SAAT SANG NASIB YANG MENENTUKAN

SAAT SANG NASIB YANG MENENTUKAN
55. Ituu...Yang Satunya Lagi Itu


__ADS_3

Baru akan diseret, tombol merah berkedip. Panggilan dari Lionel pun terputus. Leona berpikir sejenak. Telpon balik atauu...


Satu pesan WA masuk. Lionel lagi.


'masih sibuk? sudah mau jam 12. apa sudah mau istirahat?'


Mmmmh...rasanya itu lhooo...diperhatikan begini dalam hubungan yang sudah berbeda dimulai sejak kemarinnn...sungguh teramat-sangat berbeda rasanya.


Selagi mengetik pesan balasan untuk Lionel, pesan dari Anita masuk.


Leona mengalihkan sejenak ketikannya membuka pesan baru masuk itu.


'waktunya sudah kami sepakati nih na, pas ultahmu. kau dan lionel kira-kira bisa datang kah? di restoran hotel great bigbang. gimana?'


'aku belum ngomong ke dia kalo kau ada rencana mo ngundang nraktir kami ngerayakan syukuran promosi mas ryan. jadi tunggu dulu deh ya nit, aku coba ngomong ke dia dulu.'


'okeeh. ku tunggu.'


'okey.'


Kemudian Leona memulai isi ketikannya tadi dengan :

__ADS_1


'aku ngga mau istirahat. ngga lagi istirahat saja aku kepikiran kamu yang kemarin itu terus. apalagi kalau aku beneran istirahat dan ngga ngerjain apa-apa, coba bayangin, apa yang akan semakin aku pikirin tentangmu?'


'ooo...kepikiran tentang lamaranku?'


'bukan. yang satunya lagi.'


'yang satunya lagiii? yaaaangg...tentang besok ke terapi?'


'masih bukan. ituu yang satunya lagi itu.'


Emoji tertawa ngakak masuk 5 buah.


Lionel paham sudah. Leona tersenyum memperhatikan 5 emotikon itu.


Emotikon jempol dikirim wanita itu sebagai respon. Berbalas lagi dengan pesan balasan tulisan.


'i love you. miss you. see you tomorrow. now, take a rest, babe.'


Doooo...romantisnyaaaah...


'okeeh......'

__ADS_1


'aku sedang makan siang di warung padang dekat kost. pak randu baru saja selesai. aku sedang nafsu jadi masih menghabiskan yang tambahan.'


'oo gitu. oke, nikmati tambahanmu. lumayan, nyimpan energi buat besok.'


'besok? besok kita eheman?'


'idihh...terapi!'


Emoji ngakak lagi tapi 2 buah.


Sudah dijelaskan Lionel pada Leona bahwa pria itu tidak suka vid-call, tidak suka menginap di hotel yang mungkin bisa saja beresiko bagi keamanannya, tidak suka kehidupan glamor dan hura-hura, tidak suka ber-bodyguard tapi cukup memiliki 3 orang asisten pribadi handal saja yaitu seorang sekretaris pribadi cantik keibuan bernama miss Chintya yang sudah berusia 46 tahun tapi sangat jempolan cara kerjanya.


Lalu pak Randu, dan seorang lagi bernama Thomas yang khusus bertugas menemani Lionel jika sedang bepergian keluar negeri menemui tamu karena Thomas memiliki kepandaian berbahasa asing Mandarin, Jepang, Korea dan India termasuk bahasa Inggris tentunya yang semua itu tidak dikuasai baik oleh pak Randu maupun miss Chintya.


Dan yang paling disukai pria itu selama tinggal di New York adalah traveling jika sedang ada waktu senggang. Termasuk berkebun dan karaokean bersama keluarga itu.


Semakin mengertilah Leona hari ke hari. Benang merah yang sudah terhubung berdasarkan cerita pak Randu, penjelasan Lionel sendiri, dan berdasar pada apa yang telah pernah diketahui Leona selama 3 tahun menjadi teman sekelas Lionel.


Masakan Padang adalah kesukaan Lionel lainnya kalau itu tentang hidupnya di negeri sendiri.


Lalu masih jelas pria itu pada Leona, kesukaannya telah bertambah 1 lagi sekarang. Berkhayal tentang Leona yang itu harus bertema paling liar dari yang terliar.

__ADS_1


Leona tergelak tak tertahankan mendengar pengakuan Lionel itu.


Semakin merasa jatuh hati pada pria kekasihnya itu.


__ADS_2