Possesive Brothers

Possesive Brothers
__22__


__ADS_3

Hari ini adalah hari pertama Aurel bersekolah setelah dua bulan di rawat di rumah sakit. Lihat lah gadis cantik ini bahkan telah selesai menata dirinya Padahal sekarang masih jam 6 pagi.


Setelah selesai bercermin dan memastikan semua barangnya tidak ada yang ketinggalan Aurel langsung menuju ruang makan.


Sesampai disana ia hanya melihat para maid yang sedang menyiapkan makanan.


"Kok belum ada yang ke ruang makan sih? Aurel kepagian ya?"Monolog Aurel.


"Bibi , papi sama yang lain belum pada turun ya?" tanya Aurel pada salah satu maid tertua di mansionnya yaitu bi Sum.


"Belum non , mungkin sebentar lagi mereka turun"jawab bi Sum.


"Bibi kan udah Aurel bilang jangan panggil Aurel non panggil nama aja"ujar Aurel cemberut.


"Tapi non , nanti saya di marahi tuan"balas bi Sum.


"Gak ada yang bakal marahin bibi , nanti kalau bibi di marahin Aurel bakal balik marahin mereka"ucap Aurel.


"T-tapi"


"Ada apa ini? kenapa putri papi udah cemberut aja pagi-pagi?"tanya Brata yang baru saja turun dan memperhatikan putrinya yang cemberut mengobrol dengan bi Sum.


"Itu Pi , bi Sum tetap manggil Aurel non , kan Aurel gak suka kalau orang yang lebih tua panggil Aurel dengan sebutan non , Aurel jadi merasa gak sopan aja sama bibi. Aurel maunya panggil nama Aurel aja"ucapnya panjang lebar pada Brata.


Brata terkekeh mendengar penuturan dari putri kecilnya ini , kadang ia berpikir bagaimana bisa ia memiliki Putri sebaik Aurel.


"Bi Sum , kau dengar kan apa yang di katakan putriku. Jadi mulai hari ini panggil dia Aurel saja"ucap Brata.


"Baik tuan , permisi tuan dan Aurel saya akan melanjutkan pekerjaan yang tertunda tadi"ucap bi Sum lalu meninggalkan kedua orang tersebut di meja makan.


"Pi , kok yang lain lama banget sih?"tanya Aurel


"Bentar lagi juga turun, lagian kamu sih kepagian banget bangunnya"ucap Brata dengan sesekali mencium kening putrinya.


"Soalnya Aurel seneng banget , akhirnya Aurel bisa sekolah lagi"ucap Aurel dengan senyum manisnya.


"Anak siapa sih ini? gemes banget."ucap Brata sambil menoel-noel hidung putrinya.


"Anak mami dong"jawab Ceysa yang baru saja turun dengan ketiga Abang Aurel mengikutinya dari belakang.


"Ralat , anak kita mi. Bikinnya berdua masa cuma jadi anak kamu aja"ucap Brata.


"Hm , jadi papi sama mami bikin Aurelnya berdua ya? caranya gimana Pi? Aurel juga mau bikin nanti berdua sama temen Aurel"ujar Aurel dengan tampang polosnya.


uhukk


uhukkk


uhukkk.


Abas yang sedang minum pun tersedak mendengar ucapan Aurel yang terlalu polos.


Begitu juga kedua Abangnya yang lain juga ikut meringis mendengar perkataan Aurel.


Sedangkan Ceysa langsung memberi cubitan keras pada suaminya.


"Papi kok diam aja , jawab dong"ucap Aurel dengan sedikit memaksa.


"Maaf tuan dan nyonya , ini makanannya"ucap bi Sum yang baru datang dari dapur.

__ADS_1


"Yeee makan"ucap Aurel dengan semangat.


Semua yang berada di meja makan mengucapkan terimakasih pada bi Sum karna datang pada waktu yang tepat.


"Aurel mau makan apa?"tanya Ceysa.


"Mau nasi goreng aja mi , pake sosis juga ya mi"ucap Aurel


Ceysa langsung mengambil makanan yang di minta putrinya. Semua makan dengan tenang tidak ada yang berbicara satu pun , takut-takut jika Aurel kembali menanyakan hal tadi.


Selesai makan mereka semua berpamitan kepada Ceysa dan Brata dan langsung berangkat ke tempat yang ingin mereka tuju .


Farez ke kantor dan Altez Abas juga Aurel kesekolah. sedangkan Brata belum berangkat karena ia ingin membujuk Ceysa dulu yang ngambek karena ulahnya di meja makan tadi.


...^^^^^...


Sesampai di sekolahnya , Aurel langsung keluar dari mobil dan berlari menuju kelasnya.


"AUREL JANGAN LARI-LARIAN SAYANG"teriak Altez dari jauh.


Aurel yang tidak menghiraukan teriakan Abangnya tetap berlarian menuju kelasnya hingga....


Brukkkkk!!!


"Aduhh , kaki Aurel sakit banget"ujar Aurel dengan kedua mata yang sudah berkaca-kaca.


Yap , saat sedang berlari Aurel tidak tau jika tali sepatunya lepas dan langsung tersandung oleh kakinya sendiri.


Dari kejauhan Ardhan yang sedang berjalan di koridor sekolah melihat sosok yang beberapa hari ini ia rindukan terduduk di lantai dalam keadaan menangis.Langsung saja Ardhan berlari menuju gadis tersebut.


"Aurel kenapa nangis?tanya Ardhan lembut.


Aurel yang tadi menunduk langsung mengangkat kepalanya dan matanya langsung bertubrukan dengan Ardhan yang menatapnya khawatir.


"Sakit banget? bisa berdiri gak?"tanya Ardhan lagi.


Aurel menggelengkan kepalanya karena kakinya jika di gerakan terasa sangat sakit.


dengan segera Ardhan menggendong Aurel bridal style , Aurel terkejut dengan perlakuan Ardan dan langsung memeluk leher Ardan agar tidak jatuh.


Di sepanjang jalan menuju UKS banyak siswa-siswi yang menatap kearah Aurel iri karena ia di gendong oleh Ardhan yang notabennya pria dingin yang tak tersentuh oleh siapapun kecuali para sahabatnya.


Aurel yang malu di tatap seperti itu langsung menenggelamkan kepalanya di dada Ardan.


Sedangkan Ardhan berusaha menahan debaran jantungnya saat ini , karena baru kali ini ia berada sangat dekat bersama Aurel setelah sekian lama mengenal Aurel.


Sesampai di UKS Ardhan meletakkan Aurel di atas brankar dengan hati-hati , lalu mengambil air hangat dan sebuah handuk untuk mengompres kaki Aurel yang sudah terlihat membiru.


"Awww , kak ardhan pelan-pelan dong kaki Aurel sakit nih"ujar Aurel sambil mengerucutkan kan bibirnya.


"Ini juga pelan , tahan bentar ya"ucap Ardhan.


Brakkkkk!!!!


Pintu UKS di buka dengan kasar oleh Abas dan belakangnya juga terlihat Altez dan juga para sahabatnya.


"Kamu gak kenapa-napa kan sayang? ada yang sakit gak? atau kita ke dokter aja buat meriksa"ucap Abas panik.


"Ist Abang , Aurel cuma jatuh kenapa harus ke dokter segala sih? lagian cuma kaki Aurel yang sakit"ucap Aurel dengan wajah masam.

__ADS_1


"Kamu sih di bilangin jangan lari malah makin kencang larinya"ucap Altez.


"Baru juga masuk sekolah udah sakit aja kalau tau gini mending kamu dirumah aja"timpal Abas yang juga ikut memarahi Aurel.


"Hikss... hiksss ... Abang jahat!! kan Aurel lagi sakit kenapa malah di marahin hikss.. Aurel gak mau ngomong sama Abang lagi!"ucap Aurel lalu membalikkan badannya menghadap ke arah jendela.


"Lo sih , kenapa marahin Aurel ? liat tu dia jadi ngambek"ucap Abas pada Altez.


"Kok Lo jadi salahin gua? yang paling kenceng marahin Aurel kan Lo"balas Altez dengan delikan matanya.


"Kalian berdua mending keluar deh , biar gua yang jagain Aurel disini"ucap Ardhan yang sudah jengah melihat pertengkaran kakak beradik itu.


"Kenapa Lo yang jagain Aurel ? kan gua Abang nya"ucap Abas menolak.


"Abang berisik! keluar dari sini!! "pekik Aurel masih dengan menghadap ke arah jendela.


Mau tidak mau akhirnya Abas dan Altez memilih keluar dari pada Aurel tambah marah pada mereka.


"Lo pada ngapain masih disini?"tanya Ardhan pada Rian dan Raka.


"Ya nemenin dedek gemes gua lah"balas Rian.


"Keluar , langsung balik kelas!! biar gua yang jagain Aurel"ucap Ardhan dengan wajah datarnya.


"Bilang aja lu mau pdkt sama Aurel"ucap Rian.


"Kalau gua bilang keluar ya K E L U A R "ucap Ardhan dengan penuh tekanan pada setiap kalimatnya.


Raka dan Rian langsung berhamburan keluar dari UKS takut di amuk singa yang lagi bucin.


setelah Raka dan Rian pergi Kini tinggal ia dan Aurel dalam ruang tersebut.


Karena tidak melihat pergerakan dari Aurel , Ardha membalikan badan Aurel dengan perlahan untuk menghadap kearah nya.


"Pantesan diam , ternyata udah molor"ucap Ardhan pelan.


Pandangannya tak lepas dari Aurel , dari mata , hidung mancung , alis rapi , bibir yang pink tanpa memakai lipstik dan pipi chubby yang sedikit kemerahan. Semua terlihat pas di mata Ardhan.


"Gua rasa , gua bener-bener udah jatuh cinta sa Lo Rel dan gua gak akan biarin siapa pun buat nyentuh apalagi ngelukain Lo"batin Ardhan dengan mata yang terus menatap Aurel yang masih terlelap.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...Hi semua author kembali:)...

__ADS_1


...Menurut kalian ceritanya ngebosenin atau gak? kalau iya , izinkan author nge up agak lama biar bisa mikirin alur yang bagus(:...


...salam sayang buat semua readers ku......


__ADS_2