SAAT SANG NASIB YANG MENENTUKAN

SAAT SANG NASIB YANG MENENTUKAN
6. Kemunculan Lionel


__ADS_3

"Coba tebak? Coba tebak??! Aku sudah hidup selama hampir 34 tahun, memiliki hampir 1 juta orang-orang yang sudah kukenal dimuka bumi ini, jadi bagaimana bisa aku menebak siapa satu dari mereka si pengirim pesan WA ini? Huh, ada-ada saja."


'maaf sedang sibuk. tidak ada waktu untuk menebak siapa anda.'


Kali ini 5 menit lebih cepat berbalas,


'lionel'


"Hwhatt !!" Otomatis Leona terlonjak dan membelalak dikursi yang sedang diduduki, '"Li-Lionel? Lioneeel?!" Wajahnya perlahan maju secara dramatis mendekati layar HP, tapi kemudian kembali ditariknya begitu hatinya tersambar rasa ragu.


Sesaat dahi wanita itu mengernyit, geleng-geleng kepala skeptis, "Nggak-nggak-nggak, gak mungkin ini dia. Dia lagi tinggal di New York. Dan nomor telpon ini jelas-jelas nomor lokal di Indonesia sini."


'jangan becanda ya. saya juga nggak ada waktu untuk becanda.'

__ADS_1


Hanya butuh waktu 10 detik untuk dibalas lagi dari sebrang sana,


'ini beneran aku. lionel.'


Bah.


'aku gak punya seseorang yang kukenal bernama lionel. maaf, aku benar-benar lagi sibuk. tolong jangan sms lagi.'


Benar-benar tidak di sms lagi hingga ke 3 jam berikutnya.


Tak ada keterangan berarti disana.


Fitur pada photo profil masih tetap sama yang berupa avatar polos tanpa foto apapun.

__ADS_1


Lalu berakhir pada keputusan untuk mengabaikan saja apa yang sedang terjadi ini, Leona pun mencuweki si pengirim pesan misterius tersebut.


Hanya saja memasuki jam ke 4 wanita itu iseng membuka WA untuk melongok kembali ke si nomor misterius, si Lionel misterius, wanita itu pun seketika menjerit tertahan, "Mama!"


Sudah ada foto yang terpampang di fitur photo profil si pengirim misterius yang mengaku-aku sebagai Lionel itu, disusul Leona mengklik lagi untuk memperbesar foto agar makin jelas terlihat, maka foto itu...


...kini nampak jauh lebih jelas lagi memperlihatkan tag tanggal pengambilan pada pojok kanan bawah yaitu di hari ini 1 jam lalu, berlatar belakang depan sebuah kantor Pemda wilayah Bogor, berisikan pula gambar lain yakni sebentuk manusia laki-laki tengah duduk santai menyilang kaki pada bangku halte depan gerbang gedung kantor Pemda itu... memandang penuh arti ke depan yakni kearah si pemegang kamera sekitar 1 meter-an jauhnya jarak mereka.


Ya tanpa senyum, namun wajah itu sungguh teramat amat amat amat-sangat menarik serta sedap dipandang mata, mata seorang Leona.


Laki-laki dalam foto ini seolah mengirim isyarat tertentu lewat cara memandangnya yang sedemikian, yakni isyaraaaatt...


"Ya Tuhaaan.. ini.. ini benar-benar wajah dia. Biarpun sudah 15 tahun berlalu dan tak sekalipun di selama itu aku sama dia pernah ketemu, tentu saja aku masih bisa yakin bahwa dia, ya ini..."

__ADS_1


----------#####----------


Jadi Lionel yang di aku-aku oleh si pengirim WA misterius ke nomor HP Leona tadi, ternyata benar-benar Lionel sang mantan teman sekolah sekaligus teman sekelas Leona. Mereka berdua sudah berbicara ditelpon setelah Leona kali ini yang berinisiatip lebih dulu menghubungi Lionel tapi Lionel menolak untuk vid-call... dan pihak Leona juga yang memulai membahas dengan menanyakan tentang photo profil tersebut, lantas Lionel menjawab bahwa yang didalam foto itu memang adalah dirinya.


__ADS_2