
Sementara tangan kanan pria kekasihnya itu pada balik selimut terparkir gemulai kepinggul Leona. Membebani secara manis dan romantis sedemikian rupa. Terasa mengesankan dan menyentuh perasaan Leona, mengenang lagi bagaimana 2-3 jam lalu tangan itu tanpa merasa bosan mencumbui segenap bagian tubuhnya.
Lalu berhati-hati sekali wanita itu menyingkap selimut pada bagiannya, beringsut perlahan menjauhi sisi berbaring Lionel yang masih nampak pulas tak terusik sama sekali biarpun Leona terus bergerak mencapai pinggir ranjang jumbo itu lalu menjejak turun ke lantai.
Sekilas menengok melihat pada pria itu, masih memejam sambil memperdengarkan dengkuran halusnya.
Good.
Tunggu sebentar aku mau pipis. Dannn...sepertinya ini waktu yang tepat sih untuk mengintip si kolam renang itu. Selagi Lionel tak mengetahui apa yang akan dilakukannya disana...
Jadi disinilah Leona sekarang, setengah bergelap-gelap ria diantara suasana dinihari yang pada dasarnya masih dalam sisa sang malam, melakukan pengamatan melongok-longok lugu kedalam kolam itu lewat permukaannya, dari tempat ia berdiri pada tepian pinggiran kolam renang.
Sendirian, dengan hanya ditemani suara khas jangkrik pada sekitarnya, meningkahi sepinya suasana halaman belakang villa ini, tertutupi keliling tembok beton pembatas diseberang sana yang amat tinggi dan gagah perkasa bak temboknya penjara.
Wanita itu ingin sekali Lionel melakukannya di dalam air dalam kolam renang ini. Agar wanita itu bisa mempunyai pengalaman yang sama dengan sang kekasih yakni bercinta untuk pertama kali dalam hidup ya didalam air, sama seperti yang dilakukan Lionel bersama si instruktur.
__ADS_1
Bedanya sekarang, dirinya yang menjadi si pemula, Lionel yang sekarang bertindak sebagai sang instruktur. Kalau pria itu mau meluluskan permintaan Leona.
Meski the actual problem is, Leona itu tak bisa berenang! Fakta otentik yang tak bisa diganggu gugat.
Ya, tak punya sedikitpun kemampuan apalagi ketrampilan dalam hal berenang, ia hanya sekadar punya niat serta rencana.
Belum sempat memberitau Lionel bahwa selain penakut akan ketinggian, ia juga nihil kemampuan dalam berenang.
Well..
Tak akan jadi masalah bila kursi roda itupun terpaksa wajib ikut masuk kedalam air ini bersama mereka berdua andai itu benar-benar diperlukan, maka...beres.
Ya. Seperti itu saja bagian dari rencana Leona.
Sepolos pemikirannya itulah wanita itu kenudian menatapi lugu kearah permukaan air...berpikir keras membayangkan.
__ADS_1
Berapa kira-kira kedalaman air ini pada posisi kita berdiri didasar?
Setinggi leher orang dewasa kah?
Sedikit kurang dari itu atau lebih banyak lagi dari itu? Mencapai atas puncak kepala sehingga kita bahkan tak bisa menghirup udara bila menjejak pada dasar lantainya saking begitu dalamnya kedalaman air ini?
Baiklah, bukan itu sebenarnya yang sekarang sedang datang menyergap, mendadak mengusik pemikiran Leona begitu sudah melihat langsung bentuk kolam renang berikut airnya ini.
Sebenarnya... Lionel, apa kita memang bisa melakukan percintaan didalam air??
Lionel tersentak dalam tidur, refleks terbangun dan membuka mata...
Aneh, mendadak saja ia merasakan dalam dadanya memacu, berdebaran kencang.
Saat menoleh kearah samping, ia tersadar ia hanya sendirian di ranjang. Debarannya tak lantas berkurang.
__ADS_1
Leona tak ada. Kemana Leona?