REGAF ARGANTARA

REGAF ARGANTARA
REGAF ~ 37


__ADS_3

Pagi ini Regaf Vanca berada di meja makan tak lupa Gisel yang bersama mereka. Dan kedua orang tua Regaf tentu nya.


Mereka tidak sekolah karena ada nya rapat guru yang mengharuskan mereka cuti.


Tak ada yang membuka suara, hanya detingan sendok dan garpu diantara mereka.


"Nak" panggil Wenda memecahkan keheningan diantara nya. Regaf dan Vanca menoleh "Iya ma?" Vanca menyahut.


"Apa kalian nggak ada rencana honeymoon?" Tanya Wenda tiba tiba. Regaf tersedak dengan makanan nya, Vanca yang sigap memberi nya minum.


Regaf meminum air itu hingga setengah. "Pelan pelan kalau makan!" celetuk Papi mengingat kan.


"Hem.."


"Jadi gimana?" Wenda berucap lagi.


"Iya tuh Gaf, gue juga mau kali ponakan dari lo" Gisel menyeletuk. Regaf tak mengindahi ucapan Gisel ia hanya menatap mami nya.


"Mi? mami ngomong apa si? ya enggak lah, kita masih sekolah dan libur juga masih lama" ujar Regaf.


"Iya mi, kaya nya ga perlu pake acara honeymoon deh" balas Vanca kikuk. Suasana hening sejenak.


"Padahal mami pengen benget momongan dari kalian" ujar Wenda sedih. "Udah lah, kamu juga ada ada aja mereka masih remaja" timbal Papi menjelaskan.


"Iya mami tau kok."


"Gaf? Ga kasian apa lu?" Gisel memanas manasi. Ia iseng saja.


Vanca yang melihat itu pun ikut kasian, ia tak tega melihat mama mertua nya seperti itu. "Em Mi, nanti Vanca usahain deh sama Regaf, tapi ga janji, dan ga harus honeymoon kok Mi." Jelas Vanca lembut seraya mengusap lembut punggung tangan Wenda.


Regaf menoleh kaget, ia menatap Vanca dengan tatapan yang sulit diartikan. Merasa diperhatikan Vanca pun ikut menoleh.


Mereka adu pandang sejenak lalu Vanca memutuskan terlebih dahulu. "Bener ya nak?" Wenda antusias. Papi yang melihat nya ikut geleng geleng.


"Vanca, ucapan kamu ga boleh kamu ingkar oke! ." Seketika wajah Wenda yang murung menjadi lebih bahagia, Vanca lega melihatnya.


Regaf yang malah bingung dengan ucapan Vanca, ia tak tau jalan pikiran Vanca. Tak dipungkiri ia kaget dengan ucapan Vanca tadi.


...***...


Acara sarapan telah selesai, kini Vanca membereskan sisa piring yang ada di atas meja untuk mencuci nya. Dan juga Gisel yang bersama nya.


"Vanca?" panggil Gisel di sela sela pekerjaan nya. Vanca menoleh seraya tangan yang masih membereskan piring.

__ADS_1


"Apa?"


"Sebelum nya kita belum kenalan kn, kenalin gue Gisel sepupu Regaf." Gisel menjulurkan tangan nya kepada Vanca. Dengan senang hati Vanca menerima uluran itu seraya berkata "Vanca, istri sah Regaf." jawab nya.


"Hha.." Gisel tertawa pelan "iyaa gue tau kali" ucap nya. "Gue cuci piring ini dulu kebelakang bentar ya." ucap Vanca pada Gisel.


Gisel mengganguk, ia masih di sibuk kan dengan meng lap meja itu. Vanca pun melenggang ke dapur untuk membersihkan piring piring itu.


Tiba tiba ponsel nya berdating, ada nya notifikasi dari ponsel Gisel, ia merogoh saku nya mengambil benda pipih itu untuk melihat room chat nya.


Seketika senyum nya mengembang, melihat notifikasi dari orang yang ia sayangi. Bukan pacar, tapi orang yang sudah lama ia suka tapi ia tak berani mengungkapkan nya.


Ia akan bertemu dengan nya hari ini, ia senang sekali sudah lama ia menanti ini.


Ia pun menghampiri Vanca yang sedang mencuci piring nya di wastafel. "Van!"


"Astaga!" Kaget Vanca tersendak. "Ih lo ngagetin gue tau gak!" kesal Vanca. Ia melanjutkan pekerjaan tadi.


"sorry, gue mau pergi ni keluar, kalo tante cariin gue bilang aja gue keluar sama temen, ya?"


Vanca mengerutkan kening nya " Lo ada temen di sini?"


"ya adalah, masa engga lo kira gue ga punya temen?"


"Ya engga gitu, yaudah sana ntar gue bilangin deh"


Tak lama setelah itu, Vanca pun menyelesaikan cuci piring nya dan sudah menata kembali piring piring itu ke rak piring.


"Selesai juga" ucap nya. Ia berjalan menuju ruang keluarga dan mendapati Mami dan Papi yang rapih dengan pakaian nya.


"Mami sama Papi mau kemana?" tanya Vanca sopan.


"Eh Vanca! Ini mami sama papi mau ke rumah sakit" ucap mami Wenda. "Loh siapa yang sakit Mi?" tanya Vanca lagi.


"Temen nya Papi, yaudah kita duluan ya Van, kasih tau Regaf kalau nyariin, mama ga sempet bilang soal nya"


"Iya ma" Sahut Vanca.


"Eh iya, Gisel mana?" tanya Papi.


"oh itu pi, tadi kata nya keluar sama temen nya, Vanca juga ga tau sama siapa" jelas Vanca.


"Oh ya udah, Papi titip rumah sama kamu ya"

__ADS_1


"Iya Pi, hati hati" Vanca menyalimi punggung kedua nya. Lantas Wenda Dan Alex pun pergi dari hadapan Vanca.


Merasa bosan, Vanca pun duduk di salah satu sofa dan menyala kan tv nya agar tidak bosan. "Regaf mana ya?" Vanca celingak celinguk mencari keberadaan Regaf.


"Di kamar kali ya?" monolog Vanca. Ia pun mematikan Tv nya dan ingin beranjak menemui Regaf. Namun ia urungkan lantaran bell rumah berbunyi.


"Siapa?" gumam Vanca. Tanpa pikir panjang ia berjalan menuju pintu utama.


Ceklek.


Suara pintu terbuka, menampakan seorang ibu yang membawa anak nya, mungkin sekitar umur 3 tahun.


"Cari siapa ya?" tanya Vanca sopan.


"Mami kamu ada Vanca?" tanya ibu itu.


"Lagi pergi, ada apa ya?" tanya Vanca lagi.


"Ini, ibu ada urusan sebentar, boleh ibu titip anak ibu sama kamu? Gak lama kok." pinta ibu itu.


Vanca melihat anak yang sedang digandeng itu itu, anak itu sibuk dengan permen yang ada di mulut nya. "Yaudah deh bu, ga lama kan?"


"Ga lama kok, makasih ya Van. Ini tas nya ada susu dan popok nya juga, kalo gitu ibu pergi dulu" Vanca menerima tas itu, dan setelah nya ibu itu pergi dari hadapan Vanca.


Vanca menatap anak kecil yang turut menatap nya. "Hallo.. nama kamu siapa?" Anak itu tak menyahut, ia bingung dengan ucapan Vanca.


"Gue lupa lagi nanyain nama nya" gumam nya. Vanca pun membawa anak kecil itu masuk kedalam rumah nya tak lupa tas dan menutup pintu kembali.


"Kamu disini dulu ya.. mama kamu lagi pergi ga lama kok" ucap Vanca pada anak balita itu. Ia menduduki bocah itu di pangkuan nya.


"Kamu suka main apa hm?" Vanca terus saja mengajak bocah umur tiga tahun itu berbicara walau tak diubris sama sekali, tapi Vanca senang karena ia ada teman nya.


Regaf yang baru saja turun dari atas melihat Vanca dengan seorang bocah yang tak ia kenali.


"Vanca? anak siapa?"


...**...


Oke segitu aja, sesuai kata aku aku up lagi..


Nanti siang aku up lagi, staytune trus di Regaf!!


Aku ga boong loh ya..

__ADS_1


oke babay


^^^tbc.^^^


__ADS_2