
Bella berusaha memberontak dan memegangi kembali bajunya yang mulai terkoyak. Bella sangat gemetar dan ketakutan. Dia berusaha sekuat tenaga mundur ke belakang namun tubuhnya membentur bebatuan dibelakangnya.
Bella terus saja memberontak dan mencoba memukul-mukul badan preman itu namun preman itu malah tertawa dengan senyum jahatnya.
"Jo! lo jangan nekat! inget tujuan utama kita!" Salah seorang teman jojo maju namun Jojo langsung mengarahkan pistol ke atas kepalanya. Temannya pun langsung berhenti ditempatnya dengan wajah ketakutan.
"Diem bro, wanita laknat ini harus dikasih pelajaran sedikit, apa sekalian aja deh gue abisin lo juga! tapi lebih enak kalau gue cicipi dulu kayaknya!" Jojo berusaha mengunci kedua tangan Bella dengan lengannya dan berusaha menyentuh belahan dada Bella.
Bella langsung ketakutan dan berteriak meminta tolong.
"Tolooong!!!"
Namun Jojo tak peduli dan terus menyerang Bella dengan buas. Bella meludahi jojo sekali lagi dan membuat Jojo semakin geram kepadanya. Jojo pun hendak melayangkan tamparan lagi diwajah Bella namun tiba-tiba seseorang mencegat tangannya dari belakang dengan kuat.
Jojo dan teman-temannya menoleh kaget begitupula dengan Bella.
"Lepasin istri gua bangsat!!"
Teriak Ansel dengan wajah yang sangat emosi, sorot matanya yang tajam menatap preman itu dengan wajah terdongak, Ansel melirik Bella sesaat, menatap baju gadis itu yang sudah terkoyak dibagian dadanya.
Ansel menghembuskan nafasnya garang, di kepalkan tangan kanannya kuat-kuat sementara satu tangannya masih memegangi lengan preman tadi, sedetik kemudian langsung dilayangkannya satu tinjuan yang sangat keras tepat di wajah Jojo, sampai-sampai preman itu terpental ke belakang teman-temannya.
BRUUGGH!
Preman itu meringis kesakitan sambil memegangi hidungnya yang hampir saja patah karna kena pukulan dari Ansel, darah segar kini mengalir deras dikedua lubang hidungnya. Teman-temannya pun langsung membantu jojo untuk berdiri.
"Siapa lo hah?" Salah satu preman itu langsung menyorotkan senter ke arah Ansel. Jojo si ketua preman langsung mengenali wajah pria yang barusan memukulinya.
"Itu dia mangsa kita, bangsat! langsung abisin aja! berani-beraninya dia ninju gue, cepet abisin dia!" Perintah Jojo kepada teman-temannya.
Teman-teman jojo pun satu persatu langsung bergerak menghampiri Ansel dan seketika membentuk lingkaran di sekelilingnya.
Ansel terlihat santai, dia langsung membuka belt celananya untuk digunakan sebagai senjatanya. Ansel mengambil ancang-ancang sementara matanya tetap awas mengawasi Bella yang kini sudah dia pindahkan ke sisi batu besar dibelakangnya agar Bella tidak kena pukul saat dia dan para preman itu saling baku hantam.
Bella mengintip dibelakang batu, dia sangat khawatir pada keselamatan Ansel karna kali ini lawannya itu membawa senjata tajam. Bella takut kalau pistol itu mengenai Ansel. Bella berdoa dalam hatinya semoga Tuhan melindungi suaminya itu.
__ADS_1
Salah satu preman pun maju dan langsung mengarahkan pukulannya namun dengan secepat kilat Ansel bisa menghindar dan saat preman itu lengah Ansel langsung memukulnya tepat dibagian punggungnya sehingga preman itu langsung terkapar dilantai.
Jojo tak menyangka ternyata Ansel jago bela diri. Pantas saja bosnya Kevin membekalinya satu pistol untuk bisa menghabisi nyawa Ansel. Ternyata laki-laki ini memang tidak mudah dikalahkan.
Tersisa tiga orang preman lagi dan Jojo si ketua preman, Jojo mencoba mengumpulkan sisa tenaganya karna dia masih kesakitan akibat hidungnya yang terluka karna pukulan Ansel.
Jojo pun memerintahkan ketiga temannya itu untuk maju bersamaan mengeroyok Ansel. Karna sepertinya satu lawan satu bukan strategi yang bagus untuk melawan pria itu.
Ansel berhasil menangkis serangan demi serangan yang bertubi-tubi datang kepadanya walau kali ini agak berat karna mereka melakukan pengeroyokan tanpa henti.
Jojo yang melihat satu peluang saat Ansel tengah sibuk melawan teman-temannya itu langsung bergerak cepat menghampiri Bella.
Bella berusaha melarikan diri namun Jojo dengan sisa tenaganya berhasil mengurung Bella dalam dekapannya.
"Heh jagoan coba liat sini!" Pinta Jojo sambil melingkarkan tangan kirinya dileher Bella sementara tangan kanannya memegang pistol dan mengarahkannya tepat di kepala gadis itu.
Ansel menoleh kaget saat melihat Bella kini sudah berada dibawah kuasa jojo. Anselpun langsung berhenti memukuli teman-temannya Jojo.
"Jangan macem-macem, letakan pistol itu!" Pinta Ansel kepada Jojo yang jelas-jelas di tolak mentah-mentah oleh preman itu.
Jojo merasa sangat geram dan emosi pada Ansel karna sudah berani melukai dia dan teman-temannya sampai terkapar di tanah.
"Lepasin dia! jangan berani nyentuh dia sedikitpun!" Pinta Ansel.
Jojo malah tertawa meledek.
"Lo tuh udah di posisi bakal kalah jagoan! gue udah pegang kartu as lo nih!" Jojo menunjuk Bella dengan pistolnya.
Bella sangat gemetar ketakutan namun dia berusaha memberi isyarat agar Ansel tidak usah menghiraukannya. Karna Bella tahu preman ini bisa kapan saja melepaskan tembakannya pada Ansel.
"Pergi dari sini pak!" Pinta Bella dengan suara serak, namun Ansel menolaknya. Dia tidak akan kembali tanpa Bella disampingnya.
Ansel melihat ketakutan diwajah Bella. Dia pun akhirnya mengalah dan mengangkat kedua tangannya.
"Kalian mau apa? apa tujuan kalian menculik Bella?" Tanya Ansel pada Jojo.
__ADS_1
Namun belum Ansel mendapatkan jawabannya tiba-tiba salah satu preman dibelakangnya bergerak dan langsung memukul kepala belakangnya dengan sebuah batu besar.
BRUUUGH!!!
Ansel langsung terkapar di tanah diiringi teriakan histeris Bella yang memanggil namanya.
"Pak ansel!!!!!! Bella terisak histeris dan mencoba melepaskan dirinya dari Jojo tapi Jojo menahannya dengan tertawa sepuas puasnya melihat mangsanya kini ambruk didepannya.
"Tolong aku kumohon sekali padamu jangan lukai dia!!!" Bella menyatukan kedua tangannya dan memohon kepada Jojo.
"Dengar gadis laknat, pria ini tidak akan selamat! karna gue bakal pastiin dia tiada agar gue bisa dapet imbalan gue! dan lo gak usah khawatir, habis ini juga giliran lo! karna lo udah beraninya ngeludah ke arah gue, paham lo!" Ucap Jojo sambil melotot ke arah Bella.
Ansel mencoba bergerak namun karna kepalanya terasa sangat berat berkali-kali dia tersungkur dan tak mampu menyeimbangkan badannya.
Kedua preman pun langsung mengangkat tubuhnya dan berusaha mendirikan tubuh Ansel dengan tegap. Kemudian satu temannya lagi bertugas untuk memukuli Ansel dengan membabi buta. Berkali kali Ansel dihujani pukulan di dadanya, diperutnya dan diwajahnya. Namun Ansel hanya diam saja.
Ansel tak bisa melawan karna dia tidak ingin Bella sampai dilukai oleh Jojo. Dia tidak ingin gadis itu sampai terluka. Diapun dengan pasrah menerima setiap pukulan dari para preman itu. Darah segar dan luka di sekujur tubuhnya kini menjadi saksi betapa sadisnya para preman itu telah menghajarnya.
Bella terus memohon dan berusaha menghentikan mereka dengan berteriak keras namun teriakan Bella malah dibungkam Jojo dengan satu tamparan diwajah gadis itu. Jojo geram karna merasa Bella sangat berisik dan tidak bisa diatur.
Bella tersungkur di tanah sambil meringis kesakitan. Jojo menghampiri Bella dan menyeret gadis itu ke hadapan Ansel yang mulai tak sadarkan diri.
"Lihat nih cewek lo!" Jojo mencengkram dagu Bella dengan kuat.
"Kalau gue pake dia disini gimana? gue pengen tau reaksi lo!" Ucap Jojo sambil tertawa terbahak bahak.
Jojo langsung berusaha merobek seluruh baju Bella sampe Bella berteriak keras dan mencoba menutupi tubuh atasnya dengan kedua tangannya, tangis Bella langsung pecah dan itu membuat Ansel seketika lmembuka matanya dengan perlahan.
Samar dia melihat preman itu sedang berusaha menyerang Bella. Anselpun langsung menatap tajam dan mengepalkan tangannya kuat-kuat. Dia mencoba menarik nafas dalam-dalam.
Ansel langsung memberontak dan melepaskan cengkraman kedua preman disisi kiri dan kanannya. Entah sisa tenaga itu datang darimana, dia tak sanggup melihat Bella disakiti didepan matanya.
"Jangan sentuh dia bangsaat! kalau lo berani sentuh dia, lo bakal mati!" Desis Ansel sambil meninju preman disampingnya dengan keras sampe preman itu terpental ke sisi dinding gua.
bersambung..
__ADS_1
gimana seru gak? jangan lupa tinggalkan vote dan follow author ya :)