
Vanca dan juga Regaf mengekor mama Wenda di belakang sampai mereka masuk disebuah ruangan berisi kan koleksi gaun pernikahan dengan design khusus
Vanca sempat terkagum sungguh gaun yang ia lihat saat ini pasti memiliki harga yang fantastis, ia memang bukan orang susah namun melihat gaun yang seperti ini ia jarang karena ia tak suka menggunakan gaun
"ini semua design khusus untuk pernikahan kamu" ucap Wenda
"apa ga terlalu berlebihan tante?"
"panggil mami aja ya nak, ga berlebihan kok kalo untuk kamu, pokok nya harus mewah" jelas mama Wenda, Vanca meringis mendengernya ia tak enak dengan keluarga ini walaupun akan menjadi keluarga nya juga kelak
"Vanca sekarang kamu coba gaun nya ya, nanti Regaf yang akan menilai nya" ucap nya pada Vanca menyuruh mencoba satu persatu gaun itu
"em iya mi" jawab Vanca canggung
"Regaf kamu tunggu disana nanti kamu bisa nilai pakaian Vanca ya nak, dan Vanca kamu dibantu sama karyawan mami ya"
kedua nya tak membantah mereka mengiyakan saja, Regaf menunggu di salah satu sofa yang sudah tersedia sementara Vanca ia masuk ke dalam ruang ganti dibantu dengan salah satu karyawan Wenda
Regaf sedari tadi hanya duduk hingga ia merasa sangat bosan disana dan tiba tiba ada yang keluar dari ruang ganti menampakan Vanca yang sudah berganti dengan gaun pertama
...( Contoh Gaun Pertama )...
Gaun putih polos, dengan hiasan bunga putih dan potongan dada yang yang terlihat dengan lengan sampai siku
"wahh cantik" puji Wenda, Regaf sempat terpaku sejenak melihat penampilan Vanca saat ini Cantik ucap nya dalam hati
"nak bagaimana?" tanya Wenda membuyar kan lamunan Regaf, Vanca yang melihat Regaf mengerut kan kening nya "terlalu terbuka ganti" ucap Regaf yang masih menatap Vanca
"Enggak! gue suka yg ini ga terlalu ribet dan gue juga suka sama motif nya ga norak"
"gue bilang ganti ya ganti terlalu terbuka tau ga" ucap Regaf dengan nada santai namun dengan penekanan
"Vanca coba yang lain dulu ya" ucap wenda kepada Vanca, Vanca merasa dongkol, terpaksa mengganti lagi
5 menit..
Vanca kembali dengan gaun ke dua
...( Contoh Gaun Ke dua)...
__ADS_1
"gimana nak?" tanya Wenda kembali
Regaf menatap Vanca detail, tidak bukan Vanca namun gaun nya, Regaf menggeleng kan kepala nya "terlalu klasik ganti"
"lah yg pake kan gue napa lu yg ga suka?" protes Vanca
"nak ikuti aja apa kata calon suami kamu" Ucap wenda
"denger tuh" timpal Regaf seraya menaikkan sebelah alis nya, ingin sekali Vanca mencakar wajah tampan nya itu, Vanca kembali lagi mengganti gaun selanjut nya
5 mnt kemudian.. Vanca kembali dengan Gaun ke tiga nya
...( Contoh Gaun ke Tiga)...
Vanca melihat Regaf yg juga tengah melihat nya "awas kalo lo suruh gue ganti lagi" ucap Vanca dengan ketus
"jadi gimana nak??" tanya Wenda, Regaf mengetuk ngetukan jari nya ke dagu seeang berfikir "hm bagus sih.. cuma ga cocok sama lo" ucap Regaf ber pendapat
Vanca langsung menatap tajam ke arah Regaf "kebuka salah? klasik salah? ketutup salah? mau lu apa sih" kesal Vanca
"ya gue ga mau tau lu harus ganti" ucal Regaf dengan santai dan memain kan ponsel nya
10 menit.. kini agak lama sehingga Regaf yang duduk di sofa memejamkan mata nya namun ia tak tertidur
Ceklekk
terdengar suara pintu terbuka dengan cepat Regaf membuka mata nya, gaun yang kali ini Vanca gunakan sungguh membuat Regaf terpesona
Gaun berwarna gold namun tak mencolok dengan lengan lilit dan motif simpel namun berkelas, gaun yang kali ini sedikit lebih besar dari yang lain nya
"Regaf gimana?"
"Cantik" gumam Regaf, ia masih terpaku dengan penampilan Vanca
"Regaf.." panggil Wenda
"eh ya mah?" Regaf gelagapan sendiri membuat wenda terkekeh geli "jadi bagaimana"
"ehm bagus, yang ini aja gue suka" jawab nya, Vanca mendelik mendengar itu "apa? ga gue ga mau gue mau gaun yang pertama" protes Vanca
__ADS_1
"Yang nilai disini siapa?" ucap Regaf santai
"ya -- y ya lu, tapi kan yang pake gue, gue mau pake yang pertama ga mau tau yang ini ribet tau ga lo?"
"udah gue bilang gue suka yg ini jadi lu pake yang ini"
"kalo lo suka lo aja yang pake" ketus Vanca
"lo pikir gue cowo apaan?"
"pokok nya gue ga mau tau gue mau pake yang pertama titik."
"ga"
"harus"
"ga"
"sudah sudah kapan selesai nya ini, Vanca kamu pake yang ini aja ya" Wenda menatap ke arah Vanca
"tapi mi Vanca ga bisa gaun nya terlalu ribet"
"alasan." celetuk Regaf, Vanca kesal dibuat nya "heh kalo lo ga percaya coba nih pake"
"aduh kok kalian malah ribut sih" Wenda melerai kedua nya
"Vanca gapapa kamu pake ini aja" ucap Wenda dengan nada yang lembut
"hftt" helaan nafas Vanca ia hanya bisa pasrah "yaudah deh"
"gitu nurut" celetuk Regaf, Vanca tak menyahuti ia malas berdebat dengan makhluk satu ini
.
.
.
tinggal kan jejak kalian, kalau suka sama Regaf Vanca like ya cmiww
Terima kasih
^^^to be continue.^^^
__ADS_1