SAAT SANG NASIB YANG MENENTUKAN

SAAT SANG NASIB YANG MENENTUKAN
26. Lioneeeell !!!!!!!!!!


__ADS_3

Leona...


Lionel tak tau harus bagaimana menahan perasaan di saat ia dan wanita itu pertama kali bertemu.


Kini perasaan itu semakin membuncah didalam dada. Memabukkannya.


Cantik dan anggun.


Tidak drastis berubah, tetap ada perubahan di diri Leona.


Sangat ideal dan sangat sesuai dengan selera Lionel dalam hal wanita idaman.


Cerdas, sukses, ditambah sikap wanita itu semakin mendewasa sekaligus kadang bisa terkesan kekanakan juga, hasil dari 1 jam pertemuan saja sudah bisa membuat Lionel mantap dan serius untuk bertanya : mau gak jadi pacarku?


12 tahun menguntit diam-diam akun medsos Leona, nyaris tak ada yang luput dari pantauan Lionel pada tiap status atau info yang dibagi Leona disana.


Termasuk status wanita itu saat memberi tau bahwa wanita itu sedang mencari jejak orang hilang. Mencari kabar seorang mantan teman sekolah yang seolah menghilang. Lionel.

__ADS_1


Sekitar 4532 teman FB wanita itu, tak satupun bisa membantunya. Kabar Lionel tak diketahui oleh bahkan mantan teman SMA nya sendiri.


'Selalu ada jalan bagi manusia yang mau gigih berusaha...'


Lionel mewujudkan usaha Leona.


Lionel meminta pertemanan FB pada Viona yang untung sekali Viona sama menyeting Publik pada akun-akun medsos nya. Seruan senang wanita itu di kolom komen sebuah status yang lebih dulu dikomen Lionel dengan 'ini lionel. boleh meng-add mu?' tertandai tanda seru sampai sebanyak 10 buah.


'lioneeeell !!!!!!!!!!'


Di detik awal, Lionel sempat merasa rendah diri saat sudah berhadapan langsung dengan Leona.


Namun begitu melihat Leona mengukir senyum manis usai reaksi syok.. pada momen itulah kepercayaan diri dan hasrat Lionel terbangkitkan ; ingin bisa berdiri lalu berjalan, meraih lembut Leona, merengkuh dan memeluk Leona kedalam dekapannya, berdiam berdua dalam kontak fisik seperti itu untuk waktu cukup lama...oleh karena ia 'jatuh cinta pada pandang pertama' tak tertahankan pada wanita itu lewat senyum yang cukup lama direkahkan tulus, yang diukir wanita itu hanya bagi Lionel saja...


Dari perasaan suka yang memang ada hanya saja itu timbul tenggelam sejak di bangku SMA, selama 15 tahun terselingi perasaan suka pada beberapa wanita lain disertai menjalin hubungan dengan mereka hingga bahkan pada hubungan yang terlalu jauh, mencapai usia yang semakin mendewasa dan mulai beranjak menuju kepala 4 disaat ini, telah yakinlah Lionel kini bahwa ia sejujur dan setulusnya...menginginkan Leona.


Yang mungkin akan menyudahi masa pencariannya akan sosok wanita idaman, wanita impian, wanita calon pendamping.

__ADS_1


Mudah sekali perasaan cinta itu hadir dan terbentuk terhadap seorang Leona jika sejak di SMA Lionel memang sudah menyimpan perasaan menaruh hati pada wanita itu. Mengagumi wanita itu sebagai seorang ketua kelas perempuan berkharisma dan bijaksana...


----------#####----------


Tanpa ragu sedikitpun, Lionel menghubungi nomor ponsel Leona.


Satu kali dering memanggil, dua kali dering... dering ke tiga, nada panggilan darinya pun tersambung...


"Hay," segera Lionel bersuara menyapa lebih dulu agar tidak didahului suara Leona. Singkat saja. Berdebar? Sangat. Tapi sudah mantap untuk menagih jawaban dari Leona saat ini juga.


"Hay," nada suara Leona terdengar di 'biasa-biasa'kannya saja. Lionel tersenyum.


"Sudah 3 minggu, apa kabarmu?"


"Baik"


"Oo...baguslah."

__ADS_1


__ADS_2