
*
(Rumah)
"Assalamualaikum"
"Lohh mama papa dah sampe?"
Ohh yehh setelah hampir 2 Minggu lebih akhirnya pulang juga sih pemilik rumah hehe..iya iya maksud aku mama dan papa aku akhirnya dah pulang :)
"Iyaa, haii dekk"
(Ngelus kepala, orang-orang kenapa dah suka banget ngacak rambut aku )
"Waalaikumsalam..akhirnya salah satu anak aku pulang"
(Dih.. This is my mam wkwk)
"Uhuyyy apa tuh?"
(Sepertinya menarik apa yang dipegang sama mama)
"Oleh-oleh buat kalian"
(Momen yang paling ditunggu saat mama sama papa pulang hahah)
"Abang kamu nggk pernah pulang ke sini yah dek?"
"You know lah ma"
(Janjinya seminggu sekali balik ke rumah tapi nyatanya tidak, tuh orang lebih asik pulang ke apartemen dia)
"Kakak kamu?"
"Kadang pulang, kadang balik apartemen pa"
( Yess kakak ku yang satu ini juga kadang suka jarang pulang, kalau kata dia jauh dari rumah sakit kalau dia balik ke rumah..yahh begitulah dua orang yang sudah punya kehidupan sendiri)
"Mama udah suruh mereka pulang ke rumah hari ini pa"
(Good ma wkwk, akhirnya ada isi nih rumah)
-kumpul-
"Assalamualaikum..ma pa"
(Good boy, beneran balik ke rumah nih orang, seperti udah berapa lama yah aku nggak pernah ketemu nih abang gua hahaa)
"Waalaikumsalam..(Serentak, cahh elahh kompak banget)
"Haii curutt"
(Okee..kesabaran harus ditingkatkan kalau dah ketemu sama nih orang)
"Masih inget punya adek luu bang?"
(Mode betekk dulu haha)
"Iyaa dong inget, suara cempreng luu nggak bisa dilupain hahaha "
(Tuhkan aku bilang apa..Sabarrr)
"Kamu tuhh yahh bang, udah mama bilangkan untuk lebih sering ke rumah, liat adek kamu tambah kurus tuhh, pasti makannya nggak bener, abang sama kakaknya jarang pulang, mama kan udah bilang titip adek kamu "
__ADS_1
(Lohh sadar anaknya tambah kurus hahah)
" Udah gede dia mah"
(Uwahhh pulang juga nih kakak cantik ku 🤮, sampe rumah bukannya ngucap salam dulu, kenapa sih nih orang kadang baik kadang judes banget dah tuh mulut)
"Haii Kak.. dari rumah sakit?"
"Iya pa, welcome back ma pa"
(martabat sama roti bakar nih,,Oh walah bawak sogokan nihh orang)
"Thanks sayang"
"Diet yahh luu?, nggak usah diet-diet kamu dek, tambah kurus lu, entar ketiup angin melayang hahaha?"
(Dihh aneh-aneh nih orang, Sabar.. syukur punya abang satu)
"Mulaii dehh luu yahh bang"
(Siap menerkam, suka banget bangunin macan😡)
"Nihh kue yang kamu minta kemarin, sorry baru kakak kasih sekarang, di rumah sakit lagi banyak banget kerjaan"
(Apa aku bilang tadi, baik kan tiba-tiba nih orang)
"Uhuyyy maacii kakak ku, sini cium dulu😚"
"Guaa tabokk yahh luu"
(HAHAHA)
-Kamar-
"Busett bisa ketuk dulu nggak sih kalau mau masuk, kebiasaan dah lu bang"
"Ini gua ketuk"
(ketuk pintu pak, bukan ketuk palak)
"ABANGGG, ketuk pintu bukan ngetok kepala aku, kalau aku lagi nggak pakek baju gimana?"
"Caelahh.. luu dulu gua yang mandiin, nggak napsu juga gua liat luu hahah"
(Oke mari alihkan pembicaraan ini)
"ngapain masuk kamar aku?"
"Pertanyaan abang tadi belum kamu jawab"
"Hah? ohhh.. i'm okey"
"Sorry yahh abang jarang balik ke rumah, abang nggak tau kalau kamu sering sendirian di rumah"
"iyaa nggak apa, kerjakan abang gimana?"
"Amann, kamu kenapa nggak bilang kalau suka sendirian di rumah?"
" Ya allah ngapain juga bilang, tohh bukannya bagus kalau kalian berdua nggak ada di rumah HAHAA"
"Ohhh gitu yahhh, gua bilang ke mama yahh"
"Dasar tukang ngadu"
__ADS_1
"Kamu kenapa tambah kurus sih, pucat lagi? kamu baik-baik aja kan dek?"
"Astaga aku baik-baik bang, jangan lebay dehh, lagi stress kuliah aja"
"Bener yah?"
"iyaaa"
"Kalau ada apa-apa cerita, bilang sama gua, jangan diem-diem oke, jangan ngechat gua pas butuh duet aja wkwkwk"
(Hahah tau aja)
"Punya abang tajir harus dimanfaatkan dong hehe"
"Dasar bocah"
"Bang boleh nanya?"
"Apa"
"Gimana kabar kisah cinta abang sama kak Nisa itu, kok nggak ada cerita ke aku sih perkembangan kalian"
"Nggak ada kelanjutannya, cuman jadi temen"
"HAH, lohh kok bisa"
"Yahh bisaa"
(Bisa lebih panjang dikit nggak sih jawabnya)
"Kok bisa cuman jadi temen, bukanya kemarin udah jadian?"
"yahh itu berarti udah putus curutt"
"kenapa putus?"
(mulai kepo nih hehehe, maaf bang)
"Dia balikan sama mantannya"
(astaga wkwkw nasib abang gua kok gini amat dah, mau ketawa takut dosa wkwk)
"Lah plot twist yah hahhaha"
"Benar tuh kata orang tingkat tertinggi mencintai seseorang itu adalah mengikhlaskan, entah itu mengikhlaskan dia untuk orang lain atau mengiklankan dia pergi untuk selamanya"
"Waduhh jadi..ternyata abang gua selama ini lagi galau, ehh atau itu juga alasan abang jarang pulang? sini-sini peluk duluu wkwkwk"
"ahh luu maahh, lagi galau nih gua"
"MAMA ANAK MU LAGI GALAU NIHH HAHAHA "
Sepertinya siklus cinta memang begini yah, berjuang, memiliki, lalu di tinggal pergi.
Nahh sepertinya aku masih ditahap berjuang, berharap sih semoga bisa memiliki, yahh jangan sampe langsung di tinggal pergi (ngenes banget kalau sampai terjadi).
Yahh kali udah berjuang sampai sini belum bisa juga memiliki, berat memendam ini sendiri, tapi nggak apa kalau kata Rizky Febian "kan indah pada waktunya".
Semoga kamu cepet peka yah, jangan sampai kata terakhir di kalimat ini terjadi.
"Entah kamu yang mencair atau aku yang mendingin"
**
__ADS_1