Possesive Brothers

Possesive Brothers
__59__


__ADS_3

...HAPPY READING...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


Hari ini Aurel kembali bersekolah seperti biasa , pagi ini ia berangkat bersama ketiga Abangnya karena Naf ada urusan mendadak dan Altez juga melarang Ardhan untuk menjemput adiknya.


Sesampai di sekolah Aurel langsung berlari menuju kelas dengan diikuti oleh kedua Abangnya.


"ADEK JANGAN LARI-LARI!!"teriak Altez tapi tidak di hiraukan oleh Aurel.


Aurel berdiri di depan kelas menuggu Al dan Abas terlebih dahulu sebelum memasuki kelasnya.


"jangan lari-larian lagi! kalau jatuh gimana?"ucap Abas setelah sampai di kelas adiknya.


"Hehehe , maaf ya bang"ucap Aurel dengan cengiranya.


"Yaudah Abang ke kelas dulu ya , kalau ada apa-apa cepat hubungi kita berdua dan ingat jangan kemana-mana sendirian"ucap altez


"Siap bos"balas Aurel


Sebelum pergi Al Abas dan Rei menciumi kedua pipi Aurel , dan tentu saja para murid lain iri melihatnya.


"Pagi Qila jelekkkk , Aurel kangen banget sama Qila"sapa Aurel.


"Pagi juga Aurel yang gak kalah jelek"balas Qila dengan wajah masam.


"Hehehe , Aurel becanda kok jangan marah-marah nanti Qila cepat tua"ucap Aurel dengan tampang polosnya.


"Iya-iya , Lo beneran udah sehat kan?"tanya Qila memastikan keadaan Aurel.


"Udah dong , buktinya Aurel udah di bolehin sekolah lagi"jawab Aurel.


"bener juga , oh ya nanti buat pelajaran yang ketinggalan Lo pinjam catatan gua aja"ucap Qila.


"Makasih ya Qila , oh iya Rafa mana Qil?"tanya Aurel.


"Rafa ada urusan keluarga , jadi dia izin hari ini sampai besok"jawab Qila.


"Kenapa Qila gak izin juga? Qila kan juga keluarga Rafa"ujar Aurel


"Kita kan sepupuan Rel , ini tuh urusan keluarga Rafa jadi gua gak ikut"balas Qila.


Aurel mengangguk kan kepalanya mengerti akan ucapan Qila.


"Kok Adel juga gak ada ya? atau Adel ada urusan keluarga juga?"batin Aurel.


Akhir obrolan mereka terputus karena guru yang mengajar hari ini sudah memasuki kelas.


...****...


Kini mereka semua sedang berada di kantin menikmati makanan masing-masing.


"Dek nanti pulangnya di Jemput sama bang Farez ya , soalnya Abang mau latihan futsal"ucap Altez.


"Bang Abas Sam bang Rei juga latihan?"tanya Aurel.


"Iya sayang , Abang sama yang lain ada latihan basket juga"balas Rei.


"Hm , yaudah nanti Adek pulang sama bang Farez aja"ucap Aurel.


"Nanti tunggu di gerbang aja ya, jangan kemana-mana"ucap Altez.


"Iya abang , tenang aja Adek gak bakal hilang kok"ucap Aurel percaya diri.


"Iya-iya Abang percaya".

__ADS_1


Setelah istirahat selesai mereka semua kembali ke kelas masing-masing.


...|| Skip pulang sekolah ||...


Aurel sedang bejalan ke gerbang bersama Qila , seperti yang di katakan oleh ketiga abangnya tadi Farez lah yang akan menjemputnya.


"Lo mau gua temenin sama bang Farez datang gak?"Tanya Qila.


"Gak usah deh , kamu pulang duluan aja bentar lagi bang Farez pasti sampe"jawab Qila.


"Yaudah , kalau gitu gua duluan ya Rel sampe jumpa besok anak kecil"ucap Qila.


"Ist , aku gak anak kecil ya"ucap Aurel sembari mengerucutkan bibirnya.


sedangkan Qila berjalan Sembari terbahak-bahak menuju mobilnya.


Sudah 15 menit menunggu , Farez belum juga menampakkan dirinya.Cuaca yang sekarang cukup panas membuat Aurel kehausan.


"Abang mana sih? kok lama banget mana panas lagi"Gumam Aurel.


Karena sudah tak tahan lagi , Aurel berjalan keluar gerbang membeli minum di salah satu mini market yang letaknya tidak terlalu jauh dari sekolah. Sesampai disana Aurel langsung membeli minuman dan beberapa buah cemilan yang bisa ia nikmati sebelum Farez datang.


"Totalnya 57.000 ya kak"ucap kasir tsb


Aurel mengeluarkan uang 100.000 dan memberikannya pada kasir itu. setelah menerima kembalian Aurel Langsung keluar dari mini market tersebut.


Saat berjalan menuju sekolah , Aurel tidak sengaja melihat seorang ibu-ibu yang akan di jambret oleh dua orang laki-laki.


"TOLONG... JAMBRET... TOLONG...."Teriak ibu itu sembari tetap menahan tasnya yang sedang di tarik oleh si penjambret itu.


"Tolongin gak ya? , tapi aku takut.. duh gimana nih"gumam Aurel


Sembari berpikir Aurel melihat sebuah kayu cukup besar Langsung ia ambil dan berjalan ke arah ibu tersebut. Tepatnya ia berada di belakang si penjambret.


Dengan perlahan tapi pasti Aurel langsung memukul tengkuk si penjambret dengan keras membuat si penjambret itu tersungkur kerena kesakitan.


"Dasar bocah sialan , mau jadi pahlawan kesiangan Lo!!"bentak salah satu dari mereka.


"Gak , Aurel bukan pahlawan Aurel cuma mau tolongin ibu itu"ucap Aurel.


"Ist , kok om kasar sih sama perempuan?"ucap Aurel sembari bangkit.


"Sebenernya Aurel gak mau kasar apalagi jadi orang jahat tapi om nantangin sih."ucap Aurel


Dengan cekatan Aurel langsung menghajar dua pria itu sampai babak belur.


bugh..


bugh...


bugh...


"Udah , udah ampun"ucap salah satu laki-laki itu .


"Yaudah , lagian Aurel udah capek. Buruan pergi dari sini sebelum Aurel berubah pikiran."ucap Aurel.


Setelah kepergian penjambret itu , Aurel langsung menghampiri ibu-ibu tadi


"Tante ga papa kan?"tanya Aurel.


"Saya gapapa kok , makasih ya nak"ucap ibu itu


"Sama-sama Tante , kalau gitu Aurel duluan ya"ucap Aurel.


Sebelum Aurel pergi ibu itu menahan pergelangan tangan Aurel.


"Hm , kenapa Tante?"tanya Aurel.


"Bibir kamu terluka nak , kerumah Tante dulu ya biar Tante obati lukanya"ucap ibu itu.


"Gak usah Tante , gak sakit kok"ucap Aurel.


"Gak ada penolakan"ucap ibu itu sembari menarik tangan Aurel menuju rumahnya.


"Yuk turun , kita udah sampai"ucap ibu itu.


Aurel turun dari mobil dan langsung di suruh duduk oleh ibu tadi.

__ADS_1


"Tante ambil P3K dulu ya , tunggu disini sebentar"ucap ibu itu.


Sesungguhnya Aurel sedang resah saat ini , pasti abang-abangnya sedang mencari dirinya. ingin mengabari tapi handphone nya lowbat.


"Sini sayang deketan"ucap ibu tadi.


"Iya Tante"ucap Aurel sembari menggeser badannya.


"Jangan panggil Tante sayang , panggil bunda Lina aja"ucap ibu itu.


"Iya bunda"balas Aurel.


Beberapa menit kemudian luka itu sudah selesai di obati. dan siempu juga sudah tertidur karena terlalu nyaman dan juga kelelahan.


Lina tersenyum melihat Aurel tertidur Dengan lelap , ia masih tidak menyangka gadis kecil inilah yang tadi melawan para penjambret yang tubuhnya dua kali lebih besar dari tubuh Aurel.


sedangkan di sekolah Farez dan yang lain sedang pusing mencari dimana keberadaan Aurel.


"Kenapa kalian tidak menemaninya sebelum aku datang? "tanya Farez pada ketiga adiknya.


"Maaf bang , latihan basket dan futsal hari ini di percepat."jawab Altez mewakili adik-adiknya.


"Sudahlah!! Dan kaliann!! Untuk apa kalian ku gaji tapi tidak bisa menjaga adikku Haa?"bentak Farez kepada para bodyguardnya.


"Sudahlah bang , marah-marah tidak ada bisa menemukan Aurel dengan cepat"ucap Ardhan.


"Bang , coba minta bantuan Naf bukankah ia meletakkan pelacak pada kalung Aurel?"ucap Abas.


"Kau benar! aku harus minta batuan pria tua itu"ucap Farez.


Dengan segera Farez menghubungi Naf dengan ponselnya.


"Halo kakak ipar , tumben sekali kau menelpon ku"ucap Naf di seberang sana.


"Tidak perlu banyak tanya , cepat lacak dimana keberadaan adikku Sekarang!"ucap Farez to the poin.


"Gadisku hilang? bagaimana bisa?"tanya Naf.


"Berhentilah bertanya!! cepat kau lacak sekarang."ucap Farez.


"ck.. kau tidak sabaran sekali , sepertinya gadisku memang lebih aman bersama ku , lihatlah semenjak tinggal bersama kalian gadisku selalu saja Hiang"ucap Naf.


"Cepat temukan , dan kiriman alamatnya kepada ku"ucap Farez lalu memutuskan panggilan tersebut.


Sedangkan Naf menggeram marah karena ketidak sopanan calon iparnya itu.


Beberapa menit mencari akhirnya Naf menemukan kebebasan gadisnya , tempatnya seperti di perumahan elit. Dengan segera ia langsung mengiri alamat tersebut pada Farez.


Kali ini ia tidak bisa ikut campur karena pekerjaannya sangat menumpuk tapi ia tetap memantau keadaan Aurel dari jauh.


Farez menerima pesan dari Naf yang merupakan tempat keberadaan Aurel sekarang.


"Aku seperti mengenal alamat ini"ucap Farez.


"Benarkah? coba ku lihat bang"ucap Abas sembari merebut ponsel Farez.


"Ini kan alamat.....


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...alamat siapa ya?๐Ÿ™ƒ๐Ÿ™ƒ Lanjut gak nih??????...


...jangan lupa tinggalin jejak kalian yaa:*...

__ADS_1


__ADS_2