
Saat ini ruang tamu keluarga Rani dan Rian hening, mereka keluarga Maverick hanya melihat dengan lesu pemandangan di depannya.
Ya, Aline yang duduk di antara Rani dan Rian sedangkan Rey di sebelah Rian. Aline menatap takut-takut keluarga Maverick.
Farah yang melihat putrinya takut hanya tersenyum sendu.
" Aline"
Panggil Farah, dan Aline mendongak menatap wanita yang memanggilnya.
'Betapa cantiknya putriku' batin Farah.
" ini Mama... Mama kandung Aline" ucap Farah menatap penuh harap Aline agar mempercayai ucapannya. Sedangkan Aline menatap Farah dengan diam, Aline bingung. Melihat kebingungan Aline. Rani mengelus pelan punggung Aline.
" Aline anak tante Farah ya?" cicit Aline namun masih bisa di dengar Semua orang.
Farah hanya tersenyum sendu saat Aline mengatakan ' tante '. Ya walaupun begitu setidaknya Aline merespon ucapannya.
" Iya, Aline anak kandung papa Adam dan Mama Farah " ucap Farah.
" Papa A-dam?" cicit Aline menatap Farah.
" Papa Adam, papa kandung Aline " tunjuk Farah pada sang suami yang duduk di sebelahnya.
Adam menatap Aline, begitu juga Aline yang menatap Adam.
" Papa Adam" gumam Aline menatap wajah berumur Adam, walau begitu, wajah Adam masih terlihat tampan.
" Iya sayang, ini Papa, Papa Adam... Papa kandungnya Aline " suara lembut Adam untuk pertama kalinya semenjak bertemu Aline.
Aline masih tetap diam namun pikirannya berkelana ntah kemana. Aline bingung, mempercayai ucapan mereka atau tidak.
Melihat raut wajah Aline yang seolah ragu, Farah membuka tasnya dan mengeluarkan album foto masa kecil Aline.sengaja Farah membawa album foto Itu untuk membuat sang putri mempercayainya.
__ADS_1
" Aline... Mama juga bawa album foto Aline, disini Aline sangat imut sekali".
Mata coklat terang Aline menatap album foto yang diberikan Farah kepadanya. Walaupun ragu, Aline tetap mengambil dan membuka Album foto tersebut.
Betapa kagetnya Aline saat Ia menatap halaman pertama di mana foto tersebut menampilkan seorang wanita yang Aline tau sangat mirip dengan Farah namun wajahnya masih terlihat cukup muda sedang mengendong bayi mungil. Aline masih tidak mengetahui bayi tersebut siapa.
Aline terus membuka halaman Album tersebut dan terhenti saat sebuah foto menampilkan wajah bayi perempuan yang sangat mirip dengannya dan digendong di dekapan Farah dengan di sampingnya ada Adam dan kelima laki-laki yang 2 di antaranya sangat mirip dengan Daren dan Darel.
" Wah... Bunda ini ada Aline disini" ucap Aline riang menunjukkan poto tersebut pada Rani. Rani mengelus kepala rambut Aline, Putri yang sangat disayanginya Itu.
" Itu memang Aline, semua foto bayi yang ada di album ini itu adalah foto Aline saat Aline masih bayi, sayang " ucap Rani sendu.
" Iya ini Aline, wajahnya mirip sama foto di Album Bunda" ucap Aline riang menatap rentetan foto di album tersebut. Senyuman Aline mendadak redup dan kembali menatap Farah.
" Jika Aline Putrinya Mama Farah... tapi Kenapa kalian buang Aline? " lirih Aline, Farah cukup senang saat sang Putri yang amat dirindukannya mengucapkan Mama. Namun perkataan Aline yang mengatakan kalau mereka membuang Aline sangat menyakitkan.
" Aline, Mama dan Papa tidak buang Aline, malahan Mama dan Papa sangat sayang sekali sama Aline... Putrinya Mama" ucap Farah lembut menahan tangis.
Dan mereka semua mendengar dengan seksama cerita yang diucapkan Farah, jika Aline di culik. Awalnya Aline tidak percaya dan saat Adam memberikan hasil Tes DNA, betapa terkejutnya Aline jika Ia merupakan anak kandung keluarga Maverick. Aline menatap keluarga Maverick sendu.
" Hiks..Hiks.. Jadi Mama Papanya Aline itu keluarga Maverick?" tanya Aline di sela-sela tangisnya.
Farah dan Adam pun serentak mengangguk, Farah menangis.
Aline berdiri dan menghampiri Farah dan... GREB
Aline memeluk Farah, betapa bahagianya Farah memeluk putrinya yang selama ini Ia nantikan kehadirannya. Farah memeluk erat Aline seraya menciumi pipi Aline.
" Iya ini Mama, Mama kandung Aline...Mama rindu sekali dengan sayangnya Mama ini" isak Farah memeluk erat Aline. Oh Tuhan betapa nyaman dan bahagianya Farah memeluk sang putri.
Semua orang yang menatap Ibu dan Anak itu berpelukan tersenyum bahagia ya walaupun di hati mereka tercokol kesedihan seperti keluarga Rani. Sedangkan Rey menatap itu dengan wajah datar namun hatinya sangat sedih... Sangat sedih sekali
Biarlah, Aline sudah menemukan kehidupan bahagianya sendiri bersama dengan keluarga kandungnya.
__ADS_1
Aline melepaskan pelukannya dan menatap Adam.
" Ini Papa" ucap Adam sembari merentangkan tangannya ingin dipeluk juga dan... GREB
Aline memeluk Adam, dan Adam pun memeluk erat sang putri yang sangat amat ia rindukan.
" Papa rindu dan sayang Aline, Putrinya Papa" bisik Adam mencium kening Aline.
Ingin rasanya Adam menghentikan waktu agar selalu memeluk erat sang Putri tercinta.
Aline melepaskan pelukannya dan menatap 2 pria tampan yang Aline ketahui bahwa kedua orang ini adalah kakak-kakaknya.
" Kami ini kakaknya Aline " ucap Daren seraya menunjuk Darel.
" Kakak?" gumam Aline, Ia kembali menatap Rey yang juga menatapnya.
Mendapati Aline menatapnya, Rey mencoba tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Melihat itu, Aline tersenyum dan kembali menatap Darel dan Daren dan Aline pun memeluk keduanya.
Oh Tuhan, betapa bahagianya Darel dan Daren dipeluk oleh Adik yang selama ini mereka rindukan.
Aline melepaskan pelukannya. Darel dan Daren merasa kehilangan Namun mencoba tersenyum.
'Masih banyak waktu Ren, Sabarlah' batin Daren.
Farah dan Adam menatap Aline.
" Jadi Aline, kita pulang ke rumah Maverick ya" bukan pertanyaan melainkan pernyataan yang membuat Aline bingung Sedangkan keluarga Rani Shock.
TIDAK
TERIMA KASIH YA BUAT YANG UDAH VOTE DAN KOMEN.
JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YA😇
__ADS_1
MAAF JIKA CERITA INI SEMAKIN MEMBOSANKAN DAN RECEH😅
MAAF JUGA JIKA ADA TYPO🙏