
...bagiku kau cinta pertamaku...
"Haaa?! Ngga mungkiiiiinn..."
"Yeahh...tapi itulah kenyataannya. Aku bersumpah atas nama pusara ayahku, itulah kebenaranku tentang yang kurasakan padamu. Tidak apa-apa kalau kau tak bisa mempercayainya."
"Lioneeell..."
"Aku menyukai cewek cerdas, mandiri, tegas dan berjiwa pemimpin, Leona. Karena aku benci mellihat cewek-cewek pecicilan tak jelas."
"Oohh..."
"Aku akan datang lagi menemui ayahmu. Kau tentukan saja kapan hari bagusnya."
"Ha? Ohh, iya baiklah. Liat nanti saja. Akan ku cari dulu waktu yang tepat."
"Buah-buahan apa kesukaan ayahmu? Makanan atau minuman apa saja yang beliau sukai?"
"Ngg...bapakku sudah 70 tahun. Bukan perokok, bukan pengeteh atau pengopi. Bahkan bapak ngga suka sirop walaupun bapak ngga punya sakit gula. Bapakku suka apa saja yang alami. Bapak penganut paham pola hidup sehat. Tapi dia ngga suka sama Gym. Hehehe .. "
"Ohh...hehehe...iya, paham."
"Kenapa kau suka ber-gym, Lionel?"
"Sangat menghobikannya. Sepertinya sama seperti Om Alfian, aku juga penganut paham pola hidup sehat. Aku juga sangat menyukai berenang, menyelam, bersepeda, hiking dan traveling."
"Oohh...panteslah bentuk badanmu jadi bagus begitu. Lebih berisi dan kencang dibanding kau kelihatannya yang dulu."
"Oh ya? Bagaimana kau bisa tau? Kau sudah pernah melihat tubuh asliku yang sebenarnya yang sekarang?"
__ADS_1
"????"
"Hahaha..."
"Tau ahh...ngga lucuu..."
"Jadi Lionel mana yang lebih kau sukai, Leona?"
"Mmm...yang dulu aku masih suka. Yang sekarang juga masih suka. Lebih suka deh."
"Tapi aku berkursi roda."
"Masa bodoh. Tetap suka."
"Masa bodoh tetap suka? Bagaimana kalau sampai kakek-kakek aku tetap lumpuh begini?"
"Hahaha..."
"Lionel, aku ngga akan bisa sepadan jadi pasanganmu. Apa kau yakin ngga ada cewek Amerika lain yang lebih cocok untuk kau jadikan pendampingmu? Aku bahkan ngga fasih berbahasa Inggriiis!"
"Hahaha..."
"Kau pasti akan menyesal juga telah memperistri aku. Terutama keluarga angkatmu, dari awal mereka pasti tak akan mengijinkanmu membawaku ketengah keluarga mereka apalagi sampai ke tengah perusahaan. Karena aku kan bukan siapa-siapa?"
"Masa bodoh. Kalau kau tidak di ijinkan menjadi pendampingku, aku akan mundur dari perusahaan."
"Lioneeeell...jangan jadi gilaaa..."
"Aku serius, Leona. Aku tidak sedang becanda. Siapapun di Everton Technologies yang bilang kata tidak setuju akan pemilihanku padamu ini, dia akan menerima pengunduran diriku."
__ADS_1
"Hehe...aku jadi istri miskin doong?"
"Hahaha...jangan kuatir, saham pribadiku sudah lebih dari cukup untuk menghidupi kita dan anak-anak."
"Anak-anak?"
"Kau mau berapa?"
"Ngg...aku punya 1 kakak 1 adik..."
"...aku 2 kakak 2 adik."
"He eh. Jadi, kayaknya aku kepingin punya yang banyak dehh. Sepertimu 5 bersaudara."
"Ooo...bagaimana kalau aku maunya 2 saja? Cewek sama cewek, boleh. Cowok sama cowok juga boleh. Cewek sama cowok apalagi, itu yang lebih ku mau."
"Oke."
"Oke?"
"Iya. 2 saja juga ngga apa apa. Jadi kami ngga perlu berantem sampai heboh memperebutkanmu."
"Hahaha..."
"Ini aku serius juga, Lionel...aku ngga peduli kamu bisa jalan lagi atau ngga, aku mau kamu. Aku ngga peduli uangmu ada atau ngga karena toh aku masih bisa cari kerja cari uang, aku tetap mau kamu.
Aku ngga peduli kamu itu lebih muda 2 tahun dariku atau lebih muda lagi dari itu, masa bodoh. Dan aku ngga peduli ngga bisa bahasa Inggris, aku kepingin ikut denganmu kesana, kemanapun kau pergi. Bawa aku. Jangan juga kau tinggalin aku. Aku mending mati saja kalau aku harus pisah lagi denganmu."
"Leonaaa..."
__ADS_1