Possesive Brothers

Possesive Brothers
__37__


__ADS_3

Selesai istirahat mereka semua kembali ke kelas masing-masing. Di perjalanan menuju kelas Aurel dan yang lainnya melihat seorang gadis yang tengah di bully oleh teman-temannya di depan kelas. Sontak saja Aurel langsung menghampiri gadis tsb dengan di ikuti Abang dan para sahabatnya.


"Abang bantuin dia ya , kasian dia udah memar-memar gitu"ucap Aurel kepada Altez.


"Heh!! lepasin dia!! kalian semua gak ada kerjaan lain selain ngebully orang ha?"tanya Altez dengan tatapan tajamnya.


semua orang Disana menghentikan kegiatannya. langsung saja Aurel maju untuk menolong gadis tsb.


"Ayo kita ke UKS , biarin Abang aku yang ngurus mereka semua"ucap Aurel.


Aurel dan gadis tersebut menuju ke UKS dengan di ikuti oleh Rafa dan Qila. Sesampai di UKS Aurel meminta tolong pada petugas UKS untuk membantu mengobati gadis tersebut.


Setelah selesai Aurel mendekati gadis itu.


"Udah gak sakit kan?" tanya Aurel.


"Udah mendingan kok , makasi ya"jawab gadis tsb.


"Oh iya , namaku aku Aurel dan mereka Qila dan Rafa.


"Nama aku Zeline Leteshia , kalian bisa panggil aku zelin"ujar gadis tsb.


"Iya Zeline , kalau gitu kami balik ke kelas dulu ya kalau ada apa-apa jangan sungkan minta bantuan sama kami"ucap Aurel.


Zelin membalas dengan anggukan disertai senyuman di bibirnya.


...*****...


Jam pulang sekolah pun telah tiba , semua murid berhamburan keluar dari kelas masing-masing. Begitu juga Aurel dan kedua temannya.


"Hm , kalian duluan aja aku mau ke toilet sebentar."ujar Aurel


"Gak , enak aja Lo pergi sendirian gua harus ikut"ucap Qila.


"yaudah deh , ikut aja"balas Aurel.

__ADS_1


"Lo duluan aja Raf , biar gua yang temenin Aurel sekalian bilang ke Abang-abangnya kalau Aurel ke toilet bentar."ucap Qila.


"Oke"jawab Rafa.


sesampai di toilet Qila lebih memilih menunggu Aurel di luar saja.


Sedang menunggu Aurel , Qila menoleh saat seseorang memanggil namanya.


"Qil , Lo di panggil Bu Mega tuh , buruan ya Qil"ujar Salah satu teman di kelasnya.


Qila agak bingung , dia tidak ingin meninggalkan Aurel sendirian tapi ia juga tak ingin membuat buk Mega menunggu dirinya terlalu lama.


"Gua pergi bentar deh , lagian Aurel masih lama kayaknya"gumam Qila.


Setalah Qila pergi dari toilet , terlihat seorang gadis memakai masker memasuki toilet dengan mengendap-ngendap.


"Akhirnya Lo sendirian juga Rel"gumam gadis tersebut.


Aurel yang telah selesai dengan panggilan alamnya Langsung keluar dari bilik toilet. Ia belum sadar jika sedari tadi ada yang memperhatikan dirinya.


"Hai Aurel , akhirnya kita ketemu"ujar gadis tersebut.


"Gue? malaikat maut buat Lo!" sembari maju mendekati Aurel.


"Kamu mau ngapain?" tanya Aurel yang Sudah bergetar melihat garis tersebut mengeluarkan pisau lipat dari dalam sakunya.


"Menurut Lo gua ngapain dengan pisau ini princessa Aurel Nelson!!"


tubuh Aurel semakin bergetar.


sedangkan di parkiran kedua Abangnya sudah gelisah menunggu kedatangan Aurel.


"Aurel kok lama banget sih ke toilet nya?"tanya Abas.


"Sabar dong bas , berisik banget Lo dari tadi"ucap Raka.

__ADS_1


"Perasaan gua gak enak nih , gua samperin ke toilet aja deh"ucap Abas.


"Iya gua juga ngerasa ada sesuatu yang terjadi sama Adek"ujar Altez.


"Kalau gitu kita samperin Aurel aja"ujar Javas.


Akhirnya mereka semua memilih untuk pergi menemui Aurel ke toilet.


kembali ke Aurel...


"A-aku ada salah apa sama kamu? kamu siapa? kenapa kamu jahat sama aku".


"DIAM!! GUA GAK BUTUH PERTANYAAN DARI MULUT LO!!".


Dengan segera gadis tersebut mendekat ke Aurel , dan menggoreskan pisau tersebut pada lengan dan pipi Aurel.


Aurel meringis menahan sakit ketika pisau itu menggores tubuhnya.


"Ini baru goresan yang gua buat Aurel!! tenang aja gua gak bakal bunuh Lo sekarang , gua masih pengen main-main sama Lo dan keluarga Lo , gua akan buat keluarga hancur secara perlahan-lahan".ucap gadis tsb lalu pegi meninggalkan Aurel sendirian.


Tubuh Aurel Langsung terjatuh ke lantai , sungguh ia sudah tidak kuat menahan tubuhnya untuk berdiri lagi. Aurel menangis ketakutan dengan darah yang mengalir dari pipi dan lengannya. Lama kelamaan kesadarannya pun menghilang. sebelum pingsan ia mengingat sangat jelas jika suara gadis tersebut sangat familiar baginya.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......

__ADS_1


ada yang bisa nebak pelakunya gak?😌


lanjut besok ya:) jangan lupa vote , komen dan likenya teman-teman:*


__ADS_2