Possesive Brothers

Possesive Brothers
__105__


__ADS_3

...HAPPY READING...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


Di kediaman Nelson pagi ini terjadi kericuhan yang di sebabkan oleh Aurel. Gadis cantik itu terbangun pagi sekali karena semua orang belum bangun ia berinisiatif untuk mengejutkan semua orang dengan membuatkan mereka makanan untuk sarapan.


Dan benar saja , semua orang lantas terkejut karena keteledoranya yang menyebabkan dapur hampir saja terbakar dan juga tangannya terkena minyak panas.


"Kan Mami pernah bilang Adek gak usah masak apapun buat kita , itu semua udah tugasnya maid"omel Ceysa sembari mengoleskan obat pada tangan Aurel.


"Maaf Mami.. Adek cuma bosan gak tau mau ngapain lagi"ucap Aurel.


"Kami bisa bangunin Mami atau keluarga yang lain , atau kamu bisa lanjut tidur lagi"balas Ceysa.


"Papi... coba liat Mami ngomel-ngomel terus dari tadi"adu Aurel pada Brata yang sedari tadi sudah Jengah mendengarkan Omelan Ceysa.


"Sudahlah sayang... kamu jangan marah-marah terus kasian putriku"ucap Brata sembari membawa Aurel ke dalam pelukannya.


"Aku hanya tidak ingin melihatnya terluka sayang.. , Aurel.. ingat! jangan ulangi lagi."ucap Ceysa dengan wajah yang ia buat-buat garang sembari melototi Aurel.


"Papi lihat , mata Mami mau keluar"adu Aurel lagi.

__ADS_1


"Anak nakal.. Kamu ingin Mami gelitik?"ancam Ceysa.


Mendengar ucapan Ceysa , Aurel langsung berlari dan melompat ke gendongan Farez. Farez yang tadi terkekeh melihat tingkah adiknya lantas terkejut mendapati serangan mendadak tersebut untung saja ia bisa menyeimbangkan badannya kalau tidak ia dan Aurel sudah pasti terjatuh.


"Astaga! kamu membuat Abang terkejut sayang"ucap Farez sembari mengeratkan pegangannya pada tubuh Aurel.


"Maaf Abang , ayo kita pergi sekarang Mami sebentar lagi akan mengamuk"ucap Aurel yang panik karena Ceysa menghampirinya.


"Ayo... Mami kalau mengamuk ganas sekali kita harus pergi dari sini"ucap Farez sembari membawa Adiknya ke kamar menghindari Ceysa yang sedang pura-pura mengamuk.


"Hey!! kalian berdua berhenti!!"pekik Ceysa tapi di hiraukan oleh Aurel dan Farez , Farez malah berlari ke arah lift tanpa menghiraukan Ceysa.


Sedangkan yang lain terkekeh geli melihat drama anak dan ibu tersebut. Sungguh hiburan di pagi hari.


"Papi sama Mami berangkat dulu ya , jangan nakal , kalau mau pergi harus sama bodyguard dan-"


"Dan jangan sentuh apapun yang ada di dapur"potong Aurel yang sedari sudah lelah mendengar petuah dari semua Keluarganya.


"Sudahlah kak ,ayo kita berangkat"ajak Bram.


Hari ini memang di adakan pertemuan penting mengharuskan Bram dan Brata untuk ke kantor bersama serta membawa para istri.


"Istttt.... iya-iya"balas Aurel sembari mengerucutkan bibirnya.


"Adek beneran gak boleh ikut sekolah kayak Abang lagi ya Pi?"tanya Aurel dengan sendu.


"Kamu dirumah aja ya , homeschooling itu enak kok belajarnya juga bentar"jawab Brata Sembari mengelus rambut Aurel.


"Tapi Adek gak ada temen dirumah , kalau disekolah banyak temen terus ada kantin juga buat jajan"ujar Aurel.


"Adek mau ayah bikinin Kantin di halaman belakang gak?"tanya Bram.


"Ist ayah.. buat apa bikin kantin yang jajan cuma Adek doang"ucap Aurel cemberut.


"Udah dong masa pagi-pagi udah sedih aja , mami jadi Meles pergi jadinya"ucap Ceysa.


"Maaf mami"ucap Aurel sembari menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Yasudah , jangan sedih-sedih lagi ya . Nanti kalau Mami pulang cepat mami ajak Adek main ke pantai"bujuk Ceysa.


"Pantai? beneran ya mi"jawab Aurel dengan mata penuh binar.


"Iya sayang ,, tapi Adek janji gak boleh sedih-sedih lagi"titah Ceysa.


"Iya.. Adek janji"balas Aurel dengan senyuman manisnya.


"Abang juga berangkat ya ,pulang sekolah nanti Abang ajak sahabat kamu buat main kesini"ucap Altez.


"oke Abang , hati-hati di jalan semuanya"ucap Aurel sembari mencium satu persatu keluarganya dan di balas oleh masing-masing mereka.


jika kalian bertanya dimana El ia sudah berangkat pagi sekali karena ada panggilan mendadak dari rumah sakit.


Setelah semuanya keluarga pergi Aurel kini memilih duduk di ruang keluarga sembari menunggu guru yang mengajarnya datang.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......

__ADS_1


...Mau up semalam tapi ketiduran , mau up tadi pagi eh kelupaan πŸ™ƒ pinter banget ngelesnya....


...Selamat membaca semuanya , jangan lupa tinggalin jejak kalian yaaa , sayang kalian banyak-banyak πŸ˜˜πŸ€—...


__ADS_2