
Do fun at Dufan 😚
...Happy Reading Guys...
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
POV Aurel
whaaaaa, tempat nya bagus banget, aku belum pernah main kesini, banyak sekali wahana permainannya, kayaknya aku bakalan betah main disini seharian, aku harus sering-sering ajak mami sama papi dan abang-abang kesini nanti,,,,
"sayang, kamu disini sebentar ya, aku mau beli tiket masuk dulu okey?" pinta Naf pada Aurel
"Naf ninggalin Aurel disini? nanti Aurel ilang gimana?, Dufan nya gede, nanti Aurel nyasar Naf" rengek Aurel manja
"fine, ikut aku aja ya kita barengan ngantri tiket nya, soalnya rame sayang nanti kamu ga betah" ucap Naf
"Aurel betah kok Naf" balas Aurel dengan semangat
setelah menunggu antrian yang cukup melelahkan akhirnya Naf da Aurel pun masuk kedalam, Aurel sangat takjub melihat begitu banyak permainan yang menanti untuk di coba nya,,,
"baby kamu mau coba wahana yang mana dulu?" tanya Naf lembut
"hmm Aurel Gatau Naf" jawab Aurel yang terlihat sedang bingung
"yaudah kita cobain wahana yang santai dulu ya sayang, gimana kalau wahana poci-poci" tanya Naf
"yang mana Naf poci-poci nya" tanya Aurel sambil melirik semua wahana yang ada di depan nya
"itu sayang, yang kaya mangkok gitu" ujar Naf sambil mengarahkan telunjuk Aurel kearah wahana tersebut
"baiklah, kita coba itu ya Naf" pinta Aurel pada Naf
"dengan senang hati baby" ucap Naf sambil mengelus lembut rambut aurel
akhirnya mereka berdua masuk ke wahana tersebut tanpa perlu mengantri karena wahana tersebut tidak terlalu ramai peminatnya,,,,,
"abis ini kamu mau coba wahana apa sayang" tanya Naf
"kalau naik itu boleh ga?, kayaknya seru deh Naf orang-orang pada teriak gitu Naf" tanya Aurel sambil menunjuk wahana kora-kora
"baby, kamu yakin mau naik itu? wahana nya bikin perut mual" tanya Naf hati-hati
"tapi Aurel mau Naf" pinta Aurel manja
__ADS_1
" yaudah abis ini kita coba ya sayang" putus Naf karena ia tidak bisa menolak Aurel kalau sudah menampilkan wajah lucu nan menggemaskan nya itu
akhirnya mereka berdua pun memutuskan untuk mencoba wahana kora-kora tersebut,,,
"baby pegangan yang kuat yaa" ucap Naf cemas
"santai Naf Aurel pegangan ko" ujar Aurel yang sangat antusias
tak lama kemudian kora-kora pun melaju dengan pelan kemudian makin lama makin cepat dan diayun sangat cepat,,,
"whoaaaaa lebih cepat mas ini seru" ucap Aurel sambil berteriak
"baby kamu pegangan dong sayang nanti jatuh" teriak Naf yang muka nya mulai pucat
"ga papa Naf Aurel sukaaaaaaa" ucap Aurel sambil merapikan rambutnya yang terulur ke depan
"Aku takut Aurel" ucap Naf lemah
"apa Naf Aurel ga dengar" teriak Aurel sambil melihat Naf
"Aku takut sayang" ucap Naf pasrah
"Lohh Naf kenapa? ko pucat gitu muka nya" tanya Aurel
"ga papa saya bisa tahan" ucap Naf menggenggam tangan Aurel
kora-kora pun berhenti, dan akhirnya tibalah giliran Naf dan Aurel berjalan keluar, Aurel tampak sangat menikmati wahana kora-kora tersebut, tetapi berbanding terbalik dengan Naf yang dari awal tidak menikmati wahana ini muka nya tampak pucat pasi dan menahan mual, tetapi ia tidak mau merepotkan perempuan yang saat ini bersamanya , tetapi...
"Naf kamu kenapa pucat gitu?, Naf sakit?" tanya Aurel sambil memperhatikan wajah Naf
" aku gapapa sayang, ayo kita duduk dulu disini" ujar Naf sambil menunjuk sebuah bangku untuk istirahat
" Naf muntah" pekik Aurel sambil mengeluarkan tisu basah dan langsung membersihkan mulut Naf
"gapapa baby, its okay" ujar Naf sambil memegang tangan Aurel
"sebentar aku beli air minum dulu yaa" kata Aurel
"Gausah sayang, aku gapapa" ujar Naf lemah
" no, sebentar aku beli air minum dulu" sanggah Aurel
"jangan!!! nanti kamu hilang Aurel saya gamau ambil resiko" tegas Naf
" Naf Aurel itu udah gede, Aurel bisa baca juga kan, ini kan ada petunjuknya disini, jadi Naf istirahat aja dulu disini ya" putus aurel
akhirnya Aurel pun memutuskan untuk pergi membeli minuman karena ia pun merasa haus namun saat ia kembali menemui Naf , di bangku tersebut ia tidak menemukan Naf, Aurel pun panik kemana Naf pergi, Aurel pun akhirnya memutuskan untuk menelfon Naf tetapi tidak tersambung, Aurel pun panik,,,
"Naf kemana? apa Naf pingsan" ujar Aurel sembari melihat kiri dan kanan
Aurel pun kembali berkeliling ditengah kerumunan untuk mencari Naf, tetapi ia tidak menemukan keberadaan Naf, tanpa terasa ia berkeliling sudah sangat jauh, Aurel pun mulai panik karna ia tidak bisa menemukan Naf dan ia pun mulai ketakutan karna tidak tau arah untuk berbalik pulang, dan tiba-tiba ia menabrak seorang gadis kecil
*Brukkkk*
"huaaa sakit" ujar seorang gadis kecil yang terduduk
"ya ampun maaf sayang, aunty ga sengaja nabrak kamu, kamu gapapa sayang?" ujar Aurel sambil membantu gadis kecil itu berdiri
"sakit sekali aunty" ujar nya sambil berpegangan kepada Aurel
"sini aunty bantu sayang, nama kamu siapa cantik" tanya Aurel
__ADS_1
" nama aku Nayla" ujar gadis kecil itu
" halo Nayla nama aunty Aurel , kamu bisa manggil aku aunty Aurel" ujar Aurel sambil bersalaman dengan Nayla
" kaki nya masih sakit sayang" tanya Aurel sambil memeriksa kembali kaki Nayla
" udah gapapa ko aunty, maaf ya tadi aku juga jalan ga liat-liat" ujar Nayla merasa bersalah
"its okay sayang, gapapa, aunty juga minta maaf yaa sayang" ujar Aurel sambil menenangkan Nayla
sementara itu Naf mendapat telfon dari anak buah nya yang memberi tau Naf bahwa ada ancaman yang akan mengintai Naf saat ini dan tentu saja jika musuhnya tau ia sedang bersama Aurel , pasti Aurel dalam bahaya juga, makanya ia tidak mau mengambil resiko untuk membawa Aurel ke dalam pekerjaan nya ini, Naf pun memutuskan untuk membawa Aurel segera keluar dari Dufan dan membawa ia kembali ke mansion keluarga Nelson, tetapi sudah satu jam ia menunggu Aurel tak kunjung kembali, Naf pun makin cemas, ia pun berkeliling untuk mencari keberadaan Aurel,,,
*in another situation*
"loh, Aurel kamu disini" ujar Ardhan
"iya kok ardhan disini? Aurel lagi nyari Naf nih, dari tadi ga Nemu" ujar Aurel
" iya ini aku lagi nemenin Nayla pergi jalan-jalan ke Dufan" ujar Ardhan sambil memegang tangan Nayla
"iya aunty, kenalin ini om aku , aunty kenal ya sama om aku?" ujar Nayla polos
" kenal sayang, om ardhan kan teman sekolah aunty" ujar Aurel menjelaskan
disaat bersamaan langit yang semula cerah seketika berganti dengan awan hitam yang sangat gelap seakan menunggu waktu untuk menumpahkan air hujan untuk membasahi bumi,,,,
"Aurel hari sudah gelap sebentar lagi mau hujan, kamu balik sama aku dan Nayla aja ya?" ajak Ardhan
"gabisa Ardhan, tadi Aurel pergi sama Naf jadi Aurel balik harus sama Naf juga" balas Aurel
" tapi sebentar lagi mau hujan aunty, nanti aunty bisa sakit kalo hujan-hujanan, biar kita aja yang antar aunty pulang, Nayla masih mau main sama aku aunty please!" pinta Nayla sambil menggenggam tangan Aurel
namun belum selesai Aurel berbicara angin kencang pun datang disertai gerimis yang cukup membuat pakaian yang dikenakan basah sehingga mereka memilih tempat untuk berteduh.....
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
...author lagi rajin up nih, semoga kalian suka tungguin part selanjutnya yaaa...
...see u soon !!! ...
__ADS_1