
...HAPPY READING...
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
Hari ini adalah hari yang panjang bagi Aurel. ia hanya berguling-guling di tempat tidurnya , tidak boleh mengerjakan apapun dan yang paling penting tidak boleh keluar!.
Belum lagi Papinya menambahkan banyak bodyguard yang berjaga di sekitaran mansion. Membuat Aurel ingin kabur Saja rasanya.
Hingga menjelang sore hari suasana mansion masih sepi. Semua orang sibuk dengan aktivitas masing-masing. Farez Brata dan Bram disibukkan dengan urusan kantor yang sempat di tinggalkan waktu menemani Aurel di rumah sakit.
El tentu saja sibuk dengan kepadatan jadwal di rumah sakit. Altez ada jadwal latihan futsal hingga sore hari begitu juga dengan Abas sibuk dengan basketnya.
Hanya Ceysa dan Ratih yang menemaninya saat ini. Tapi tetap saja kedua wanita paruh baya itu tidak bisa menghibur dirinya pasti nanti ibu-ibu itu hanya mengajak ia bercerita tentang fashion dan itu sangat membosankan bagi Aurel.
berguling-guling , mondar mandir , duduk berdiri semua telah Aurel lakukan tetap saja rasa bosannya tidak berkurang sedikitpun. Dengan tekad yang kuat Aurel beranjak dari kamarnya. Mengendap-endap keluar dari kamar sembari melihat sekitar.
__ADS_1
Tanpa suara ketika membuka pintu, lalu menoleh memastikan tidak ada orang disekitarnya.
Sore ini sedikit mendung , dengan perlahan Aurel melangkahkan kaki menuju taman belakang , ia mendudukkan dirinya disalah satu gazebo yang ada disana. Tanpa ia sadari ada seseorang telah memperhatikan semua gerak geriknya dari tadi.
Naf sudah dalam perjalanan pulang ketika mendapati laporan dari Farez jika Aurel tertangkap kamera CCTV keluar dari kamarnya.
Yap! Naf telah menyambungkan CCTV yang ada padanya ke ponsel Farez dan Brata. bukannya Farez tidak mampu memasang CCTV lagi tapi ia dilarang oleh Naf cukup memakai CCTV yang ia pasang Saja. Karena Brata dan Farez masih ada kesibukan di kantor jadi ia menyuruh Naf untuk melihat keadaan Aurel.
"Siapa yang membolehkan mu keluar?"
Seketika tubuh Aurel menegang ketika mendengar suara tak asing baginya. perlahan ia membalikkan badannya dan tatapannya langsung bertemu dengan tatapan datar Naf.
"Bukannya tadi kakakmu bilang untuk tidak keluar kamar?"
"Maaf , aku hanya bosan di kamar terus"ucap Aurel Sembari menundukkan kepalanya.
Mata tajam Naf Memperhatikan pakaian yang Aurel kenakan tipis dan juga pendek.
Melihat itu Naf akhirnya mendesah, menyadari mungkin dia terlalu keras dengan gadisnya.
"Maaf... aku tidak bermaksud untuk memarahi mu. Aku hanya tidak suka melihat gadisku masuk rumah sakit seperti kemarin."
Naf tersenyum lalu memeluk gadisnya dengan sayang sembari mengecup puncak kepalanya sontak Aurel mengangkat kepala dan juga mencium sekilas pipi Naf.
Lalu ia menggendong Aurel untuk kembali ke kamarnya, Di dalam gendongan Naf Aurel perlahan tertidur karena terlalu nyaman.
Sedangkan di lain tempat Farez terlihat geram melihat Aurel mencium pria lain selain keluarganya dan pria itu pun membalas dengan ciuman juga.
"Sepertinya aku sudah salah meminta batuan Naf Pi , ia sangat memanfaatkan waktu yang aku berikan padanya."ucap Farez pada papinya.
"Tenanglah , itu hanya sebuah kecupan dan kau sudah marah seperti ini. Apa yang akan terjadi jika adikmu nanti menikah"balas Brata.
__ADS_1
"Menikah? dengan pria tua itu?"tanya Farez.
"Mungkin , jika adikmu mencintainya Papi akan mengizinkan"Balas Brata.
"Tidak akan!! aku memang merestuinya untuk mendekati adikku tapi bukan berarti bisa menikahinya. lagian aku lebih memilih Ardhan karena ia tidak tua , tampan dan juga dari keluarga terpandang seperti kita"ucap Farez.
"Terserah mu saja , Lagian yang akan memilih juga adik mu , dan apapun pilihannya papi pasti menyetujui asalkan putri papi bahagia"balas Brata.
Farez memilih keluar dari ruangan papinya , sebelum keluar ia menatap Brata dengan pandangan sengit sungguh ia tak mengerti mengapa Papinya begitu percaya pada Naf apa yang dilakukan Naf pada Papinya. memikirkan nya Saja sudah membuat kepalanya serasa ingin pecah.
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
...kalian kubu mana nih? Brata atau Farez?...
...aku sih kubu Aurel aja:)...
...Jangan lupa tinggalin jejak kalian yaa:*...
__ADS_1