
...Happy Reading...
...•••...
Pagi ini Vanca berada di kelas nya dengan kondisi masih mengantuk. Karena jujur saja semalam Vanca tidak bisa tidur akibat perut nya yg sakit, dan ia baru bisa tidur pukul dua dini hari. Sedangkan Regaf tidur dengan pulas nya.
Vanca tak berani mengganggu tidur suami nya hanya karena ia tak bisa tidur, ia merasa tak enak.
"Van lo kenapa?" tegur Risa
"Gue gapapa kok. Cuma kurang tidur" Sahut Vanca malas. "Semalem lo ngapain emang?" tanya Sheryl kepo.
"Ck. Ribet lo. kepo banget urusan orang ya" Bukan Vanca yang menjawab melainkan Nesa. "dih gue nanya ke Vanca juga."
"Van kalo lo mau istirahat ke uks aja" imbuh Risa. Vanca menggeleng kan kepala nya "Engga deh. Gue mau ke toilet dulu." Vanca beranjak dari duduk nya berjalan keluar kelas menuju toilet.
"Perut gue sakit banget ya" Vanca meringis sesekali memegangi perut nya. Saat sampai di toilet Vanca berpapasan dengan Regaf yang baru keluar dari toilet. "Eh!" kaget Vanca.
"Kenapa?" Regaf melihat Vanca yang memegangi perut nya. "gapapa." Vanca berjalan melewati Regaf. Saat itu pula Regaf melihat noda merah di rok yanga Vanca kenakan.
"Van!" panggil Regaf. Regaf melepas jaket yang ia kenakan dan dililitkan nya ke pinggang gadis nya. "Eh! Kamu apa apaan si!"
"Lo tembus" bisik Regaf. Ya benar saja rok yang digunakan Vanca terlihat merah di belakang nya. Dan seperti nya baru keluar, terlihat rok nya masih basah.
Vanca yang mendengar itu sontak kaget. Ia lupa untuk mengecek tanggal datang bulan nya. "Masa si?"
"Tunggu disini!" Regaf pergi begitu saja meninggalkan Vanca di lorong toilet.
Sudah 15 menit Regaf meninggalkan nya di toilet. Apakah cowo itu akan kembali? selalu saja itu yang terlintas di pikiran Vanca saat ini.
Vanca masih setia menunggu di dalam toilet, tidak mungkin ia menunggu di lorong. "Van!" panggil diluar sana. Vanca bernafas lega mendengar suara Regaf.
"Aku disini!" teriak nya dari dalam toilet.
"Buka pintu nya" suruh Regaf. Vanca membuka pintu dan tiba tiba Regaf menyodorkan pembalut pada nya dengan nafas yang ngos-ngosan. "ini apa?" tanya Vanca.
Regaf berdecak "gamungkin kamu ga tau ini!" Vanca pun menerima nya dengan senang hati "makasihh" ucap nya tulus.
"Sekarang pake itu, trus ganti rok kamu!" titah nya seraya menyodorkan rok baru. Seperti nya baru ia beli di koperasi sekolah.
"Kamu repot repot begini cuma buat aku?" tatap Vanca tak percaya. "Trus mau kaya gini terus?" ucap Regaf dengan mata yang mengarah pada rok yang digunakan oleh Vanca saat ini.
"hhe engga" jawab Vanca cengengesan. "udah sekarang cepet ganti." ucap Regaf lalu menutup pintu toilet kembali.
5 menit kemudian Vanca keluar dari toilet. Saat ia keluar ia melihat Regaf yang tengah menyandarkan diri di tembok dengan mata yang tertutup. "Gaf" panggil Vanca.
"Gaf kok masih disini?" tanya nya heran.
"nungguin kamu" ujar nya.
__ADS_1
"kan aku ga nyuruh kamu nunggu Gaf"
"Ck. udah ah sekarang balik kelas sana!"
"Iya kamu juga ya" Vanca pun keluar mendahului Regaf yang masih di sana.
Cuma lo yang bikin gue kaya gini sekarang. Batin Regaf.
...----------------...
Saat ini bel pulang sekolah telah berbunyi. Menandakan waktu pulang bagi siswa-siswi di SMA Merpati. "Duluan guys!" pamit Vanca pada ketiga teman teman nya.
"Hati hati!" sahut mereka serempak.
Vanca berjalan menuju basement tempat dimana Regaf menunggu nya. "Lama."
"Maaf" Vanca memasuki mobil di bagian depan lalu Regaf di bagian pengemudi. "Gaf mampir ke rumah mama papa dulu yuk. Kangen" ucap nya pada Regaf yang tengah mengeluarkan mobil.
"Boleh" sahut nya. Vanca lantas tersenyum senang. Sudah lama ia tak bertemu dengan mama dan papa nya.
"Mau beli makanan dulu ga?" tawar Regaf pada Vanca saat mereka berada di jalan. "Boleh sekalian buat mama papa juga" sahut nya antusias.
Regaf memberhentikan mobil nya di salah satu minimarket di dekat jalan yang mereka lewati. "Turun!"
"Kamu juga ikut ayo!" ajak Vanca.
"Gak."
"Gak!"
"Yaudah aku gamau turun."
"Yaudah jalan lagi." Regaf sudah bersiap akan menggas mobil nya namun dihentikan oleh Vanca "eh iya iya" Vanca akhirnya mengalah dan turun sendiri.
Saat memasuki minimarket tersebut Vanca melihat satu objek yang membuat nya pengen. Es krim. "Beli ah" monolog nya sendiri.
Vanca mendekati tempat es krim itu lalu memilih beberapa es krim untuk nya. Lalu berpindah ke bagian Snack, Minuman.
Setelah selesai Vanca kembali ke mobil Regaf. Saat masuk Regaf ternyata tengah menelpon seseorang yang ia tak tahu siapa.
"oh gitu.. mami udah nelfon lo?"
"oke.. kabarin aja nanti. Entar gue usahain"
"bye" Regaf mengakhiri telfon itu. Yang Vanca dengar suara Regaf terdengar lembut sekali tak biasa nya ia seperti itu.
Namun Vanca enggan untuk bertanya. "Udah?" tanya Regaf. "udah" sahut nya.
Regaf kembali melajukan mobil nya menuju rumah sang mama mertua.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum.." ucap Vanca saat memasuki rumah Mama nya.
"Ma.. Pa.." panggil nya lagi.
"Apa ga ada dirumah?" gumam nya.
"Telfon" imbuh Regaf. Vanca pun mengambil ponsel di saku nya lalu memencet nomor yang ia tuju.
"Ga diangkat" Kata nya.
"Lagi sibuk kali ya" monolog nya sendiri.
"Mungkin" sahut Regaf.
"Yaudah kapan kapan lagi aja deh kesini nya. " Mau pulang?"
"Kemana lagi?"
"Yaudah ayo pulang" Mereka kembali memutuskan untuk kembali kerumah mereka. Vanca kecewa karena tak dapat bertemu dengan Mama dan Papa nya hari ini.
Saat sudah memasuki pekarangan rumah mereka Regaf memasuki mobil nya ke dalam garasi. Vanca terlebih dahulu turun.
"Vanca" panggil Wenda dari arah dapur. Vanca menoleh "Eh mama. Udah pulang?" mereka berpelukan. "Baru aja. Regaf mana?" Dibawah mah lagi masukin mobil.
"Oh gitu, yaudah kamu masuk kamar ganti baju" ujar Wenda lembut. "Iya ma. Kalo gitu Vanca masuk dulu" ujarnya lalu masuk ke dalam kamar nya juga Regaf.
Saat Regaf masuk ke dalam rumah ia sudah melihat Wenda duduk di ruang tamu. "Mama" panggil Regaf.
"Eh Regaf. sini!" Regaf pun mendekati mama nya dan duduk di samping mama nya. "Ada apa ma?"
"Dia udah nelfon kamu?"
"Udah mah tadi. Dia jadi pulang besok?"
"Iya kata nya. Besok kamu jemput dia di bandara ya"
"Tapi--"
"Urusan Vanca biar mama yang bilang"
"Yaudah seterah mama"
"Tapi kenapa dia pulang?" Tanya Regaf heran. "Mama yang suruh dia untuk tinggal bersama kita disini sementara" jelas mama nya. "Mama yakin?"
"Kenapa nggak?"
"Sekarang kamu ganti baju" suruh Wenda "iya ma, Regaf ke atas dulu" pamit nya lalu meninggal kan mama nya di sana.
hy prend ketemu.
__ADS_1
^^^tbc.^^^