
Dengan kesal Sita melajukan motornya, sesampainya dirumah ia melihat Mamanya sedang kesusahan melayani pembeli, karena saking banyaknya. Ia langsung ganti baju rumahan dan dengan sigab membantu Mamanya melayani pembeli.Kehadiran Sita menjadi magnet tersendiri bagi para pemuda dan kaum Bapak, pembeli bukanya berkurang malah semakin berjubel. Kebanyakan pembeli laki-laki minta dilayani Sita, meskipun mengantri mereka sabar menunggu.
"Bapak-bapak, Mas-mas, daripada kalian nunggu lama, lebih baik biar diambilin sama Bil Anik atau Mama dulu" ucap Sita.
"Kami rela menunggumu walaupun setaun" terdengar gombalan para laki-laki untuk Sita.
Waktu sudah beranjak sore, masakan sudah habis.Mamanya Sita hendak menutup toko, terlihat para pemuda dan laki-laki dewasa masih kongkow diwarung mereka.
"Bapak-bapak, Mas-mas. Dikarenakan masakanya sudah habis, maka warung ini akan kami tutup" ucap Mamanya Sita ramah
"Kami masih ingin disini, nggak makan juga nggak apa-apa" ucap mereka.
Anik melirik kearah para laki-laki perhatian mereka terpusat pada Sita, ia tau alasan mereka masih betah disini, itu pasti karena Sita. Kemudian wanita paruh baya ini menyuruh Sita masuk ke dalam rumah agar semua pada bubar, ajaib setelah Sita masuk perlahan-lahan mereka mulai membubarkan diri.Hari berikutnya pengunjung berjubel kembali pada saat jam pulang kantor Sita.Info dari mulut ke mulut bahwa masakan Mamanya Sita enak dan Sita masih manjadi magnet tersendiri bagi mereka.Mereka menguload warung Mamanya Sita di sosmed mereka masing-masing dengan caption yang beragam.
"Makan enak dilayani wanita cantik"
"Biar janda, nggak kalah sama yang perawan"
"Sensasi makan enak di warung si cantik"
Berbagai ungahan pembeli di warung Mamanya Sita menjadi Viral.
"Sita, kamu luar biasa! Jadi trending topik di medsos, wajahmu terpampang dimana-mana" ujar Erwin
"Apaan sih, saya nggak ngerti bapak ngomong apa?" tanya Sita polos ia jarang membuka sosmednya, hanya sesekali upload dagangan kosmetik dan dagangan Mamanya aja setelah itu ia tak main sosmed lagi.
"Kamu buka warung kok nggak bilang-bilang?, Nanti sehabis dari kantor aku mau mampir ah," ucap Erwin sambil tersenyum manis.
"Saya sering loh Pak, bawa pesanan temen-temen untuk sarapan"
"Kok kamu nggak bilang, mulai besuk aku juga mau pesen, nggak kasian apa? aku nggak ada yang masakin" ucap Erwin
"Nanti pulangnya bareng sama aku aja, sekalian aku mau mampir" ucap Erwin
"Sebaiknya jangan pak, saya nggak enak sama yang lainya.kalau Bapak mau mampir diwarung Mama silahkan, tapi kita berangkat sendiri-sendiri" ucap Sita
Sepulang dari kerja ia langsung membantu Mamanya seperti biasa, kini pengunjung naik berlipat-lipat, Mamanya Sita sudah menambah pegawai kini ia memperkerjakan sepuluh orang termasuk tukang masak.
__ADS_1
"Selamat siang bu," sapa Erwin ketika memasuki warung Ibunya Sita.
Seketika orang langsung menoleh kearah Erwin.
"Muke gile, orang gedongan mampir juga ke warung ini.Kalah saing kita"
"Auto minggir mase!"
"Orang kaya mah beda,"
Desas-desus dari para pengunjung langsung berhembus melihat kedatangan Hendra.
"Oh, Silahkan Mas atau Pak bingung saya manggilnya. Mau panggil Mas tapi penampilanya parlente begini" ucap Mamanya Sita kikuk
"Panggil saja Erwin bu, saya temanya Sita" ujar Erwin sopan
"Oh ya, kok sita nggak pernah cerita punya teman sekeren ini" ucap Mamanya Sita.
"Mau ketemu Sita?,"
"Wah...mimpi apa saya semalam? warung saya didatangi orang sekeren nak Erwin," Seketika Mamanya Sita takjud melihat penampilan Erwin juga sikab Erwin yang ramah.
Tak lama kemudian Sita masuk kedalam warung, ia melihat Mamanya sedang bercakap-cakap dengan Erwin.
"OMG, Pak Erwin beneran kesini.Kirain tadi bercanda doang" batin Sita
Ia langsung mendekati Mamanya Sita dan Erwin.
"Pak, Sudah lama?" Sapa Sita
"Jangan panggil Pak!, kalau diluar kantor, kesanya tua banget" ucap Erwin.
"Ma, ini Pak Erwin atasan Sita dikantor" ucap Sita memperkenalkan Erwin Pada mamanya.
"Owalah ini Pak Boss to, pantesan keren gini" ucap Mamanya Sita.
"Sita berlebihan bu," ucap Erwin
__ADS_1
"Mau makan apa Pak?"
"Pak lagi"
"Ya udah, aku panggil abang aja! biar kaya abang bakso" Canda Sita.
"Abang, boleh juga"
"Gimana nih jadinya makan apa?,"
"Apa aja, bakal aku makan aku bukan pemilih" ujar Erwin.
Pengunjung makin berjubel, Mamanya Sita dan Tim kewalahan, Erwin turun tangan membantu melayani pembeli, Sita dan Mamanya sudah melarang namun, Erwin tak mengindahkan.
"Ah...akhirnya selesai juga" ujar Erwin
"Sita, biasa!" ujar Bik Anik. Sita yang faham langsung masuk kedalam rumah.
"Sita kenapa Bu kok langsung masuk?," tanya Erwin keheranan
"Mas ganteng, kalau mbak Sita nggak segera masuk rumah pengunjung nggak bakal pergi, noh liat!, setelah mbak Sita masuk meraka langsung pada kabur satu persatukan?" ujar Bik Anik.Erwin langsung melihat sekeliling, memang benar apa yang dikatakan Bik Anik, mereka auto pulang jika melihat Sita sudah masuk kedalam rumah.
"Nak Erwin, istirahat dulu dirumah sana. Mandi sekalian, pasti capekkan bantuin Mama jualan?,nanti bisa pakai bajunya Doni, kelihatanya ukuran badanya sama" ujar Mama Wati
"Iya bu," ucap Erwin patuh, ia sangat sumringah disuruh masuk ke dalam rumah.
"Eh, abang belum pulang?" tanya Sita melihat Erwin masuk kedalam rumahnya.
"Belum, ini mau numpang mandi bentar habis itu pulang, sekalian mau pinjam baju adek kamu"
"Oh iya, Silahkan!, Sita ambilkan bajunya Doni dulu" ucap Sita.
Setelah mandi Erwin berpamitan pulang, jagat maya dihebohkan dengan kembali Viralnya warung Mama Sita,dengan adanya Erwin yang membantu disana.Hendra yang melihat berbagai postingan yang memuat warung mantan Mama mertuanya menampilkan Sita dan atasanya yang membantu melayani warung tersebut dibuat meradang.Ia uring-uringan tak mungkin juga di kesana menawarkan jasanya yang ada dibakal digebukin sama Doni. Sore hari warung kembali rame, bukan hanya Erwin yang datang Tapi Rizal,Doni dan Yoga mantan suami Desy juga datang mereka sibuk membantu warung Mama Sita.Pengunjung kembali heboh pasalnya warung Mama Sita pelayanya cogan semua.Hendra semakin kesal saja dibuatnya, namun ia tak dapat berbuat apa-apa.
Tbc
Jangan lupa like, comment dan favorite ya men temen
__ADS_1