
...HAPPY READING...
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
"Papi.. besok adek mau sekolah!
"Papi Adek mau sekolah Adek gak mau tertinggal banyak pelajaran. "boleh ya Pi" Aurel menangkup kan kedua tangannya di depan dada sambil memasang puppy eyes andalannya.
Brata menghela nafasnya.
"Baiklah, besok putri cantik Papi akan sekolah"
"Benarkah?" Aurel memekik lalu memeluk badan papinya kemudian mendaratkan ciuman berkali-kali di pipi Brata.
Semua orang ikut tersenyum kecil mendapati princess mereka menunjukkan senyum lebarnya.
"Yaudah Sekarang makan ya , nanti lagi di lanjutin ngobrolnya"ucap Ceysa.
"Oke mami ku yang paling cantik"rayu Aurel sembari mengedipkan matanya.
Ceysa membalas dengan sebuah senyuman.
"Adek udah selesai"ucap Aurel setelah menghabiskan setengah makanannya.
"Susunya jangan lupa di habiskan dek"ujar El.
"Adek udah kenyang , gak mau lagi"tolak Aurel
"Habiskan sayang, atau Papi tidak mengizinkan mu bersekolah besok"
Dengan ogah-ogahan tangannya meraih segelas susu dari papinya dan meminumnya dengan cemberut.
"putri papi memang penurut" ujar Brata setelah Aurel menghabiskan susunya.
El melihat itu ikut tersenyum. Akhirnya Aurel meminum susu yang telah mereka campur Dengan obat untuk kesembuhan psikisnya.
__ADS_1
Dokter menyarankan itu karena melihat Aurel Sangat susah jika disuruh untuk meminum obat.
Aurel melihat ayahnya belum berangkat ke kantor dan masih sibuk berbicara dengan bundanya.
"Ayah, Hari ini aku ikut ayah ke kantor ya"
" Ikut ayah ke kantor" ujar Ceysa yang baru saja datang dari dapur.
Aurel menganggukkan kepalanya dengan semangat.
"Adek bosen kalau cuma dirumah Terus ,
Ayah tenang saja, Adek gak akan ngerepotin Ayah"ucap Aurel.
"hm baiklah , ayah mengizinkan mu untuk ikut"ucap Bram.
"ayo kita berangkat yah."ucap Aurel semangat. lalu meninggalkan ketiga orang itu Dengan wajah cengo.
"Ada-ada saja kelakuan putri mu kak"ucap Bram lalu mereka bertiga tertawa bersama.
Selang beberapa saat kemudian Bram menyusul Aurel masuk ke dalam mobil.
...********...
Untuk kantor Bram dan Brata berbeda tapi masih dengan nama yang sama. Keluarga Nelson memang memiliki beberapa cabang bahkan sampai ke luar negeri. untuk itu mereka membagi perusahaan dan mengurusnya masing-masing. Ya walaupun Brata lebih banyak bersantai di kantor karena Farez yang banyak menghendlenya. sedangkan Bram sendirian sebab El lebih memelih menjadi dokter dari pada mengurus perusahaan.
"Sayang sekarang ayah ada meeting, dan sepertinya cukup lama, tidak apa-apa di sini sendirian?"
Aurel hanya mengangguk-anggukkan kepalanya saja sembari memakan coklat ada di tangannya.
"Ayah tinggal dulu sayang kalau ada apa-apa hubungi ayah. kalau butuh sesuatu minta sama sekretaris ayah , dan ingat...
"Jangan keluar ruangan"sela Aurel.
"Putri ayah sangat pintar , kalau begitu ayah pergi dulu ya"ucap Bram sembari mencium kening Aurel lalu berjalan ke luar ruangan bersama dengan asistennya yang selalu mengikutinya.
beberapa jam kemudian Bram sudah selesai dengan meeting nya. Farez yang sudah tahu Aurel berada di kantor ayahnya langsung pergi ke sana untuk menemui adiknya.
sebelum masuk keuangan ayahnya ia bertemu dengan Bram di depan pintu. Saat masuk ruangan Mereka berdua terkejut mendapati ruang kerja sudah seperti kapal pecah Dan pelakunya sedang asik mengotak Atik komputer di meja bram
"Ruangan ayah sangat berantakan"ucap Farez dengan kekehannya.
"Bahkan jika Putri kecilku menghancurkan ruangan ini aku hanya bisa pasrah"ucap Bram
Mereka berdua sama-sama tertawa kecil, .
"Aurel yang sedang asik dengan ketikannya langsung teralihkan ketika mendengar suara tawa Abang dan ayahnya.
"Hm ayah sudah selesai? dan kenapa Abang disini?"tanya aurel.
__ADS_1
"Sudah sayang , ayah tidak bisa lama-lama meninggal mu sendirian"ucap Brata.
"Hm , kenapa emangnya? Abang tidak boleh kesini?"tanya Farez.
"Hm , bukan begitu Abang , Abang pasti capek dari kantor langsung kesini"ucap aurel.
"Gak sayang , Abang gak capek kok dan apa yang sedang Adek buat dengan komputer itu?"tanya Farez.
"Tidak ada , Adek cuma menekan- nekan saja supaya terlihat seperti orang yang bekerja di kantoran."ucap Aurel dengan polos.
Brata dan Farez terkekeh geli mendengar Jawaban dari princess kecil mereka.
"Sudah berpura-puranya , kita tidur sebentar sebelum pulang"ucap Farez.
"Tidurnya dimana? di sofa? tapi tidak muat untuk berdua Abang"ucap aurel.
"Tidak Sayang , kita akan tidur di kamar yang ada di sini"ucap Farez.
"Wah ruangan ayah sangat hebat didalamnya bahkan ada kamar"ucap aurel.
"Adek suka?"tanya Bram.
"Sangat suka"balas Aurel dengan senyuman manisnya.
"kalau Adek suka Adek harus sering-sering main kesini"ucap Bram
"Oke ayah"
"Sekarang ayo kita tidur"ucap Farez sembari menggendong Aurel menuju kamar tersebut.
Sedangkan Bram segera menyuruh orang untuk membersihkan ruangannya. dan ia kembali fokus dengan berkas-berkas di meja kerjanya.
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
......Selamat sore dan selamat membaca teman-teman:) jangan lupa tinggalin jejak kalian ya:**......
__ADS_1