
Di bumi bagian lain...
Terlihat seorang pria yang memiliki wajah yang sangat tampan sedang menatap foto masa kecilnya dengan seorang gadis kecil.
"Aku merindukanmu , sebentar lagi kita akan bertemu sayang , tunggulah sebentar lagi"gumam pria itu.
tok tok tok
"Permisi tuan , saya ingin menyampaikan sesuatu pada tuan."ujar seorang pria yang berpakaian rapi tampak seperti seorang sekretaris.
"hm , cepat katakan"jawab pria itu
"Pelaku yang telah melukai nona ternyata seorang wanita , dan menurut saya ia tidak bekerja sendiri tuan." balas orang itu yang bernama Max.
"Saya sudah tau , kau terlalu lama mencari informasi sekecil itu , tolong perketat penjagaan gadisku , aku tidak bisa hanya mengandalkan keluarganya saja."ujar pria itu.
Sudah tau siapa pria itu? Kalau belum baca kembali part flashback sebelumnya.:)
NAFDHAN RESENDRIYA LAWRANCE pria kecil yang menjadi teman Aurel semasa kecil.
Pria tampan ini blasteran Italia-indonesia.
memiliki ibu asli orang Indonesia dan ayah yang merupakan orang Itali. Sedari kecil ia menetap di Indonesia ketika berumur 6 tahun keluarganya memutuskan pindah ke Itali Karena pekerjaan orang tuanya.
Pasti kalian bingung kan? bukan kah nama mereka Dadan dan caca?
Sedikit penjelasan , ketika kecil Nafdhan lebih suka memanggil Aurel dengan sebutan Caca di ambil dari nama awalannya Princessa. Sedangkan Aurel lebih memilih memanggil Nafdhan dengan panggilan Dadan Karena waktu kecil dirinya selalu menyebut Naf menjadi Nap dan itu sangat tidak di sukai oleh Nafdhan jadi ia menyuruh Aurel memanggil dirinya dengan Dadan saja.
Sejak Nafdhan pindah ke Itali ia selalu mengawasi pergerakan gadis kecilnya dengan meminta bantuan dari kedua orangtuanya.
Karena ayahnya merupakan seorang mafia ia pun harus mengikuti jejak ayahnya. Hidup berpindah-pindah mengharuskan dia untuk berpisah dari gadis kesayangannya.
Tapi tidak berapa lama lagi ia akan kembali ke Indonesia untuk bertemu dengan sang pujaan hati.
Back to topic..
"Tuan , kapan anda akan kembali ke Indonesia?"tanya Max.
"Satu minggu lagi , aku ingin menyelesaikan semua masalah disini dulu"Jawab Naf.
"Baik tuan , kalau begitu saya permisi dulu taun"ujar Max.
...*****...
__ADS_1
Singkat cerita sudah 1 minggu Aurel istirahat di rumah, dan selama itu pula Aurel merengek minta pergi ke sekolah.
Dan hari ini Aurel sudah di perbolehkan berangkat ke sekolah.
"Pagi semuanya." Sapa Aurel ketika berada di ruang makan.
"Pagi my princess." Ucap semua keluarganya.
"Aduh cantik banget sih anak bunda." Ucap Ratih.
"Ya kan Adek terbuat dari bibit unggul." Ucap Brata.
"Akhhhh... sakit Yang." Pekik Brata.
"Ya kamu sih, ini tuh di ruang makan ya jangan ngomong yang aneh - aneh." Ucap Ceysa.
"Sudah – sudah ayo kita sarapan." Ucap Bram. Mereka sarapan dengan keadaan hening.
Setelah itu mereka segera berangkat ke sekolah mereka. Dengan Aurel yang satu mobil dengan Altez, Abas dan Rei.
Sesampainya di parkiran, mereka melihat Ardhan dkk yang jalan akan masuk ke koridor
Aurel langsung keluar dan menghampiri Qila dan Rafa yang berjalan di belakang Ardhan dkk.
"lo udah sembuh?" tanya Qila sambil menggandeng tangan Aurel menuju kelas.
"Udah dong , kan Aurel udah sekolah berarti Aurel udah sembuh"ujar Aurel.
"Iya-iya , ingat ya kalau kemana-mana jangan sendirian minta temenin sama gua atau gak Sama Abang-abang Lo"ucap Qila.
"Iya Qila sayang"jawab Aurel.
Sesampai di kelas bel juga berbunyi dan mereka duduk di bangku masing-masing.
Saat ini Aurel sedang berada di perpustakaan bersama Qila Mereka berdua di tugaskan untuk mengambil buku paket.
"Hm, Qil itu bukannya itu zeline ya?"tunjuk Aurel.
"Iya , ngapain tu anak di sini? tidur lagi"ujar Qila.
"Mungkin dia kecapean Qil , biarin aja kita langsung ke kelas aja ya"ucap Aurel.
Sepanjang jalan menuju kelas Qila masih memikirkan zeline yang tidur di perpus.
__ADS_1
"bukankah dia seorang nerd? kenapa dia sangat berani tidur di perpus bahkan saat ini masih jam pelajaran"batin Qila
"Qila!!" Lagi mikirin apasih? sampai gak liat kamu itu udah kelewat kelas kita disini"panggil Aurel yang melihat Qila berjalan melewati kelasnya.
"gak mikirin apa-apa kok , maaf ya"ujar Qila meringis.
"Hm ,, yaudah ayo kita masuk"ajak Aurel.
Katika masuk kelas pandangan Qila beradu dengan Adel yang sedari tadi memperhatikan ia dan Aurel.
Merasa dirinya di tatap cepat-cepat Adel mengalihkan pandangannya.
Qila yang notabennya tidak suka dengan Adel terlihat curiga dengan tatapan itu.
Sedangkan Adel di bangkunya terlihat sedang melaporkan sesuatu pada seseorang melalui ponselnya.
^^^Anda^^^
^^^Jadi kapan aku akan bergerak? , cepat atau lambat ia pasti akan tau sebenarnya."^^^
@Someone
Lakukan saja perintahku!! tidak usah banyak tanya!!
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
Gimana? ada yang udah tau belum siapa pelakunya? kalian pilih couple siapa?
Naf - Aurel atau Ardhan - Aurel?
jangan lupa like dan komen ya:)
__ADS_1