Possesive Brothers

Possesive Brothers
part 12


__ADS_3

Flashback of


Back to real


" Saya menemukan Aline dalam gendongan pelayan yang bernama Mala itu, saat itu saya melihat kondisinya sangat tragis dan saya juga terharu ia menyelamatkan putri anda...ya walaupun dia menculik Aline" ucap Rani tersenyum.


" Jadi, dimana Mala" tanya Adam.


Rani menghela nafas pelan


" Saat kami ingin memakamkan Mala, tiba-tiba pada saat itu beberapa pengawal barbaju hitam datang dan membawa jasad Mala, kami mencoba mencegahnya tapi mereka mengancam jika ikut campur mereka akan membunuh kami dan mereka pun membawa jasad Mala" lirih Rani mengingat kejadian beberapa tahun silam itu.


  Mendengar pernyataan Rani, ntah mengapa membuat keluarga Maverick lega.


" Setidaknya dia sudah mati, ya.... walaupun seharusnya aku yang membunuhnya dengan tanganku sendiri" ucap datar darel.


Rani dan Rian hanya bergidik ngeri mendengar perkataan putra keluarga Maverick itu.


" Hmmm jadi Nyonya Rani... Bisakah kau menceritakan bagaimana putriku Aline semasa tinggal bersama anda?" tanya Farah memelas. Farah ingin tahu seluk beluk pertumbuhan putrinya agar ia bisa mengenal putrinya yang telah beranjak dewasa.


Ucapan Farah tadi sontak membuat Rani tersenyum kecut di saat Farah mengatakan ' putriku Aline '. Seolah-olah perkataan  itu adalah hal mutlak yang hanya bisa di ucapkan Farah.


Walaupun begitu, Rani sadar bahwa ia bukanlah ibu kandung Aline. Tapi Rani sangat amat menyayangi Aline, dan ia kembali sadar siapa dia dan tempatnya.


" Aline, ya Raline Clarissa Queen Maverick nama yang bagus Nyonya, Aline gadis yang sangat baik, murah senyum dan sedikit jahil...


".... Jika Aline kesal atau marah pasti Rey akan memberikannya coklat karena coklat adalah makanan kesukaan Aline, bahkan hampir tiap hari ia makan coklat, tapi kami membatasinya, Aline juga suka yougurt dan permen...." tawa lirihan Rani membayangkan betapa imutnya Aline.


Rani mengigit bibir bawahnya menahan  tangis, Rian mencoba menenangkan sang istri dengan mengelus punggung Rani lembut. Sedangkan keluarga Maverick mendengar serius ucapan Rani.


Rani menghembuskam nafas pelan.

__ADS_1


"...huh, Aline alergi terhadap kacang-kacangan dan susu putih, Aline hanya bisa minum susu coklat. Aline tidak bisa berenang dan Aline adalah gadis yang sangat baik dan polos. Aline sangat suka buah anggur dan hewan kesukaan Aline adalah kucing...dan jika Aline susah tidur, biasanya ia sangat suka jika wajahnya di usap-usap" ucap Rani menangis lirih, Farah mendengar itu antara sedih dan bahagia mendengar ucapan Rani.


' setidaknya Aline menemukan keluarga kandungnya'


  Sedangkan dikamar bernuansa purple itu, Aline sedang menangis seunggukan membelakangi sang kakak, Rey.


" Kak Rey tau Aline kecewa sama kakak dan Ayah Bunda, tapi Aline dengerin kakak dulu... Aline memang bukan anak kandung ayah bunda, tapi kasih sayang ayah bunda dan kakak untuk Aline akan selalu ada. Aline boleh pukul kakak, Aline boleh lempar kakak tapi... Aline jangan pikir yang macam-macam, karena Aline tetap adik tersayang kak Rey" lirih Rey menatap punggung Aline yang membelakanginya.


  Hati Rey sakit melihat Aline yang semakin menangis kencang.


" Hiks...hiks...kak Rey jahat...kak Rey gak sayang lagi sama Aline...hiks... Aline gak suka sama kak Rey " tangis  Aline membahana membuat nyeri di hati Rey. Dengan perlahan Rey mendekati Aline dan mendudukan Aline di pangkuannya. Lihat betapa mungilnya Aline di pangkuan Rey. Rey yang duduk di tepi tempat tidur dengan memangku Aline di pangkuan nya hanya bisa tersenyum sedih.


Betapa menyedihkannya Aline menangis seperti ini, tangan besar Rey menangkup wajah imut Aline, betapa merah mata dan hidung Aline akibat menangis. Aline menatap wajah tampan Rey dan Rey pun menatap mata coklat terang Aline, Rey mencoba tersenyum dan jemarinya mengusap air mata Aline, walau Aline masih seunggukan.


" Aline dengerin kak Rey, Aline sayang kan sama kak Rey dan ayah bunda? " tanya Rey dan diangguki Aline.


" kalau begitu dengerin kakak, ayah bunda dan kak Rey itu...bukan keluarga kandungnya Aline, keluarga kandungnya Aline adalah keluarga Maverick. Tapi kasih sayang ayah bunda dan kak Rey akan selalu ada buat Aline.tapi...tapi keluarga Maverick lebih berhak memberikan kasih sayang yang lebih besar buat Aline karena mereka adalah keluarga kandungnya Aline " ucap Rey dengan nada gemetar.


" Tapi kenapa mereka buang Aline?" tanya Aline.


Rey tersenyum


" kalau itu Aline salah paham, mereka bukan buang Aline" tutur Rey, Aline mengernyit bingung.


" maksud kak Rey? "


Tangan besar Rey mengusap rambut Aline pelan dan beralih memegang pinggang mungil Aline.


" Aline percaya sama kakak kan?" tanya Rey dan diangguki Aline.


" Aline akan mendengar Semua perkataan mereka tanpa menyela?" tanya Rey lagi dan diangguki Aline juga.

__ADS_1


" Aline itu keluarga Maverick bukan keluarga Wickson, tadi itu Papa, Mama dan kedua kakak Aline, Nah kalau Aline ingin tau lebih rinci tentang kenapa Aline bisa ada di keluarga Wickson, ayo kita kebawah dan bertemu dengan Papa Mama Aline, Aline Mau?" ajak Rey dan Aline sejenak diam Namun kemudian mengangguk.


" Tapi Aline janji mendengar semua dan mempercayainya ya?" tanya Rey kembali.


Aline diam dan menatap Rey.


" Aline janji" ucap Aline lirih.


  Rey mengusap lembut pipi Aline dan beranjak seraya menatap Aline yang berada dalam gendongannya menuju lantai bawah menemui ayah bunda serta keluarga Maverick dengan Aline yang berada dalam gendongan Rey dengan memeluk erat leher sang kakak.


" kakak akan selalu sayang Aline " bisik Rey.


   Tiba di lantai bawah, semua mata menatap Rey serta Aline yang berada dalam gendongan Rey.


  Keluarga Maverick melihat itu tersenyum haru, setidaknya putri yang selama ini mereka rindukan mau mendengar semuanya.


  Sedangkan Darel dan Daren sangat-sangat iri melihat kedekatan serta  kemanjaan Aline pada Rey, ingin sekali mereka berdua menarik Aline dan memeluk Aline serta mengecupi seluruh wajah Adik perempuan yang sangat mereka rindu kan, Namun untuk kali ini biar lah mereka menahannya agar Aline merasa nyaman dengan mereka dulu.


" Aline akan mendengarkan semuanya dan akan mempercayai kalian" ucap Rey membuat lega hati keluarga Maverick.


" benarkah Aline?" tanya Rani was-was.


" Iya, Aline akan mendengar semuanya tanpa... Menyela " lirih Aline dan  masih didengar semuanya.


Hay semua,


Jangan lupa vote dan coment ya


Terima kasih dan selamat baca


See you next time😊

__ADS_1


__ADS_2