
Upacara yg telah selesai beberapa menit yg lalu, membuat para siswa di SMA merpati berhamburan meninggalkan lapangan, sama hal nya dengan Vanca juga ketiga tmn nya itu
mereka berjalan menuju kelas mereka XI IPS 2
berada di lantai bawah, jadi mereka tak harus cape cape menaiki tangga
Vanca dan teman teman nya telah sampai di kelas mereka, mereka duduk di bangku masing masing, Sheryl sedikit melirik ke arah ketua kelas nya itu, ya Riko, yang notabene nya ketua kelas, terlihat dari raut wajah nya terlihat malas, pdhl biasa nya ia suka membuat keributan, walau ketua kelas sifat nya tak ada beda nya dngan yg lain
Pelajaran di kelas Vanca terlihat membosankan apa lagi guru nya yg menjelaskan, suara ny kecil hampir tak terdengar, dan menjelaskan dengan tempo yang lambat yg bisa membuat satu kelas kantuk
Ting!
Notifikasi yg berbunyi di ponsel Vanca, dengan cepat ia membuka pesan di room chat nya itu
...Girl Squad🔥...
Sheryl: woi bosen ga?
^^^Me: Bosen nih^^^
Sheryl: pls gua juga, tu guru ngejelasin apa ngedogeng sih, pelan amat, kesel gua
^^^Me: Jangn lupa suara nya juga kecil^^^
Sheryl: @Me bner bats, jadi ngntuk gua
Nesa: lu pada ngapain chat an begini sih
^^^Me: tau tu Sheryl @**Sheryl^^^
Sheryl**: gabut doang gue hehe..
setelah itu Vanca kembali menutup room chat nya dan menatap guru yg didepan nya ini
beberapa menit berlalu tiba" ada suara gaduh dari arah lapangan, sontak murid kelas Vanca kepo dengan apa yg terjadi, kelas menjadi rusuh, sama hal nya dengan Vanca juga ke tiga teman nya, mereka juga penasaran dengan apa yg terjadi
"anak' kalian diam di kelas dan jangan keluar"
peringatan guru kelas Vanca itu, lalu keluar kelas untuk melihat apa yg terjadi
kelas menjadi tak karuan sudah ada beberapa siswa yg keluar tak hnya kelas Vanca namun kls lain pun sama hal nya
__ADS_1
"Wih kaya nya rame deh, liat yuk, kepo gue"
ajak Sheryl antusias
"Ga lah, ngapain, ga guna tau gak" ketus Nesa
"Ayo lah girls, liat bentaran doang kepo bngt gue.." mohon Sheryl
"yaudah yuk gue juga kepo sama yg diluar" sahut Risa menyetujui
"yuk Van, Nes" lnjut Risa
dan kedua nya pun mengangguk, Vanca memang penasaran dengn apa yg terjadi, namun Nesa ia terpaksa mengikuti kemauan tmn ny ini
Saat mereka berada di lapangan mereka sudh disuguhi dengan siswa siswi yang berhamburan
bnyk dari mereka yg melihat langsung ke bawah ada juga yg melihat dari atas kerena mals untuk turun
Sheryl, Vanca, Risa, juga Nesa kini menerobos sela sela kerumunan siswa agar lebih jelas melihat apa yang terjadi, mata Vanca menatap sosok yg td pagi ia lihat di parkiran
Sheryl Risa Nesa juga sama hal nya, mereka kaget melihat yang sedang terjadi
Di tengah lapangan sudah ada Regaf dan salah satu adik kelas nya, Regaf menghajar abis adik kelas nya itu tanpa ampun sekali pun, ia tak peduli dengn sekeliling nya, Geo dan Andra juga guru' lainnya sudh berusaha untuk memisahkan kedua nya, namun nihil tenaga Regaf tak sebanding dengn mereka
"apa keren nya, lawan nya adik kelas" gumam Vanca
"apa lo bilang?" sahut Sheryl ketika Vanca berbicara namun tak terdengar jelas di telinga nya
"ah- a.. engga gapapa" ucap Vanca kembali
Sampai tiba tiba teriakan yg familiar di telinga Regaf terdengar
"KAK REGAFF.." ucap Ciara
Ara adik nya Regaf satu' nya itu menerobos kerumunan siswa , ia berlari menuju kakak laki' nya itu, ia tak mau terjadi apa apa terhadap kakak laki' nya itu
"Kak udh kak, udahh pleasee.." ucap Ara lembut kepada kakak nya, setelah ia menerobos kerumunan siswa
Namun seperti nya Regaf tak mendengar itu
Ara tak putus asa ia kembali berucap
__ADS_1
"Kak.. ini Ara kk, udah kak udah.." ucap nya kembali sembari menarik kakak nya dari sana, dan menenangkan kakak nya itu
Siswa siswi disna yg melihat itu pun bnyk yg berdecak kagum dengn sosok Ciara, walau belum lama Ciara sekolah di SMA Merpati namun siapa sangka ia sudah bnyk di kenal, bahkan kakel sekali pun, siapa yg tak kenal dengan sosok ciara yg notabene adik kandung seorang Regaf Argantara Alexander
Vanca menatap bingung sosok gadis itu, siapa dia pikir Vanca
Geo dan Andra pun ikut menenangkan kan teman nya ini, Regaf jika sudah berlawanan dengan adik nya maka Regaf tak bisa berbuat apa pun, ia tak ingin melukai adik satu satu ny ini
"Udah Gaf udh, tenang" kata Andra menenangkan
"iye Gaf, udh kali, bocah kaya dia doang jgn lh urusin lah" Ucap Geo menimpali
"Kak Geo kak Andra, mending bawa kak Regaf aja deh, takut nya ka Regaf makin jadi" ucap Ciara kepada kedua tmn kakak ny itu
Geo dan Andra pun hnya mengangguk saja mengiyakan, tak ingin membantah karena ada bnr nya ucapan adik nya Regaf ini
lalu Ciara, Regaf, Geo, juga Andra pergi meninggalkan lapangan dengn bnyk ny siswa siswi yg memperhatikan mereka sedari tadi, termasuk Vanca dan teman teman nya
"Itu siapa?" tanya Vanca tiba' dan membuat ketiga teman nya menoleh
"ha? siapa?" beo Risa
Sheryl menatap Risa lalu beralih ke Vanca
"Maksud lu cewe tadi yg sama Regaf?" tnya Sheryl memastikan
dan Vanca mengangguk mengiyakan
Sheryl memutar bola mata nya, ia tak habis fikir knp Vanca sampai tak tau soal cewe tadi
"gini ya Vanca sayang.. dia itu adik kandung dari Regaf Argantara Alexander"
jelas Sheryl
"kata nya siee, dia anak kelas X, udh bnyk yg tau soal dia, nama nya Ciara, humor yg beredar kata nya Regaf sayang banget sama adek nya, ya si ciara itu" timpal Risa melanjutkan
Vanca mengangguk paham dengan ucapan tmn ny barusan lalu kembali berucap
"kok gue baru liat ya"
"bukan baru liat, lu nya aja yg ga gaul" ketus Nesa membuka suara
__ADS_1
"udh lah yuk cabut" ajak Nesa kepada lainnya
dan ketiga nya hnya mengangguk mengiyakan lalu mereka ber empat pergi meninggalkan lapangan