Possesive Brothers

Possesive Brothers
__43__


__ADS_3

Pagi ini Cuaca cukup dingin , siapa pun yang merasakannya pasti ingin berlama-lama di tempat tidur. Eitss.. tapi tidak dengan Aurel lihat saja ia sudah bangun dari tidurnya.


Aurel termenung sebentar , tadi malam ia merasa jika salah satu keluarganya tidur bersama dirinya , tapi kenapa sekarang ia terbangun seorang diri?


"Tadi malam aku gak mimpi kan? tapi pelukan dan sentuhan itu terasa sangat nyata?"gumam Aurel.


dilain tempat terlihat Naf memperhatikan gadisnya yang sedari terlihat bingung karena ulahnya tadi malam melalui ponselnya. Naf semakin gemas melihat Aurel bergumam kecil ketika sedang bingung.


"Semakin hari kau membuatku semakin jatuh cinta Aurel dan ku pastikan dirimu hanya untukku seorang."batin Naf


...***...


Altez baru Saja memarkirkan mobilnya di sekolahan , setelah itu iya keluar dari mobil dan mengitari mobil itu untuk membukakan pintu Aurel.


"Abang gak usah Repot-repot Adek bisa buka sendiri kok"ujar Aurel.


"Abang gak pernah merasa di repotin sama kamu , yuk turun"ucap Altez.


setelah memastikan Aurel turun , Altez menutup pintu lalu beranjak dari sana.


sebelum pergi terdengar Abas menyindirnya.


"Giliran Aurel aja di bukain tapi kalau gua ck," ucap Abas dengan wajah masam.


"jangan ngedumel , buruan turun," ketus Altez lalu meninggalkannya sendirian.


"Gua berasa jadi Adek pungut"gumam Abas.


"Yang sabar ya bas anak pungut emang kayak gitu harusnya"ucap Rian yang baru saja datang bersamaan dengan Raka dan Ardhan.

__ADS_1


"Anjing Lo!! gua bukan anak pungut Yee"ucap Abas masam.


"Iya bukan anak pungut tapi anak angkat"timpal Raka.


Hari ini kelas Aurel ada pelajaran olahraga.


Di awali dengan pemanasan yang dipimpin oleh ketua kelas. Walau gerakannya absurd tetap saja Mereka semua mengikuti.


"Baik anak-anak , hari ini kita akan masuk pada materi voli


"Kenapa harus materi voli sih? kenapa gak basket aja." dumal Qila


"Mungkin pak Tomi capek ngajarin kita main basket Mulu , makanya sekarang kita olahraga voli"ucap Aurel.


"Hmm , tapi ya Rel voli itu bikin tangan gua jadi bengkak , gua lebih suka main basket."ucap Qilla.


"hm , mau gimana lagi kalau kamu gak ikut nanti nilai kamu jadi rendah"ucap Aurel


"Oke Qila."


Setelah selesai melakukan pemanasan , mereka satu persatu mencoba melempar bola dengan kedua tangan, itupun masih perorangan karena pak Tomi ingin melihat kemampuan semua muridnya.


"Baik anak-anak , sekarang buat dua kelompok karena nanti kalian akan bertanding dan kelompok boleh di gabung perempuan dan laki-laki."ujar pak Tomi


"Yaelah pak , mataharinya terik banget pak , nanti kulit saya terbakar"ucap Rafa.


"Iya nih Bapak mah," seru murid lain ikut-ikutan jejak Rafa.


"Jangan ngeluh , buruan saya juga akan mengambil nilai kelas sebelah"ucap pak tomi.

__ADS_1


dengan ogah-ogahan para murid berbaris dan membuat dua kelompok.


"Oke mulai!!"ucap pak tomi sembari meniup peluitnya.


Pertandingan mulai dengan baik , para murid menikmati. Bahkan Aurel yang tadinya sedikit Takut jika terkena lemparan bola sekarang terlihat sangat asik.


Karena terlalu menikmati permainan Aurel bahkan tidak melihat jika ada bola yang mengarah padanya dengan cepat dan....


DUK!!!!


Kepala Aurel langsung di hantam Oleh bola tersebut. Aurel yang tidak siap dengan serangan tersebut langsung merasakan sakit pada kepalanya dan juga ada darah yang mengalir pada hidungnya.


AUREL!!!!!!


teriak Qilla khawatir dengan cepat berlari kearahnya. Semua murid yang tadi akan mengambil nilai langsung terhenti dan malah menuju ketempat Aurel.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......

__ADS_1


🙃.....


Tunggu up selanjutnya , jangan lupa like komen ya:)


__ADS_2