REGAF ARGANTARA

REGAF ARGANTARA
REGAF ~ 32


__ADS_3

...Happy Reading...


...•••...


Tempat yang menurut Vanca paling nyaman adalah perpustakaan. Karena ia bisa merasa ketentraman di perpustakaan karena sepi.


Jangan pikir Vanca ke perpus untuk baca buku. Kalian salah besar karena Vanca hanya menumpang tidur saja.


"Van!"


"Vanca bangun!" ucap seseorang yang tidak didengar oleh Vanca.


"Vannn!!"


Vanca perlahan membuka mata nya, belum sadar dengan siapa di depan nya saat ini. Merasa nyawa nya sudah terkumpul Vanca melirik ke orang yang membangun kan nya.


Dan ternyata itu Sheryl.


"Lo ngapain?" tanya Vanca dengan serak.


"Ngapel gue!" jawab Sheryl penuh emosi.


"Ha? maksud lo?"


"ahh udah ah, sekarang lo ikut gue, ada hot news Vann!!" Heboh Sheryl. Vanca dibuat bingung oleh nya entah apa yang dimaksud. "Hot news apaan?"


"Maka lo ikut gue sekarang. Ayo!" tanpa aba aba Sheryl menarik tangan Vanca untuk mengikuti nya. "eh She pelan pelan bisa copot tangan gue!"


"Lama lo"


...---...


Saat ini di depan ruangan kepsek, banyak sekali siswi. Entah apa yang mereka perbuat.


"Apaan tuh rame rame?" Vanca bingung.


"Itu dia yang mau gue kasih tau sama lo, itu tuh disana ada Nesa sama Risa" Sheryl pun mengajak Sheryl untuk menemui Risa and Nesa.


"Nah ini dia orang nya dicariin, kemana aja lo Van?" tanya Risa.


"Ya iya lah ga katemu orang dia tidur diperpus" jawab Sheryl. "hhe.. sorry habis nya gue ngantuk."


"udah udah, sekarang lo harus tau ini Van." sela Nesa. "Apaan?"


"Kata nya ada murid baru, ganteng. Pindahan dari bandung." jelas Risa singkat. Vanca lantas mengganguk kan kepala nya saja bingung harus berekspresi apa.

__ADS_1


"Iya tuh, dan di ruang kepsek sekarang itu ada dia sama kakak laki laki nya, gila sih cakep parahh" Sheryl histeris.


"Ohh.." jawab Singkat Vanca.


"Kok oh doang si?"


"Ya trus apa lagi?"


"Ah lo mah, gue bingung kenapa lo cuek sama yang nama nya cowo?"


"Oh atau jangan jangan lo ga suka cowo ya?!" lanjut nya ngawur.


"ihh apaan si She, ya enggak lah." bantah Vanca.


"Jadi yang sekolah di sini kakak nya apa adik nya?" lanjut nya bertanya-tanya.


"Ehm.. kurang tau si.. gue denger nya itu doang tadi.."


"yaudah balik ke kelas aja yuk bntar lagi bell" putus Vanca.


"Loh kok balik? kita belum liat orang nya loh"


"Udahh entar aja, ayo ah!" Akhirnya Sheryl pun terpaksa ikut dengan Vanca untuk kembali ke kelas, sama hal nya dengan Risa dan Nesa.


...---...


"Hm?"


"Lo udah tau blom soal anak baru di sekolah ini?" mendengar kata 'anak baru' tiba tiba jiwa kekepoan seorang Regaf keluar.


"Siapa?" Tidak, bukan Regaf yang bertanya melainkan Andra yang mewakili seorang Regaf.


"Kurang tau gue kalo nama nya, tapi kata nya dia anak Ips" Jelas Geo.


"Ruang berapa?" tanya Regaf. Namun Geo hanya menaikkan bahu nya pertanda tak tahu.


"Kenapa lu jadi keppo gitu Gaf?" heran Andra tapi tak di ubris oleh sang empu. "Cari tau!" titah Regaf.


"Lah ngapain?" Bingung Geo.


"Kaya ga tau Regaf aja lo" Andra menepuk bahu Geo.


...---...


Di kelas Vanca kini suasa nya sangat aktif, percaya kalo kelas Ips itu adalah kelas yang sangat ribut banding lainnya.

__ADS_1


"Diem woy!" seru Riko pada lainnya saat ada guru yang masuk kelas. Sontak semua autensi mata tertuju ke arah pintu kelas. Termasuk Vanca.


"Pagi anak anak!"


"PAGI BU!" sahut sekelas. "Hari ini kita kedatangan murid baru, silahkan" Saat guru itu selesai berucap masuk lah perawakan laki laki bertubuh tinggi.


"Anak anak ini dia murid baru di sekolah ini, silah kan perkenalkan diri kamu" ucap guru itu pada murid disamping nya.


"Kenalin nama saya Kenzie, pindahan dari bandung" ucap Kenzie sambil menatap seisi kelas.


"Baik, ada yang ingin bertanya?" tawar guru itu pada murid lainnya. "Saya bu!" satu siswi yang mengangkat tangan nya.


"Ya silahkan"


"Kenzie ruang di hati kamu ada yang isi ga? kalo belom aku boleh isi gak?" lantang siswi itu yang langsung mendapat sorakan dari siswa siwi lainnya.


"Gaada." jawab Kenzie yang malah membuat semakin riuh suasana kelas.


"Sudah sudah, sesi tanya jawab nanti saja saat istirahat, Kenzie kamu boleh duduk di tempat yang kosong" Kenzie langsung mengangguki perkataan sang guru, ia duduk tapat di belakang Vanca yang kebetulan kosong.


Vanca pun kaget saat dia duduk di belakang nya, Vanca pun melirik ke arah teman teman nya yang hanya mendapat gelengan saja.


"Hai" sapa Kenzie dari belakang. Vanca lantas menoleh "Iya?" jawab nya sopan.


"Gue boleh tau nama lo ga?" ucap nya.


"Vanca."


"Oh oke, kalo lo sempet ntar ke kantin bareng gimana? Gue ga tau soal nya kantin di sini" tawar Kenzie halussss...


"Ehm.." Vanca menggigit bibir bawah nya bingung, melirik teman teman nya untuk meminta pendapat namun hanya mendapat acuhan saja.


"Gimana?" tanya Kenzie lagi


"Yaudah deh" Vanca pun kembali menghadap ke arah depan dimana guru sedang menjelaskan suatu materi.


...---...


Hy hy aku up niiihhh


Ada yang nungguin gaa?? Maaf ya lama up lagi ga mood nulis soal nya hhee..


Makasih yang masih stay cerita aku.


^^^to be continue.^^^

__ADS_1


__ADS_2