
Berkaca pada apa yang pernah dilakukan Lionel, Leona yakin ia pun pasti bisa melakukan yang lebih dari itu...karena ia sendiriah yang berhasrat besar untuk melakukannya, tanpa dorongan atau paksaan dari siapapun. Murni karena ia sudah sedemikian tertariknya pada seorang pria Lionel Agustian.
Ya, ia akan melakukan itu. Yang satu itu. Itu. Nanti.
----------#####----------
Sesi terapi memang sudah setengah jalan ketika Leona tiba di tempat terapi. Lionel masih berada di dalam ruang pengobatan dan di ruangan itu hanya membolehkan terapis dan para pasien saja di dalamnya.
Menunggu di ruang tunggu bersama pak Randu, Leona memberanikan diri menanya-nanyai tentang Lionel pada pria yang menjadi, istilahnya, pelayan kekasihnya itu.
Hasilnya, karena pak Randu cukup ramah dan terbuka, Leona mendapat informasi lebih banyak lagi tentang Lionel.
__ADS_1
"Tidak, pak Lionel sangat jarang menghabiskan waktu luangnya di antara teman-temannya. Pak Lionel lebih condong sebagai anak rumahan, berkumpul bersama keluarga angkatnya. Apalagi ke dua kakak perempuan angkatnya masih tinggal bersama orangtuanya karena belum menikah. Jadi pak Lionel betah bersama mereka dirumah saja. Main game, karaoke-an, berkebun, mereka sekeluarga tipe keluarga harmonis biarpun setiap anggota keluarga itu sangat sibuk di pekerjaan masing-masing. Terutama pak Lionel.
Sejak pak Lionel diangkat menjadi salah satu pimpinan tertinggi perusahaan pusat milik mister Brian sekitar 4 tahun yang lalu, sekarang kepemilikannya resmi atas nama bersama mister Brian dan adik perempuannya miss Claudia dan pak Lionel disana adalah atasan berusia paling muda, pak Lionel otomatis menjadi orang yang paling sibuk dalam keluarga ayah angkatnya...
Orangnya sendiri, mbak Leona, sangat antusias dan ambisius menjalankan setiap tugas yang di tanggung-jawabkan padanya.
Pintar, berbakat bisnis, pandai bicara dan bernegoisasi, ringan tangan, dan tak kenal lelah-tak kenal menyerah...orang lain yang tak begitu kenal baik dengan pak Lionel pasti akan cepat mengambil kesimpulan negatif menilai beliau seorang yang arogan dan otoriter hanya karena melihat dan mengetahui cara kerjanya yang dikenal sangat keras, tegas, lugas dan tak main-main itu.
Kolega mister Brian banyak yang mengaguminya. Tak menyangka sebelumnya melihat sosok pak Lionel yang dulu bekerja hanya di balik layar, tau-tau saja dalam 4 tahun kemarin beliau berubah total, muncul ke permukaan dengan penuh gebrakan dan terobosan baru.
Sudah nyaris berkaca-kaca saja pandangan mata menyendu Leona demi mendengar apa yang sejak tadi di tuturkan secara sabar dan terperinci oleh pak Randu, sedikit demi sedikit cerita tentang hidup dan kehidupan Lionel di New York sana.
__ADS_1
Hingga untuk sesaat usai pak Randu menyelesaikan kalimat yang terakhir, wanita itu hanya bisa memperlihatkan ketermanguan dihadapan duduk pak Randu...
Terrdiam tergugu bisu.
Tanpa tau mesti bicara apa dirinya itu sekarang menanggapi cerita yang dikisahkan pak Randu yang sebenarnya...teramat amat amat mengejutkan perasaan Leona.
Lionel...?
Oh ya ampuuuunn...apa benar?
Apa benar semua isi kisah yang sudah Leona dengar ini adalah kisah yang sebenarnya dari diri pria itu?
__ADS_1
'Hanya' dalam kurun waktu 15 tahun saja, sekali lagi 15 tahun saja, Lionel telah menemui suatu perubahan hidup terdahsyat dalam kehidupannya.
Yang seolah hanya sekedipan mata. Seolah seperti baru kemarin Leona melihat pria itu dalam seragam putih abu-abu, memandang kearah Leona dari meja tempat pria itu belajar di dalam kelas, kelas III-2...memandangi Leona lewat pandangan mengandung arti terselubung tertentu itu.