
Malam ini semua anggota keluarga Nelson sedang berkumpul di ruang keluarga. Mereka semua Sedang menunggu kedatangan keluarga Bram karena mulai hari ini mereka semua akan menetap di kediaman Brata.
"Mami , ayah sama bunda kok belum sampe juga?"tanya Aurel yang sudah tidak sabar.
"Bentar lagi sayang , 15 menit mereka sampe kok"jawab Ceysa.
Untuk Masalah di sekolah tadi mereka sengaja tidak membahas lagi , tapi tetap saja mereka akan mencari tau siapa pelakunya.
Ting nong Ting nong...
"Tu kayaknya ayah udah datang deh mi"ujar Aurel.
"Biar Abas aja yang buka mi"ujar Abas sembari berjalan ke pintu.
Sesampai di depan Abas langsung membuka pintu rumah.
"Malam anak bunda"ucap Ratih sembari mencium pipi Abas.
"Malam juga bundaku sayangg"balas Abas.
"Adek mana bas?"tanya Rei.
"Lu ya dateng-dateng malah nanyain Adek , kan gua yang bukain pintu"jawab Abas dengan wajah masam.
"yaudah kita masuk dulu , gak enak di liatin orang"ujar Bram sembari masuk kedalam dan diikuti yang lainnya.
Sesampai di ruang keluarga terlihat semua orang telah menunggu kedatangan Mereka.
Aurel yang sedang di jahili oleh Altez pun langsung berlari ke arah Bram setelah mendengar bunyi langkah kaki yang mendekat kearahnya.
"AYAHHHHHH"teriak Aurel sembari berlari menuju Bram.
"Jangan teriak-teriak sayang nanti tenggorokan Adek sakit"ujar Bram sembari memeluk tubuh kecil putrinya.
"Kok kalian lama banget datangnya , katanya cuma sebentar ngurusin surat-surat pindahnya tapi kok lama banget baru kesini"ucap Aurel dengan wajah cemberutnya.
"Maaf ya , ayah udah bikin Adek nungguin terlalu lama"ujar Brata.
"Gak papa kok , yang penting sekarang ayah tinggal disini"ujar Aurel.
__ADS_1
"Hmm , yang di peluk cuma ayah aja nih , kita bertiga nggak? kita pulang aja deh Bun kayaknya Adek gak kangen kita"ucap Rei dengan wajah di buat-buat sedih.
Aurel yang mendengar perkataan tersebut langsung melepaskan pelukan ayahnya dan Langsung menghampiri Rei.
"Adek juga kangen Abang kok , Abang jangan pergi lagi"ujar Aurel dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"udah-udah jangan nangis Abang gak pergi kok , Abang cuma bercanda tadi"ucap Rei sembari membalas pelukan Aurel.
"Sini sayang bunda kangen banget sama kamu"panggil Ratih.
Aurel langsung memeluk Ratih dengan erat begitu juga Ratih ia sangat merindukan Putri kecilnya.
"Jangan berdiri saja , ayok duduk"ucap Ceysa.
"Adek duduk sama Abang aja"pinta Altez.
"Adek duduk sama gue!"ujar Rei.
"jangan ada Lo gue kalau ngobrol dalam keluarga!! udah berapa kali ayah bilang"ujar Bram.
"Maaf ayah"ucap merek serentak.
Aurel yang tidak mengerti pun hanya diam saja memperhatikan wajah kedua Abangnya yang terlihat kesal.
Dengan segera Aurel mendudukkan dirinya di atas pangkuan El.
"Nanti Abang Rei sekolah di tempat Adek kan bang?"tanya Aurel.
"Iya , Abang sekolah bareng Adek"jawab Rei.
"Oh ya sayang , bunda ada oleh-oleh buat kamu"ujar Ratih yang sekarang duduk tepat di samping El.
"oleh-oleh? mana Bun?"tanya Aurel penasaran.
Ratih mengeluarkan kotak kecil seperti kotak perhiasan lalu membukanya. dan benar saja isinya adalah sebuah cincin dengan Berlian di atasnya dan ada ukiran nama Aurel di dalamnya.
"Wahh cincinnya Bagus"ucap Aurel dengan riang.
"Adek Suka gak?"tanya Ratih.
__ADS_1
"Suka , Adek suka bunda"jawab Aurel sambil mengangguk-angguk kepalanya dengan semangat. Dan itu terlihat sangat menggemaskan untuk siapa saja yang melihatnya.
"Gemes banget sih dek"ujar Rei sambil menciumi seluruh wajah Aurel.
"Abang udah Adek geli"ucap Aurel di sela-sela tawanya.
"Udah El , putri bunda jadi merah gini mukanya"ujar Ratih sembari mengelus wajah Aurel.
"Bunda Adek mau pakai cincin nya"pinta Aurel.
"Bunda sampe lupa , sini sayang tangannya biar bunda yang pasangkan"ucap Ratih lalu memasangkan cincin tersebut di jari tengah Aurel.
"Mami bagus kan Cincin Adek?"tanya Aurel pada Ceysa.
"iya sayang, apapun yang anak mami pakai pasti Bagus"ujar Ceysa.
Aurel yang malu dirinya di puji begitu langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang El.
"Gemes , gemes , gemes banget"ucap El sembari memeluk erat tubuh Aurel.
Semuanya bercengkrama dengan bahagia sampai pukul 11 malam , karena sudah terlalu malam dan Aurel pun sudah tertidur dalam pelukan El mereka semua memutuskan untuk masuk ke kamar masing-masing.
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
masih ringan lah yaa:)
__ADS_1
lanjut besok atau sekarang?😌
jangan lupa like dan komentar nya readers ku tersayang.....