
Sedangkan di tempat lain
Di dalam sebuah mobil, seorang supir sedang mengemudi dan disampingnya terdapat seorang pelayan, Mala. Sembari mendekap seorang bayi yang imut, tak henti-hentinya Mala membelai dan mengecup pipi tembem nan lembut sang bayi.
" Bayi ini terlalu suci untuk dijadikan sandera" gumam Mala, namun gumaman itu masih bisa di dengar oleh sang supir yang sedang mengendarai itu.
" Jangan gila kau Mala,Kita sudah di bayar oleh Nyonya Tan untuk menculik dan menyamar sebagai seorang pelayan, apa kau tak takut padanya?!" ucap supir itu geram.
Mendengar ucapan sang supir, Mala hanya meringis membenarkan ucapan sang supir.
" Tapi Sam, bayi ini terlalu suci buat orang orang kotor seperti kita, bayi ini tidak bersalah, apakah kau lihat...bayi ini masih sangat kecil dan bayi ini juga perlu orang tua kandungnya" tekan Mala kepada Sam, sang supir.
" Kau gila, bisa mati kita jika dia tau kita tidak berhasil membawa bayi ini, jangan mencari mati Mala, apa kau tau jika Nyonya Tan adalah orang yang sangat kejam" jelas Sam memperingati Mala.
Sebenarnya, dalam hati Sam yang paling dalam, Ia sangat terpana dengan paras imut bayi keluarga Maverick ini.
'Mengemaskan' batin Sam.
Namun Ia harus sadar bahwa Ia harus menjalankan tugasnya, Sedangkan Mala memikirkan sebuah rencana jahat, senyum miring terpantri di wajahnya.
" baiklah jika Kau tidak mau, lebih baik kita Mati" ucapan Mala itu membuat Sam terkesiap kaget saat stir mobil diambil alih oleh Mala.
" apa yang kau lakukan Mala?!kita bisa mati!"marah Sam.
" ya...lebih baik kita mati, karena bayi ini tidak bersalah sama sekali " ucap Mala semakin mengambil alih stir mobil .
Dan saat itu juga terjadilah perebutan stir mobil, Sam dengan kuat tetap mengendalikan stir mobil Sedangkan Mala berusaha kuat mengolengkan mobil sembari mendekap erat bayi tersebut.
__ADS_1
"Lepaskan Mala kita bisa mati!" jerit marah Sam.
Mala tak menghiraukannya dan saat itu juga mobil tersebut terguling sebanyak 3x dan berakhir menabrak pohon.
" Eughh...Sa..samm"ringis Mala lemah menatap Sam yang telah meninggal dengam banyaknya pecahan kaca yang menancap di kepalanya.
' maafkan aku sam'batin Mala.
Mala pun keluar dari mobil tersebut dengan tertatih dan bisa bernafas lega karena bayi dalam gendongan nya selamat walau mantel bayi tersebut terkena darahnya.
Mala berjalan menjauhi mobil tersebut dan melepas mantel sang bayi dan membuangnya. Mala berjalan memasuki semak-semak dengan langkah tertatih dan hanya bertopang pada batang pohon.
Mala terus berjalan dan Ia menyadari bahwa ia sudah cukup jauh dari mobil tersebut.
Mala pun duduk bersandar pada batang pohon besar sambil melihat bayi imut itu yang tertidur dalam dekapannya.
" Kau selamat sayang, Maafkan aku " ucap Mala terbata-bata sambil menangis.
" Kau tak apa?" tanya seorang anak lelaki di hadapannya.
Betapa kagetnya Mala melihat anak itu.
" Ibu...ibu...lihat ada yang terluka" Panggil anak lelaki tersebut dan tak lama kemudian datanglah seorang wanita.
" Ada ap...oh ya Ampun, Kau tak apa nona?" ucap ibu Itu kepada Mala, dan hanya diangguki oleh Mala.
" To...long...ra..rawat an..nak ini...dia tidak ber...salah"ucap Mala putus-putus, Mala menyerahkan bayi tersebut kepada Wanita di hadapannya itu, dan wanita itu pun menerimanya.
"Imutnya" gumam Wanita itu.
__ADS_1
" ya ...dia mem...mang imut..dia...sang...gat imut...ak..ku men..nyayangin...nya" terbata-bata Mala merangkai kata untuk bayi yang Ia culik itu.
" ya tapi mengapa dan apa maksudnya ini?" tanya wanita itu.
Mala hanya memejamkan mata merasakan rasa sakit yang sangat luar biasa pada seluruh tubuhnya.
" Ra..wat bayi in..ni dengan ba..baik Nyonya, Dia bay..yi yang man..nis" helaan nafas ter-engah engah Mala.
" Ral..line Claris..ssa Queen Mave..verh..." Ucapan Mala terhenti dan saat itu juga badan Mala lemas dan menutup matanya.
Mala meninggal
" Nona nona bangun nona!!" panggil wanita itu histeris, Namun Mala tak kunjung bangun.
"Bunda" panggil anak lelakinya.
Wanita itu menoleh
" Iya Rey"
" Bayi itu..." tunjuk Rey pada bayi di dekapan sang bunda.
" ini adikmu Rey" ucap wanita dengan senyum lembut.
" wahh Rey punya Adik perempuan " riang Rey kecil.
" Iya Rey sekarang kau sudah punya adik, dan Nona...saya akan merawat bayi ini seperti anak saya sendiri " ucap wanita itu sungguh-sunguh, Wanita itu tak lain dan tak bukan adalah Rani.
Dan sejak kehadiran Aline pada keluarga Rani, kebahagiaan selalu menghampiri keluarga mereka...Aline adalah permata keluarga Wickson.
__ADS_1
Terima kasih buat yang uda baca,vote dan coment cerita aneh ini😊
See you next time😊😊