
...HAPPY READING...
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
"ADEL!!! dimana Lo!!"Teriak Andre yang memasuki rumah Adel.
Adel yang sedang di berada di dapur langsung bergegas keluar menemui Andre sebelum pria itu mengamuk.
"Kenapa kak?"tanya Adel dengan nafas yang ngos-ngosan.
"KENAPA LO BILANG? LO PIKIR GUA GAK TAU HA? LO PERGI KE RUMAH AUREL KAN? NGAPAIN LO KESANA? HA? LO NGADU KAN SAMA MEREKA? IYA KAN? JAWAB GUE!!"bentak Andre penuh emosi.
"nggak kak , gue cuma jenguk Aurel , dan habis itu gua langsung pulang."elak Adel.
"Alahh , gak usah ngeles deh Lo! Lo pikir gua bego! Lo gak takut sama ancaman gua? atau lo mau gua lakuin itu sekarang?"tanya Andre
"Gue gak ngeles , yang gua bilang itu semuanya bener kak , gua cuma jenguk Aurel doang"bantah Adel.
"Gua gak peduli!! Lo gak bisa bohongin gua anjing! mana ibu Lo? MANA?!!"tanya Andre dengan disertai bentakannya.
"I-ibu gak ada dirumah kak"jawab Adel gugup.
Andre memicingkan matanya curiga , tanpa bertanya lagi Andre langsung ke kamar Ivo.
Melihat Andre kekamar ibunya , Adel Langsung berlari mengikuti Andre.Ia takut Andre akan nekat melukai ibunya.
Sesampai di kamar Ivo , Andre langsung mengeluarkan pisau dari dalam jaketnya dan mengarahkannya pada leher Ivo yang tengah tertidur.
Adel yang baru masuk langsung terkejut melihat apa yang di lakukan Andre pada ibunya.
"Kak jangan kak , aku mohon jangan sakitin bunda"ucap Adel dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Gua gak peduli!! Lo langgar semua larangan dari gue!! dan ini hukuman buat Lo!"
"Jangan ibu kak hikssss... ka-kak bunuh aku aja , jangan ibu , aku mohon kak hikssss... hikss.."
__ADS_1
"Gak! wanita tua ini harus mati karena anaknya sendiri!! karena Lo!! ini semua karena Lo membangkang!!"
Ivo yang merasakan kulitnya bersentuhan dengan benda tajam dan mendengarkan suara tangisan putrinya langsung terbangun dari tidurnya.
"Sayang...."
"Bunda , maafin Adel Bun hikss... hikssss.."
"Kamu gak perlu minta maaf , ini bukan salah kamu sayang dan kamu Andre jika dengan membunuh Bunda bisa bikin kamu tenang , lakukanlah nak , bunda tidak marah"
"Drama!! Kalian berdua gak ada gunanya hidup di dunia ini! , Kalian cuma sampah yang numpang tinggal dirumah gue!!"ucap Andre.
"Benar , kamu benar kami hanya sampah yang menumpang hidup dengan mu dan juga ayah mu"ucap Ivo membenarkan.
"Bagus kalau kalian sadar! Sampah seperti kalian harus secepatnya di musnahkan dari dunia ini"ucap Andre Sembari menarik pelatuk pistolnya.
DOR!!!
DOR!!!
Suara tembakan berbunyi Sani keras di kamar itu , bahkan Adel menutup matanya karena tidak sanggup melihat kematian Bundanya di depan matanya sendiri.
"Adel...."
Tapi tunggu , jika ibunya tertembak jadi siapa yang memanggilnya? Perlahan Adel membuka matanya sontak saja ia terkejut melihat Andre yang sudah terlentang tak berdaya karena tembakan di kaki dan juga tangannya.
"Sepertinya aku belum terlambat"ucap seseorang yang baru saja memasuki kamar tersebut.
Naf yang mendapatkan kabar jika Andre telah menemui adiknya langsung bergegas ke rumah Adel tanpa menghiraukan meetingnya yang sedang berlangsung. Ini kabar yang sangat ia nanti-nantikan . Ia sudah tidak sabar untuk menghabiskan pria bajingan itu.
"Brengsek!!" berani banget lo nembak gue!"ucap Andre dengan emosi.
"Seharusnya kau senang , karena aku tidak langsung menembak tepat di jantung mu bajingan!!"ucap Naf dengan tatapan menusuk Kepada Andre.
"Kurang ajar!!" Dasar bedebah!! gua akan bunuh lo!!
"Sebelum kau membunuhku , kau dulu yang akan mati di tanganku!! Cepat bawa bajingan ini ketempat biasa"ucap Naf pada anak buahnya.
"Baik tuan"ucap mereka serentak sembari menarik Andre dengan kasar keluar dari sana.
"LEPASIN GUE!! LEPAS!!!!"teriak Andre tapi tidka dihiraukan mereka semua.
"Terimakasih tuan , kalau tuan tidak datang aku dan anakku pasti sudah tidak ada di dunia ini lagi"ucap Ivo.
"Tidak perlu sungkan , ini semua kulakukan karena keberanian anakmu yang sudah berkata jujur tetang masalah yang menimpa gadisku."
"Maafkan putriku yang selama ini meneror Aurel bahkan sempat melukainya"ucap Ivo.
Apa kalian ingat Aurel yang di serang di toilet oleh seorang perempuan? dan Adel lah pelakunya. Itu semua paksaan dari Andre. jika ia tidak melakukan nyawa Ivo jadi taruhannya.
Dan juga seseorang yang menyuntikkan racun ke Aurel ketika ia dirawat di rumah sakit itu juga Adel pelakunya.
__ADS_1
Andre semakin menjadi-jadi ketika mendengar musuh Brata juga mengintai nyawa Aurel.
Tapi kini sudah berakhir , dan Andre akan mendapatkan balasan setimpal atas perbuatannya.
Setelah pergi dari kediaman Adel , Naf langsung bergegas ketempat biasa ia melakukan penyiksaan pada musuhnya.
"Selamat datang tuan"ucap anak buahnya yang menjaga ruangan tersebut.
Tanpa menjawab Naf langsung memasuki ruangan tersebut , dapat ia lihat Andre dalam keadaan mengenaskan terikat pada tiang yang berduri dan di lumuri dengan minyak panas.
"Tempat ini sangat cocok untuk bajingan sepertimu!"ucap Naf.
"Sialan Lo!! lepasin gue!!"
"Akan saya lepaskan saat kau sudah tidak bernyawa lagi"
"brengsek!! , ingat Lo cuma dapat bekas gua!! Hahahaha , Aurel Sangat senang berada di bawah gue!!"
"Diam!! jaga ucapan mu!! , gadisku tidak bisa kau samakan dengan barang bekas!!" Bentak Naf.
"Hahaha , andai Waktu itu gua bisa memasuki Aurel gua yakin Aurel benar-benar menjadi barang bekas!!"
"Tutup mulutmu bajingan!! , kalian berdua cepat masukan dua Anjing yang sudah aku siapkan tadi"titah Naf pada anak buahnya.
guk guk guk masuklah dua anjing yang berukuran sangat besar kedalam tempat Andre di sekap.
"Nikmati saja , ini hukuman yang sangat pantas untukmu."ucap Naf lalu pergi dari sana karena ia ingin cepat-cepat menemui gadisnya.
"TIDAK!!! HENTIKAN!!! LEPAS!!"terdengar teriakan sangat keras dari Andre yang mendapat serangan brutal dari kedua anjing yang berukuran besar tersebut.
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
...Gimana? kurang wow ya penyiksaannya? aku harap kalian suka hihihi , jangan lupa tinggalin jejak kalian ya. Sampai berjumpa dua hari lagi teman-teman 😘🤗...
__ADS_1
...Udah mulai ngetik , ga sabar buat up hihihihi🙃...