
Aku kehilangan diriku,
Saat aku jatuh cinta dengan mu
Menjadi orang lain yang tidak pernah aku kenal
Menyedihkan, mengapa jatuh cinta se-menyakitkan ini
Ternyata aku sudah terlalu jatuh,
Hingga sesakit ini
Memang sudah seharusnya tidak kita lanjutkan
Melepaskan memang sakit tapi bertahan jauh lebih menyakitkan
Jadi mari akhiri..
Ternyata bersama tidak membuat kita bahagia
Bersama selalu membuat kita saling menyakiti dan selalu berakhir dengan aku yang menangis
Tidak..
Dan aku harap tidak lagi
Sudah aku bilang ini terlalu menyakitkan
Tutup pintu dan pulang lah
Bukan cinta seperti ini yang ingin aku miliki
*
(Seperti biasa jadwal di awal bulan, diri ini harus healing (check up rutin) hehe..)
(WhatsApp)
Jio
"Dekkk,, temenin gua hari ini"
Adek
"HAH?? kemana?"
"Hari ini banget?"
Jio
"iyaaa, entar gua jemput"
Adek
"nggk bisa gw hari in"
Jio
"kenapa?"
Adek
__ADS_1
"ada urusan"
Jio
"yah udh gw temenin lu dulu, udh itu temenin gw"
Adek
"hmhmh gimana yahh, tapi sorry banget hari in gw nggk bisa banget joo"
Jio
" lg sibuk banget yahh?"
Adek
"iya kalau hari in nggk bisa banget,, sorry"
"luu mau ke mana memangny?"
Jio
"kangen luu"
Adek
"najisss, apan sih wkwke"
Jio
"yah udh lah, kalau nggk bisa, bsk aja"
Adek
Jio
" wahhh sibuk banget yahhh "
Adek
"mau ngapain sihh??"
(Yahhhh nggk di bales lagii nihh, ngambek ceritanya Hahaha, sorry yahh joo bukan aku nggak mau tapi yahh gimana nasib orang penyakitan ini hehe)
**
Kejadian itu seharusnya tidak aku liat
Tuhan mengapa mencinta'i seseorang sesakit ini
Batin menuntunku untuk percaya bahwa aku kamu bisa jadi "kita"
Tapi lagi dan lagi aku ditampar oleh keadaan
Jio
"ok deh kalau lu emang lagi sibuk"
"ak mau nembak cewek hari ini"
"doain gw semoga sukses, bye dek"
__ADS_1
(Yahhh itu chat terakhir sebelum akhirnya aku memutuskan untuk benar-benar pergi, toh juga di akhir chat dia sudah mengucapkan kata "bye dek",, kek tertampar banget gak sih, dia sudah menyadarkan kamu dekk, kamu aja yang terlalu tolol masih pertahan dengan perasaan itu)
#Sebuah tulisan yang aku tulis sebelum kondisi kesehatan ku memburuk
*Aku nggak salah kan?
Kok jadi gini sih
Ini bener gak ada harapan yah?
Kok gini banget sih
Jadi..
Aku kamu beneran gak bisa jadi "kita" yah?
Seharusnya aku berhenti kan Joo
Aku yang sakit kan Joo
Aku juga maunya berhenti
Tapi kenapa gak pernah bisa Joo
Aku terlalu sadar emang kita gak bisa
Mau gimana pun kamu tetep menganggap hubungan ini sebatas "Pertemanan" kan?
Aku takut..
Aku takut terlalu obsess
Aku harus bahagia kan?
Liat kamu dengan pilihan kamu
Akuu terlalu berantakan
Tapi tak masalah, aku menyukai hal itu haha
Oh iyaa..
Tapi boleh gak sebelum ini benar berakhir
Satu hal yang ingin aku sampaikan
Kamu adalah segalanya yang aku inginkan,
Tapi aku tidak berpikir lebih jauh bahwa kamu bukan yang bisa aku miliki*
(Hari ituu satu postingan Instagram muu menjelaskan semuanya, wanita beruntung mana yang kamu pilih, aku tidak tau siapa wanita itu, dia cantik haha jelas, kalian terlihat serasi...ohh yah gelang ituu cantik dan dipakai oleh orang yang tepat..
Aku sadar tulisan ini tidak akan dibaca oleh wanita itu, tapi izinkan aku menyampaikan pesan ini
"Jaga dia yah cantik, jangan beri dia luka lagi, karena aku cukup tau sesakit apa dia kemarin, lukanya mungkin sembuh, tapi bekasnya masih ada"
Dan untuk kamu Joo, pesanku kali ini
"Jangan cari aku, aku sudah lelah berharap,, bahagialah dengan pacar baru mu, aku hanya ingin sembuh")
Sampai jumpa lagi di cerita yang lebih baik
__ADS_1
***
#hihihiiii kok sedih lagi sih dekk, nasib cinta muuu :((