek ke kamarnya sekarang"ucap Farez.
Tanpa menjawab Abas langsung mengantarkan Aurel ke kamar.
__ADS_1
"Dan kau pulanglah , kami semua ingin beristirahat karena terlalu lama berdiri di depan pintu menunggu kepulangan princess kami"ucap Farez menyindir Naf dengan wajah datarnya.
"Hm, maaf karena aku telat mengantarkan kekasih ku pulang , kalau begitu aku pamit. selamat malam"ucap Naf lalu masuk kedalam dan langsung menjalankannya tanpa ia sadari para Abang Aurel sedang memikirkan ucapannya barusan.
"Kekasih? apa mereka sudah berpacaran?"batin mereka semua.
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
...Rencana mau triple up malam ini :) mau lihat keantusiasan kalian dulu buat chapter ini dulu๐๐...
...Kalau pembaca lama sih aku udah tau pasti gak pelit like komen dan vote tapi gak tau sama pembaca baru. Jangan jadi pembaca gelap support kalian sangat di perlukan untuk kelangsungan cerita ini , Gratis kok dan gak ribet juga....
__ADS_1
...Jadi jangan pelit-pelit yaaaa.......
...sayang kalian banyak-banyak ๐๐ค...