Possesive Brothers

Possesive Brothers
__65__


__ADS_3

...HAPPY READING...


...baca dulu part 64 ya seyeng......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


Setelah Puas mengobrol Aurel dan para Abang duduk di salah satu meja untuk menikmati hidangan yang ada.


"Abang boleh makan cake yang disana gak?"tanya Aurel pada El.


"Boleh , tapi dikit aja ya nanti kamu sakit gigi kalau kebanyakan makan yang manis-manis"ucap El.


"Iya bang , Adek kesana dulu ya"ucap Aurel.


"Hati-hati , dan cepat balik kesini"ucap Farez.


Dengan segera Aurel berjalan ketempat cakep itu tersusun rapi lalu meletakkan 2 buah di Piring yang di bawa. Setelah cukup ia kembali ketempat para Abangnya duduk.


"Abang mau?"tanya Aurel menawari kue tersebut pada semua Abangnya.


"Gak , buat Adek aja"ucap Farez mewakili yang lain.


Aurel memakan kue tersebut dengan tenang sampai kedua kue itu Habis.


"Adek ke toilet dulu ya bang "izin Aurel.


"Yuk Abang temenin,"ucap Abas.


"Gak usah , Adek sendiri aja"tolak Aurel.

__ADS_1


"Nanti kamu kenapa-napa sayang"ucap Farez.


"Adek cuma ke toilet bang , bukan pergi perang"balas Aurel.


"Yasudah , tapi tetap di kawal sama bodyguard"ucap El final.


"Yaudah deh , terserah Abang aja"ucap Aurel pasrah.


Dengan segera Aurel pergi ke toilet dengan di ikuti oleh beberapa bodyguard di belakangnya.


"Om tunggu di luar aja ya , adek bisa masuk sendiri kok"ucap Aurel


"Baik nona"balas bodyguard itu.


Setelah selesai dengan panggilan alamnya Aurel mencuci tangan di wastafel. sayup-sayup ia mendengar obrolan dari luar


"Lo udah liat anaknya perempuan keluarga Nelson belum?"


"Udah , yaampun gua gak habis pikir anak perempuannya biasa aja , kata Adek gua yang satu sekolahan sama tu anak pak Brata siapa sih namanya gua lupa."


"Aurel "


"Bener Aurel , si Aurel itu katanya kayak cewek jalang , sana sini nempel sama cowok"


"itu kan kayaknya , Lo belum tau aja aslinya kayak gimana"


"Kasian juga keluarga Nelson , anak perempuan satu-satunya Malah kayak jalang"


"Bener, kan dia ditemuin di panti , ya wajarlah pas dia tau dia orang kaya malah keluar aslinya kayak gimana."


"Bener, padahal semua keluarganya berkualitas tapi dia kayak gitu."


"Iya , kasian banget. gak pantes banget dia masuk keluarga Nelson."


Aurel menangis mendengar hinaan tentang dirinya itu , jadi sehina itu dirinya Dimata orang lain. Dengan segera Aurel menghapus air matanya dan berjalan keluar dari toilet. ia tidak menemukan dua wanita tadi mungkin mereka sudah kembali ke pesta.


Aurel sampai di tempat abangnya dengan wajah murung. Tentu saja mereka sedikit aneh akan hal itu.


"Adek kenapa? ada masalah?"tanya Farez.

__ADS_1


"Gak ada , Adek cuma ngantuk aja bang"ucap Aurel berbohong.


"Yaudah, kalau gitu kita duluan pulang aja"ucap Farez.


"Emang gapapa bang?"tanya Aurel.


"Gak papa kok , kita berdua aja dulu nanti yang lain nyusul pake mobil yang di bawa sama bodyguard"ucap Farez.


"Yaudah , kalian pulang aja nanti aku yang bilang sama papi"ucap El.


Dengan segera Farez dan Aurel berjalan keluar menuju mobil Mereka.


di perjalanan Aurel sudah terlelap , walaupun jawaban tadi sedikit mengganjal hati Farez tapi ia percaya mungkin Aurel memang ngantuk buktinya ia sudah tertidur sekarang.


Sampai dirumah Farez menggendong Aurel menuju kamarnya dan menidurkan Aurel Secara perlahan-lahan agar tidak terbangun. setelah mencium pipi adiknya , Farez kemudian keluar dari kamar itu.


Beberapa menit setelah Farez keluar , Naf mengendap-ngendap Masuk kedalam kamar Aurel.


Ia langsung merebahkan dirinya di samping Aurel lalu memeluk erat tubuh gadis itu.


Tanpa ia sadari Farez sudah memperhatikan dirinya dari tadi , ya sebenarnya sudah dari dulu Farez tau , tapi ia diam saja karena Naf masih menjaga batasannya.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......

__ADS_1


Double up.....


Jangan lupa tinggalin jejak ya , besok kita lanjut lagi:**


__ADS_2