Possesive Brothers

Possesive Brothers
__88__


__ADS_3

...HAPPY READING...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


Pagi ini Naf di buat kesal oleh Max , Andre yang kemaren sudah di ketahui keberadaannya mendadak tadi pagi Max kehilangan pria tersebut. Pekerjaan yang menumpuk di tambah kabar buruk dari Max membuat Naf emosi. Bisa di lihat ruang kerjanya sudah hancur akibat ulahnya sendiri.


"maaf tuan, saya akan mencari tau secepatnya" ujar max sembari menunduk


"ahhh, sial, saya gamau tau cepat temukan dia, atau kamu yang saya habisi" jawab Naf sambil melempar vas bunga di depan nya


...***...


Aurel hari ini mulai disibukkan dengan kegiatan homeschooling nya, dan juga ia siang ini setelah belajar akan mulai untuk kemoterapi pertama nya, sehingga Ceysa saat ini lebih memperhatikan makanan yang akan dimakan oleh aurel supaya nutrisi yang dibutuhkan Aurel terpenuhi untuk meminimalkan Aurel agar tidak drop lagi, setelah selesai sarapan Aurel segera bergegas membawa perlengkapan belajar nya ke taman belakang mansion, disana ada beberapa gazebo untuk bersantai saat ingin berenang,,,


"mi, Adek belajar nya di taman belakang aja ya mi, mau cari udara seger ya mi, boleh ya?" pinta Aurel pada Ceysa


"boleh sayang, nanti biar mami bilang sama maid buat membawa perlengkapan belajar kamu belakang ya" ujar Ceysa yang masih sibuk menyiapkan obat-obatan Aurel


"Gausah mi, biar Adek aja, gapapa ko" balas Aurel cepat


"berat sayang" ujar Ceysa sambil memberikan obat pada Aurel


"udah mi, engga usah, obat nya udah semua mi?" tanya Aurel sambil melihat obat yang diberikan Ceysa


"udah sayang, diminum ya" balas Ceysa sambil membereskan obat-obatan Aurel


"udah mi, Adek ke atas dulu bentar ya" jawab Aurel sembari naik ke kamarnya


"nanti kalau guru nya sudah datang mami suruh langsung ke belakang ya sayang" balas Ceysa setengah berteriak


sementara itu disekolah, ardhan sibuk menanyakan keberadaan Aurel kepada Aqila,,,


"Aurel mana Qil?" tanya ardhan yang sudah duduk di bangku Aurel


"dirumah nya lah" balas Aqila cepat seakan tidak mau diganggu saat bertarung dengan waktu untuk membuat pr nya di pagi ini


" maksud gua kenapa dia ga masuk Aqila?" balas Ardhan


"sakit Dhan, ya Lo hubungi dia lah, dah ah gua sibuk jangan ganggu" ujar Aqila cepat sembari memperhatikan pr yang akan di buat


"yaudah gua cabut dulu, thanks" balas Ardhan sambil berdiri dan keluar kelas Aurel

__ADS_1


"hmm" balas Aqila cepat


akhirnya rasa penasaran ardhan akan keberadaan aurel belum sepenuhnya terjawab, ia segera menuju kelas nya dan mencari keberadaan Abas,,,,


" bas, Aurel sakit?" tanya Ardhan menghampiri Abas


"iya" jawab Abas sambil sibuk memainkan handphone nya


"ko Lo ga ngasih tau gua si?" balas Ardhan kesal


"eh curut emang Lo siapa nya Aurel yang perlu dikasih tau kabar Aurel per 24 jam" balas Rian cepat


"Au Lo sibuk aja pagi-pagi" timpa Raka


" dia sakit dhan, dan sepertinya sampai ia sembuh ia belum bisa sekolah, karena dia akan menjalani homeschooling dan juga sederetan pengobatan di rumah sakit" balas Abas cepat menjelaskan pada ardhan untuk mengurangi rasa penasaran nya


"emang sakit apa si bas Adek Lo? " tanya rian


"leukimia" jawab Abas


"****, nanti pas pulang sekolah gua ikut Lo ya, gua mau jenguk Aurel" balas Ardhan cepat


"terserah ae, " balas Abas


drrttttt drrttttt drrttttt ponsel Farez berbunyi


"halo kenapa Naf ?" Farez bingung tiba-tiba ia dikagetkan dengan telfon dari Naf


"sial, saya kehilangan Andre, max tiba-tiba datang mengabarkan ia kehilangan jejak Andre" balas Naf cepat


"serius? sekarang ga bisa dilacak sama sekali? " Farez kembali bertanya


"yasudah saya juga akan bantu melacak keberadaan bajingan sialan itu, kabari saya kalau ada informasi terbaru" balas Farez


"baik, segera saya kabari, terimakasih" balas Naf


"saya yang harus nya berterima kasih" lalu terputus lah sambungan ponsel tersebut


*mansion keluarga Nelson*


"baik, cukup sekian pelajaran kita hari ini apakah ada yang ingin kamu tanyakan?" tanya Yoona guru homeschooling nya Aurel


"seperti nya gaada miss" balas Aurel sambil membereskan buku-bukunya


"oke, kalau begitu saya permisi ya, sampai bertemu besok Aurel " balas Yoona sambil merapikan kembali perlengkapan mengajarnya


"diminum dulu Miss sama Snack nya dimakan juga" balas Aurel sambil memberikan nampan yang berisikan Snack dan minuman buat Yoona


"loh udah selesai belajar nya sayang" tanya Ceysa yang baru saja menemui anaknya itu


" udah mi, mi Adek ke taman sebentar ya nyari udara segar, boleh kan mi? " tanya Aurel pada Ceysa


"sebentar saja ya sayang, sore nanti kamu mau ke rumah sakit kan, istirahat dulu" balas Ceysa


"oke mi" lalu Aurel berjalan menuju taman di perumahan nya tersebut

__ADS_1


Aurel pun berjalan menuju taman untuk merefresh kan kembali otaknya setelah belajar cukup lama, sebelum ia nanti berjuang di rumah sakit,,,


"Hallo sayang sudah lama tidak berjumpa" tiba-tiba ada seorang laki-laki yang duduk di samping nya


"kaaa-kamu ngapain kesini?" tanya Aurel panik sambil berdiri dari duduknya


"Gausah kaget gitu sayang, duduk sini" kata laki-laki tersebut sambil menepuk pelan kursi disebelah nya


"engga-gaaa sana pergi" jawab Aurel keras


"eits santai sayang, jangan kaku gitu dong" balas nya lagi


tiba-tiba laki-laki tersebut memegang tangan Aurel dan mendudukkan aurel dipangkuan nya,,,


dengan sigap Aurel langsung menginjak kaki nya lalu menendang ******** laki-laki tersebut,,


"wahh udah berani ya kamu sekarang, udah jago ya" tanya laki-laki itu mulai kesal


"jangan ganggu saya lagi, saya tidak ada urusan dengan kamu" jawab Aurel sembari meninju pipi kiri laki-laki tersebut dan menendang tulang keringnya hingga ia terjatuh


tiba-tiba Aurel merasa dunia seperti berputar namun ia cepat kembali tersadar sebelum pria tersebut memukul nya,,


"sana pergi, atau aku akan berteriak" ancam Aurel


"tidak segampang itu sayang, aku ingin kembali merasakan hangat nya pelukan mu, aku ingin kembali merasakan kau berteriak di bawah ku sayang" balas laki-laki itu sambil memeluk Aurel


Aurel pun dengan sigap kembali menyikut perut dan kepala nya dengan siku sehingga pria tersebut terjatuh ke tanah,,


"Aurel" teriak ardhan yang tiba-tiba datang saat mendengar bunyi seseorang terjatuh


"wah ada malaikat penyelamat datang" jawab laki-laki tersebut


"diam Lo anjing, Lo mau apa hah, bangsat!!!" sambil meninju rahang pria tersebut sampai ia berlari menghilang


Yap benar, laki-laki tersebut adalah Andreas, pelaku terror Aurel yang tiba-tiba menampakkan diri secara langsung di hadapan Aurel, entah apa niat nya untuk bertemu dengan Aurel, yang pasti ia ingin kembali membuat trauma baru untuk aurel,,,


"Ardhan aku pusing" balas Aurel lemah dan kemudian terjatuh dalam pelukan Ardhan.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......

__ADS_1


.......


...Nanti malam kita lanjut:) jangan lupa tinggalin jejak kalian yaa , peluk sayang untuk semuašŸ¤—...


__ADS_2